Pengaruh Latihan Bam Bams dan Pillow Humpers Terhadap Peningkatan Daya Tahan Otot Pinggang

Nazah Aulia Rahmatin, Nana Sutisna, Asep Ridwan Kurniawan, Hendra Rustiawan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latihan bam bams dan pillow humpers peningkatan daya tahan otot pinggang. Lokasi penelitian di SMP Negeri 2 Langkap lancar Kabupaten Pangandaran yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental design. Sampel penelitian berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik total sampling (sampling jenuh). Instrument test yang digunakan yaitu trunk extensor endurance test. Hasilnya 1. Latihan  bam bams memberikan   pengaruh   secara signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot pinggang. 2. Latihan pillow humpers memberikan pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan daya tahan otot pinggang. 3. Terdapat perbedaan secara signifikan antara latihan bam bams dengan pillow humpers terhadap peningkatan daya tahan otot pinggang. Kesimpulan: latihan bam bams dan pillow humpers peningkatan daya tahan otot pinggang. Implikasi: Penelitian yang melibatkan siswa putri juga karena terlihat ketika melaksanakan penelitian di lapangan siswa putri pun cenderung memiliki rasa ketertarikan dan menggugah untuk mencoba melakukan gerakan pada ke-dua variabel serta instrument test.This study aims to determine whether bam bam and pillow humpers exercises increase the endurance of the waist muscles. The research location is SMP Negeri 2 Langkap Lancar, Pangandaran Regency, which participates in volleyball extracurricular activities. The research method used is pre-experimental design. The research sample consisted of 20 people using a total sampling technique (saturated sampling). The test instrument used was the trunk extensor endurance test. The results are 1. Bam bam exercises have a significant effect on increasing the endurance of the waist muscles. 2. Pillow humpers exercises have a significant effect on increasing the endurance of the waist muscles. 3. There is a significant difference between bam bam and pillow humpers exercises on increasing the endurance of the waist muscles. Conclusion: bam bam and pillow humpers exercises increase the endurance of the waist muscles. Implications: The study also involved female students because it was seen that when conducting research in the field, female students also tended to have a sense of interest and were inspired to try to do the movements on both variables and the test instrument. 

Keywords

Bam Bams, Pillow Humpers, Daya Tahan, Otot Pinggang

Full Text:

PDF

References

Abdillah (2021) Analisis Biomekanika Keterampilan Gerak Loncat Indah Golongan I Sudut Pada Widya Klub Jatidiri Semarang. Tesis. Semarang: Universitas Negeri Semarang. Tidak diterbitkan.

Ateng (1993) Manajemen Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jakarta:PT. Asri Mahasatya.

Bucher, Charles, A. (2003) Foundation of Physical Education and Sport. St Louis:

Mosby Company

Cahyono dkk (2018) Analisis Secara Biomekanika Teknik Gerak Serang Dalam Anggar”. Jurnal Majalah Ilmiah Olahraga.Volume 6.

Lauren and Clark (2010) The Bible of Bodyweight Exercises. Light of New Orleans Publishing, LLC.

Lawson dan Placek (2001) Developmental Psychology: A Lifespan Approach. (terjemahan oleh Istiwidayanti). Jakarta: Erlangga Gunarsa

Rusli Lutan (2002) Mengajar Pendidikan Jasmani Pendekatan Pendidikan Gerak Di Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Direktorat Jenderal Olahraga.

Rijsdorp (2005) Dynamic Physical Education for Elementary School Children. New Yoric Macmillan Publishing Company.

Subarjah (2013) Penerapan Aktivitas Jasmani dalam Latihan Kondisi Fisik, Jurnal Pendidikan Olahraga

Arikunto (2010) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Depdiknas (2000) Pedoman dan Modul Pelatihan Kesehatan Olahraga Bagi Pelatih Olahraga Pelajar. Jakarta.

Harsono, (1988) Coaching dan Aspek-aspek psikologis dalam Coaching. Jakarta: Penerbit Tambak Kusuma.

Irawadi (2011) Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT Refika Aditama.

Ismariyati (2008) Peningkatan kelincahan atlet melalui penggunaan metode latihan sirkuit-plyometrik dan berat badan. Paedagogia

Kosasih (2017) Manajemen pendidikan jasmani dan olahraga. Surabaya: Unesa Press.

Lamusu (2021) Hubungan Power Otot Tungkai Dengan Kecepatan Tendangan Mawasi Geri Pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo Ahmad. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 6(3), 365–376. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37905/aksara.6.3.365376.2020

Lauren and Clark (2010) The Bible of Bodyweight Exercises. Light of New Orleans Publishing, LLC.

Lutan (2003) Mengajar Pendidikan Jasmani Pendekatan Pendidikan Gerak Di Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Direktorat Jenderal Olahraga.

M. Kasmad Yahya (2004) Profil Kondisi Fisik Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMK Ma’arif 1 Wates. Skripsi. Yogyakarta: FIK UNY.

Mackenzie (2005) 101 Performance Evaluation Tests”. London : Electric. Word plc.

Naiwan, S. (2021) Survei Tingkat Keterlaksanaan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di SMP Negeri Surabaya Selatan. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan. 03 (3), 812-821.

Priyatno (2012) Cara Kilat Belajar Analisis Data dengan SPSS 20. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET (ANDI)

Sajoto (1995) Pedoman Praktis Berolahraga untuk Kebugaran dan Kesehatan.Yogyakarta: Andi Offset.

Sudjana (2001) Metode & Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung : Falah. Production.

Sugiyono (2014) Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukintaka (2004) Teori pendidikan jasmani. Filosofi pembelajaran & masa depan. Bandung: Penerbit Nuansa.

Syafruddin (2013) Sarana dan Prasarana Olahraga. Depdiknas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

Syafnidawaty (2020) Pengertian Hipotesis. Universitas. Tangerang.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.