Motivasi Siswa SLTP Yang Mengikuti Olahraga Karate di Dojo Se-Wilayah Cineam

Munadya Nisfa Salsabila, Andang Rohendi, Tony Hartono, Mohamad Rezha, Dede Iman Suhendra

Abstract

This study aimed to determine the level of motivation among junior high school students participating in karate at dojos throughout the Cineam area, Tasikmalaya Regency. The study employed a quantitative approach using a descriptive survey method. The population consisted of all junior high school students who participated in karate training at dojos throughout the Cineam area, Tasikmalaya Regency. A total sampling technique was applied, in which the entire population of 50 students was selected as the research respondents. The research instrument was a motivation questionnaire using a five-point Likert scale developed based on indicators of intrinsic and extrinsic motivation. Data were analyzed using descriptive statistics with the assistance of SPSS Statistics, including the calculation of the mean, standard deviation, variance, minimum score, and maximum score. The findings revealed that the motivation variable had a mean score of 39.80, a standard deviation of 5.06, a variance of 25.67, with a minimum score of 30 and a maximum score of 49. These results indicate that, in general, the motivation level of junior high school students participating in karate at dojos throughout the Cineam area, Tasikmalaya Regency, was high. The high level of motivation reflects the students' strong commitment to attending training sessions regularly, improving their technical skills, maintaining physical fitness, developing disciplined character, and striving to achieve success in karate. Based on the findings, it can be concluded that junior high school students participating in karate at dojos throughout the Cineam area, Tasikmalaya Regency, demonstrated a high level of motivation. Therefore, coaches, schools, parents, and dojo administrators are encouraged to continue supporting students by providing engaging training programs, a conducive training environment, and opportunities to participate in various activities and competitions so that students' motivation can be maintained and further enhanced. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi siswa SLTP yang mengikuti olahraga karate di dojo se-Wilayah Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SLTP yang mengikuti latihan karate di dojo se-Wilayah Cineam Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi yang berjumlah 50 siswa dijadikan sebagai responden penelitian. Instrumen penelitian menggunakan angket motivasi dengan skala Likert yang telah disusun berdasarkan indikator motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan IBM SPSS Statistics yang meliputi nilai rata-rata, standar deviasi, varians, skor minimum, dan skor maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi memiliki nilai rata-rata sebesar 39,80, standar deviasi sebesar 5,06, varians sebesar 25,67, dengan skor minimum 30 dan skor maksimum 49. Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara umum motivasi siswa SLTP dalam mengikuti olahraga karate di dojo se-Wilayah Cineam Kabupaten Tasikmalaya berada pada kategori tinggi. Tingginya motivasi siswa menunjukkan adanya dorongan yang kuat untuk mengikuti latihan secara rutin, meningkatkan kemampuan teknik, menjaga kebugaran jasmani, mengembangkan karakter disiplin, serta berupaya meraih prestasi dalam olahraga karate. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa SLTP yang mengikuti olahraga karate di dojo se-Wilayah Cineam Kabupaten Tasikmalaya memiliki tingkat motivasi yang tinggi. Oleh karena itu, pelatih, sekolah, orang tua, dan pengurus dojo diharapkan terus memberikan dukungan melalui program latihan yang menarik, lingkungan latihan yang kondusif, serta kesempatan mengikuti berbagai kegiatan dan kejuaraan agar motivasi siswa dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.

Keywords

Motivation, Junior high school Students, Karate, Dojo, Sports. Motivasi, Siswa SLTP, Karate, Dojo, Olahraga.

References

Apriliyani, Y. A., & Pramono, R. B. (2023). Motivasi berlatih ditinjau dari perbandingan sosial dan regulasi diri pada atlet karate. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 3(1). https://doi.org/10.20473/brpkm.v3i1.49070

Mahasdiatnata, M. H., & Priambodo, A. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler karate. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan.

Sipayung, A. Y., Rifki, M. S., Bahtra, R., & Fauziah, D. N. (2024). Hubungan motivasi terhadap hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siswa SMP. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 20(2). https://doi.org/10.21831/jpji.v20i2.83453

Mustaqim, M. F., & Khory, F. D. (2025). Identifikasi motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMK Negeri 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo. Journal of Golden Generation Education.

Raihan, M., & Rosmawati. (2025). Motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani di SMP N 4 Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Jurnal JPDO.

Mas, A. R. (2025). Perbandingan kecerdasan emosi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler karate dan futsal di SMPN 1 Tulangan. Jurnal Prestasi Olahraga

Hidayat, R., Santoso, B., & Kurniawan, A. (2024). Dampak Seni Bela Diri terhadap Kesejahteraan Psikologis dan Regulasi Emosi Remaja di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 9(1), 45-58.

Pratama, D., & Saputra, E. (2023). Motivasi Berprestasi Siswa dalam Ekstrakurikuler Bela Diri di Wilayah Rural. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 12(2), 112-125.

Wibowo, S. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga. Jurnal Pedagogi Olahraga, 14(1), 22-35.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.