Pemanfaatan Limbah Kotoran Kambing Menjadi Pupuk Kompos Guna Mendukung Keberlanjutan Sektor Peternakan dan Implementasi Sirkular Ekonomi di Desa Sumberurip, Doko, Blitar

Radella Argianti, Aulita Maryansari, Arum Bawono, Nur Ro’in Ni’matus Sa’bin, Muhammad Reza Athifashabir, Lingga Lukita Febbyarti, Nadhifa Maisun Al-Mu’tashima, Alvio Rifqy Fareza, Nathanael Hasudungan Lumban Toruan, Dian Novita, Rafif Zul Fahmi, Denita Rachma Ramdani, Nasywa Salsabila, Anie Eka Kusumastuti

Abstract


Peningkatan produktivitas tanaman dipengaruhi oleh kandungan unsur hara yang salah satunya terdapat pada pupuk kotoran kambing. Mayoritas masyarakat Desa Sumberurip memiliki lahan perkebunan dan hewan ternak. Namun, hasil observasi secara langsung bahwa kotoran kambing di Desa Sumberurip digunakan langsung ke tanaman tanpa pengolahan. Sehingga, sangat penting dilakukan pelatihan melalui pemanfaatan dan pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian-perkebunan. Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan keterampilan peternak terhadap pentingnya pengolahan limbah kotoran kambing (feses) menjadi pupuk organik/kompos untuk meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus penerapan konsep sirkular ekonomi. Kegiatan dilakukan selama bulan Juli - Agustus 2024. Metode yang digunakan adalah identifikasi masalah melalui observasi dan survey, penyuluhan, demonstrasi, diskusi-tanya jawab, serta monitoring evaluasi (monev). Capaian program kerja adalah kelompok tani mempunyai respon positif, bisa menerapkan pengolahan limbah kotoran kambing menjadi pupuk dengan proses fermentasi dilakukan dengan baik, namun didapatkan hasil monitoring bahwa 3/5 rumah masih belum menerapkan pengolahan limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik.

Keywords


Compost/organic waste, circular economy, goat waste, goat breeder, Sumberurip village potential

References


Ichwanto, M. A., Asmara, D. A., Ramdhani, G. O., Nursafitri, R. dan Najla. (2022). Pemanfaatan Limbah Kotoran Kambing sebagai Pupuk Organik di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang. Jurnal Graha Pengabdian. 4 (1): 93-101.

Hapsari, A. Y. (2013). Kualitas Dan Kuantitas Kandungan Pupuk Organik Limbah Serasah Dengan Inokulum Kotoran Sapi Secara Semianaerob. Naskah Publikasi.

Isnaini, M. 2006. Pertanian Organik. Kreasi Wacana: Yogyakarta.

Kecamatan Doko dalam Angka 2023. (2023). In Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar. Diakses 7 Agustus 2024 : https://blitarkab.bps.go.id/publication/2023/09/26/96f64a8970c558ccd8a3af3f/kecamatan-doko-dalam-angka-2023.html

Lubis, E., Munar, A., Barus, W. A., Khair, H. (2023). Pelatihan Fermentasi Kotoran Kambing menjadi Pupuk Organi di Desa Banjaran Raya. Maslahah. 4(3): 169-175.

Moelyaningrum, A. D. Ellyke, Pujiati, R. S. (2013). Penggunaan Dolomit (MgCa(CO3)2) sebagai Penstabil pH pada Komposting Sampah Dapur Berbasis Dekomposisi Anaerob dan Aerob. Jurnal Ikesma. 9(2): 74-82.

Mohammad, Imam, S., Ihwana, A., Euis A., Mulono, A., dan Wuri Ratna Hidayani (2023).Pengolahan Kompos Sistem Bokashi dari Sampah Organik Limbah Dapur sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 5(1), 629-637.

Mulana, F., Azwar, Abubakar, Hisbullah, dan Hasrina, C.D. (2024). Pemanfaatan Sampah Organik untuk Produksi Pupuk Kompos Berkualitas: Inovasi Kolaboratif Fakultas Teknik USK untuk Meningkatkan Pendapatan dan Daya Saing Mitra Usaha. Pesare. 2(1): 75-88.

Rastiyanto, E., Sutirman, dan Pullaila, A. (2013). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Kotoran Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae. L). Buletin IKATAN. 3(2): 1-9.

Rihana, S., Heddy, Y. B. S., & Maghfoer, M. D. (2013). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus Vulgaris L.) Pada Berbagai Dosis Pupuk Kotoran Kambing Dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Dekamon. Jurnal Produksi Tanaman. 1(4). 369-377.

Siboro, E. S., Surya, E., Herlina, N. (2013). Pembuatan pupuk cair dan biogas dari campuran limbah sayuran. Jurnal Teknik Kimia USU .2(3): 40-43.

Surya, A. A., Ramli, N.A. S., Saputri, P. I., Rahmatia, dan Yunus R.R. (2021). Pembuatan Pupuk Organik Menggunakan Kotoran Kambing. Jurnal Lepa-lepa Open. 1(1): 103-106.

Wardhana, I., Hasbi, H., & Wijaya, I. (2016). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca savita L.) pada Pemberian Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Interval Waktu Aplikasi Pupuk Cair Super Bionik. Agritop Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 14(2): 165-185.

Wijaksono, R. A. R., Subiantoro, R., dan Utoyo, B. (2016). Pengaruh Lama Fermentasi pada Kualitas Pupuk Kandang Kambing. Jurnal Agro Industri Perkebunan. 4 (2): 88-96.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.16213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: