MEMBANGUN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA MELALUI SOSIALISASI DAN EDUKASI MODAL SOSIAL

Johan Budhiana, Rosliana Dewi, Sri Janatri, Syiva Dwi Fatmala

Abstract


Beberapa data dan hasil kajian BNPB menunjukkan salah satu bencana alam yang sering terjadi dan berpotensi besar adalah kejadian tanah longsor. Tanah longsor dapat juga disebabkan oleh gempa atau aktifitas gunung api serta ulah manusia seperti penambangan tanah, pasir dan batu yang tidak terkendali. Salah satu wilayah dengan potensi kejadian tanah longsor yang tinggi di Jawa Barat adalah wilayah Desa Sinaresmi Kabupaten Sukabumi yang pernah terkena dampak longsor dengan skala besar pada akhir tahun 2018. Kegiatan sosialisasi dan edukasi modal sosial merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana melalui modal sosial. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sirnaresmi. Partisipan dalam kegiatan ini dengan melibatkan kasepuhan sebanyak 40 peserta, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang kebencanaan, kesiapsiagaan dan modal sosial. Hasil pengabdian masyarakat menujukkan sebagian besar partisipan kegiatan memahami tentang pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan bencana tanah longsor, dan peran modal sosial dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana bencana tanah longsor. Diharapkan kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat di kawasan rawan bencana dapat lebih dioptimalkan tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga organisasi kemasyarakatan serta organisasi pendidikan. Jika sinergi tersebut dapat tercipta, maka tujuan menuju masyarakat tangguh bencana akan tercapai. 

Keywords


Bencana, Edukasi, Kesiapsiagaan Masyarakat, Modal Sosial, Sosialisasi

References


Adiyoso, W. (2018). Manajemen Bencana: Pengantar dan Isu-Isu Strategis. Jakarta: Bumi Aksara.

Arya Maulana Wijaya, A., Sadat, A., Azhar Sa, L., Suherman, A., Fajar Maulana, H., & Rizal Ardiansah Putra, M. (2019). Pemanfaatan Modal Sosial Dalam Penguatan Program Desa Tangguh Bencana. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri, 2(1), 1–13.

Bencana, U.-U. R. I. N. 24 tahun 2007 T. P. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Jakarta.

BNPB. (2017). Masyarakat Tangguh Bencana.

BNPB. (2019). Buku Saku : Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana (Cetakan Keempat) - BNPB. In Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Budhiana, J., La Ede, A. R., Dipura, R. M., & Janatri, S. (2019). Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Tsunami Puskesmas Bayah Kabupaten Lebak. Journal Health Society| Volume 10 No. 1 | April 2021, 10(1), 76–84.

Fukuyama. (1995). Trust: The social virtues and the creation of prosperit. In Free press (Vol. 99). New York.

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Penanggulangan Krisis Kesehatan di Indonesia Tahun 2016. 240.

Sulistyowati. (2019). Peran Modal Sosial dalam Resiliensi Komunitas Dalam Menghadapi Banjir. Institut Pertanian Bogor.

Tanzil, Hos, J., & Arsyad, M. (2019). Modal Sosial dan Mitigasi Bencana pada Masyarakat di Pulau Makasar Kota Baubau. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 2, 1–7. https://doi.org/10.32734/lwsa.v2i1.638




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v5i2.10751

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: