Teknologi Irigasi Tetes Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktifitas Usahatani Bawang Merah
Rian Kurnia, Mohamad Apip, Fachmi Syam Arifin
Abstract
Kelompok Tani Tunas Muda Harapan merupakan kelompok tani yang bergerak pada usaha hortikultura, khususnya bawang merah, di Desa Ciulu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Wilayah Banjarsari sendiri dikenal sebagai sentra pengembangan hortikultura, dengan bawang merah sebagai salah satu komoditas unggulan. Kelompok yang beranggotakan 15 orang petani ini sejak tahun 2023 telah fokus pada usahatani bawang merah. Namun, pola budidaya yang diterapkan masih bersifat tradisional, terutama dalam sistem pengairan yang mengandalkan irigasi manual. Hal ini membuat penggunaan tenaga, waktu, dan air kurang efisien, terlebih saat musim kemarau. Melihat permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) meningkatkan produktivitas bawang merah melalui penerapan teknologi tepat guna yang efisien, (2) meningkatkan perekonomian petani anggota kelompok maupun masyarakat sekitar, dan (3) memberikan pelatihan budidaya sesuai baku teknis dengan dukungan teknologi. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan irigasi tetes memberikan dampak positif. Air dapat dialirkan langsung ke perakaran sesuai kebutuhan, sehingga pertumbuhan tanaman lebih seragam, risiko kekeringan berkurang, dan produktivitas meningkat dibanding penyiraman konvensional. Dari sisi ekonomi, efisiensi penggunaan air serta pengurangan kebutuhan tenaga kerja menekan biaya produksi. Ditambah dengan hasil panen yang meningkat, pendapatan petani pun mengalami kenaikan. Selain penerapan teknologi, kegiatan ini juga memberikan pelatihan teknis mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Sentuhan teknologi irigasi tetes menjadi bagian penting dalam pembelajaran karena menunjukkan secara nyata manfaat efisiensi input terhadap hasil. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendorong pola pikir petani menuju usahatani yang modern dan berkelanjutan.
Keywords
Bawang Merah, Irigasi Tetes, Keberlanjutan
References
Balitbangtan. (2021). Teknologi irigasi hemat air untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian RI.
BPS. (2023). Statistik hortikultura 2023. Badan Pusat Statistik.
Effendi, S., Nugraha, A., & Rahmawati, D. (2020). Efisiensi penggunaan air pada budidaya hortikultura dengan sistem irigasi tetes. Jurnal Irigasi Indonesia, 15(2), 101–112.
Hidayat, R., & Sutrisno, A. (2021). Analisis adopsi teknologi pertanian oleh petani bawang merah di Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(1), 45–56.
Kementerian Pertanian. (2022). Outlook komoditas bawang merah 2022. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian RI.
Purnomo, D., & Yuliani, R. (2019). Dampak penerapan irigasi tetes terhadap produktivitas dan efisiensi usahatani cabai. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 24(3), 212–220.
Saptana, & Ashari. (2020). Penguatan daya saing bawang merah melalui inovasi teknologi budidaya dan kelembagaan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 38(1), 1–14.
DOI:
http://dx.doi.org/10.25157/ag.v8i1.21450
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
____________________________________________________________________________________
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
Universitas Galuh
Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274
Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Email: abdimasgaluh@gmail.com

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License
____________________________________________________________________________
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh:


