Edukasi Pembuatan Pakan Silase Ruminansia dengan Kultur Campuran Lactobacillus sp., Rhodopseudomonas sp., Actinomycetes sp., Streptomyces sp., dan Yeast

Lisa Savitri, Fendy Prasetyawan, Yuneka Saristiana, Syntia Tanu Juwita, Novirma Yanti, Ilda Rambu Edda

Abstract


Pada musim kemarau, ketersediaan tumbuhan alami seperti rumput dan kacang-kacangan menurun, menyebabkan kesulitan bagi peternak dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak ruminansia. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan dan produktivitas hewan ternak. Pakan ternak ruminansia terdiri dari berbagai jenis makanan, terutama tumbuhan, seperti rumput, kacang-kacangan, dan tanaman lain yang kaya serat dan nutrisi. Tumbuhan ini merupakan sumber utama energi bagi hewan ternak ruminansia seperti sapi, domba, dan kambing. Namun, selama musim kemarau, kekurangan tumbuhan menjadi tantangan utama. Salah satu solusi yang diusulkan adalah pembuatan silase. Silase adalah jenis pakan yang dihasilkan dari proses ensilase, di mana tumbuhan seperti rumput diawetkan dengan mengurangi kadar oksigen dan meningkatkan kadar asam laktat. Proses ini membantu mengawetkan nutrisi dalam tumbuhan dan menyediakan pakan tambahan untuk ternak saat musim kemarau. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peternak mengenai teknik pembuatan silase ruminansia menggunakan kultur campuran bakteri tertentu. Diharapkan program ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memproduksi pakan silase untuk memenuhi kebutuhan ternak ruminansia selama musim kemarau. Universitas Kadiri melalui program Pengabdian Masyarakat ini dapat ikut berkontribusi dalam upaya untuk mendukung program pemerintah yaitu “Making Indonesia 4.0” dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan ekosistem inovasi. Melalui publikasi ilmiah, panduan, dan peningkatan pemahaman masyarakat, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peternak dan ekonomi lokal.

Keywords


edukasi, pakan ternak, silase, ruminansia, kultur bakteri

References


Adli, D. N., Sjofjan, O., & Mashudi, M. (2017). Dried Of Poultry Waste Urea Molasses Block (DpwUmb) As Potential For Feed Supplementation. Jurnal Agripet, 17 (2), 144–149.

Aglazziyah, H., Ayuningsih, B., & Khairani, L. (2020). Pengaruh Penggunaan Dedak Fermentasi Terhadap Kualitas Fisik Dan Ph Silase Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum). Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan, 2(3).

Chalisty, V. D. (2017). Pengaruh Penambahan Molases, Lactobacillus Plantarum, Trichoderma Viride, Dan Campurannya Terhadap Kualitas Dan Kecernaan In Vitro Silase Total Campuran Hijauan.

Cullison, A.E. (1979). Feeds and Feeding, 2th Edition. Virginia: Reston Publishing Company, Inc. A Prentice Hall Company.

Despal, D., Permana, I., Safarina, S., & Tatra, A. (2011). Penggunaan Berbagai Sumber Karbohidrat Terlarut Air Untuk Meningkatkan Kualitas Silase Daun Rami. Media Peternakan, 34(1), 69–69.

Dunière, L., Sindou, J., Chaucheyras-Durand, F., Chevallier, I., & Thévenot Sergentet, D. (2013). Silage Processing And Strategies To Prevent Persistence Of Undesirable Microorganisms. Animal Feed Science And Technology, 182(1–4), 1-15.

Ensminger, L. (1971). Dairy Cattle Science, 1st Edition. Danville: The Interstate Printers and Publisher Inc.

Erowati, D.A. (2000). Penerapan Teknologi Silase Hijauan Makanan Ternak (HMT) di Jombang JawaTimur. Jurnal Teknologi Lingkungan, 1 (2): 184-188.

Harold, D.H. & Darrel, S.M. (1972). Crop Production, 2nd Edition. New York: Macmilan Publishing Co., Inc.

Kartadisastra, H.R. (1997). Penyediaan dan Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia. Yogyakarta: Kanisius.

Mansyur, Nyimas, P.I., & Iin, S. (2005). Peranan Leguminosa Tanaman Penutup pada Sistem Pertanaman Jagung untuk Penyediaan Hijauan Pakan. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.

Marjuki. (1993). Rumen Degradability and Lower Gut Digestibility of Shrub/ Tree Fodder Protein in Cattle. Tesis tidak diterbitkan. Wageningen: Department of Tropical Animal Produstion, Wageningen Agriculture University Wageningen The Netherlands.

Munadjim. (1983). Teknologi Pengolahan Pisang. Jakarta: PT. Gramedia.

Parakkasi, A. (1999). Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. Jakarta: UI Press.

Purwanto. (2010). Pengaruh Pemberian Silase Klobot Jagung dalam Ransum terhadap Penampilan Produksi Domba Lokal Jantan. Skripsi tidak diterbitkan. Surakarta: Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Reaves, P.M. & Henderson, H.O. (1969). Dairy Science Feeding and Management, 7th Edition. New Delhi: Wiley Eastern Private Ltd.

Soelistyono, H.S. (1976). Ilmu Bahan Makanan Ternak. Semarang: Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro.

Sutardi, T. (1981). Sapi Perah dan Pemberian Makanannya. Bogor: Departemen Ilmu Makanan Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Yunus, M., Ohba, N., Shimojo, M., Furuse, M., & Masuda, Y. (2000). Effects of Adding Urea and Molasses on Napiergrass Silage Quality. Asian Aus. J. Anim.Sci., 13 (11): 1542-1547.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18152

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: