Penerapan Pengendalian Hama Terpadu pada Sekolah Lapang Gambut di Desa Kuat Sihir (Kampung Gambut Siantan Hilir)

Iman Suswanto, Kukuh Hernowo, Cico Jhon Karunia Simamora

Abstract


Sekolah Lapang Gambut menjadi pendekatan pembelajaran partisipatif untuk meningkatkan kapasitas petani dalam budidaya sayuran organik sekaligus pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) secara ramah lingkungan di lahan gambut. Desa Kuat Sihir (Kampung Gambut Siantan Hilir) merupakan sentra hortikultura di Pontianak yang memiliki potensi produksi tinggi, namun rentan terhadap serangan OPT dan penurunan kesuburan tanah apabila budidaya tidak dikelola secara adaptif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan petani dalam menerapkan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) berbasis ekologi pada sistem pertanian organik. Pelaksanaan dilakukan selama delapan bulan melalui demonstrasi lapang, ceramah, praktik identifikasi OPT dan musuh alami, serta pemasangan komponen pengendalian hayati. Tahapan kegiatan mencakup pengolahan lahan, penambahan amelioran, penyemaian, transplanting, penanaman tanaman repellant, pemasangan perangkap kuning dan hserangga, serta penggunaan pestisida nabati sebagai alternatif pengendalian kimia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam memahami tata laksana budidaya organik, teknik konservasi air gambut, monitoring OPT, dan penerapan PHT secara bertahap. Evaluasi pra–pasca kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 33–80% menjadi 90–100% pada seluruh indikator, disertai perubahan pola pikir bahwa pestisida kimia seharusnya menjadi pilihan terakhir setelah ambang kendali terlampaui. Secara umum, penerapan PHT pada sekolah lapang menghasilkan perbaikan kualitas dan produktivitas sayuran serta mengurangi ketergantungan pestisida sintetis. Disimpulkan bahwa sekolah lapang efektif dalam memperkuat kompetensi petani dan keberlanjutan pertanian gambut berbasis organik. Disarankan agar replikasi kegiatan dilakukan di wilayah gambut lain serta pengembangan inovasi pengendalian hayati terus diperluas untuk menjaga keberlanjutan agroekosistem gambut.

Keywords


agroekologi; ekosistem; hortikultura; produktivitas; konservasi

References


Afifah, N., Giriati, Mustaruddin, Daud, I., Azazi, A., & Karsim. (2025). Optimalisasi strategi edukasi wisata Kampung Gambut Siantan Hilir Kalimantan Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 6458–6467.

Azizah, S., Pratama, A., & Juwita, P. (2023). Peningkatan adopsi teknologi pertanian ramah lingkungan melalui demonstrasi lapang. Jurnal Inovasi Pertanian Berkelanjutan, 6(2), 112–120.

Dent, D. (2000). Insect pest management. Wallingford: CABI Publishing.

FAO. (2019). Integrated pest management: Guidelines for ecological agriculture. Rome: Food and Agriculture Organization.

Fitriana, D., Setyawan, A., & Hartono, G. (2021). Peran refugia dalam konservasi musuh alami pada sistem hortikultura organik. Jurnal Proteksi Tanaman, 9(1), 55–64.

Hasanah, N., Umar, M., & Siregar, S. (2022). Intensitas serangan hama utama pada tanaman hortikultura di lahan gambut. Jurnal Agrotek Indonesia, 7(3), 214–222.

Irawan, P., & Maftu’ah, E. (2018). Panduan pengelolaan berkelanjutan lahan gambut terdegradasi: Model usahatani pada lahan gambut. Bogor: Balai Penelitian Tanah Cimanggu.

Irawan, W., & Sihaloho, M. (2021). Perubahan perilaku bertani melalui pelatihan pertanian organik dan pengurangan pestisida. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(2), 98–107.

Kogan, M. (1998). Integrated pest management: Historical perspectives and contemporary developments. Annual Review of Entomology, 43, 243–270.

Kusumawati, D. E., & Istiqomah. (2022). Pestisida nabati sebagai pengendali organisme pengganggu tanaman (OPT). Malang: Mazda Media.

Malik, A., & Rosadi, D. (2021). Efektivitas minyak atsiri sereh sebagai pestisida nabati pada komoditas sayuran. Jurnal Agroteknologi Tropika, 10(2), 134–141.

Masganti, Anwar, K., & Susanti, M. A. (2017). Potensi dan pemanfaatan lahan gambut dangkal untuk pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 11(1), 43–52.

Nurkholis, Saechon, I., & Susanti. (2023). Penerapan teknologi pengendalian hama terpadu (PHT) dalam pengembangan tanaman kubis. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, 8(1), 31–37.

Paiman, A. (2017). Efek pemberian berbagai jenis amelioran dan abu terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai pada lahan gambut. Jurnal Agronomi, 10(2), 85–92.

Pamungkas, R. T., Achdiyat, & Saridewi, T. R. (2020). Tingkat adopsi petani dalam penerapan pengendalian hama terpadu padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 569–578.

Prasetyo, B., Nuraini, R., & Wicaksono, A. (2021). Strategi penerapan PHT pada hortikultura sayuran berbasis agroekosistem. Jurnal Proteksi Hortikultura, 5(2), 72–81.

Rahmawati, F., & Fitriana, S. (2021). Ameliorasi untuk peningkatan kesuburan gambut pada budidaya sayuran. Jurnal Lahan Gambut, 3(1), 21–29.

Saputra, R., Mahendra, D., & Kimiawan, R. (2023). Dampak pertanian organik terhadap kesehatan tanah dan efisiensi usaha tani. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 8(1), 41–50.

Satria, F., Lestari, W., & Putra, Y. (2022). Peran bahan organik dalam peningkatan kualitas pertumbuhan sayuran di lahan gambut. Jurnal Agrikultura, 14(2), 99–106.

Sutriadi, M. T., Harsanti, E. S., Wahyuni, S., & Wihardjaka, A. (2019). Pestisida nabati: Prospek pengendali hama ramah lingkungan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 89–101.

Yusuf, A., & Daeli, N. (2022). Resistensi hama terhadap pestisida kimia dan strategi pengendalian alternatif. Jurnal Perlindungan Tanaman, 8(3), 177–185.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v8i1.22330

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: