Edukasi TRIAD KRR sebagai Strategi Peningkatan Kapasitas Santri dalam Mencegah Perilaku Berisiko

Ninuk Angelia, Nunik Angelia, Kris Linggardini, Cindy Rozza Bella

Abstract


Remaja Indonesia saat ini tengah mengalami perubahan sosial masyarakat modern yang begitu pesat, dimana terjadi perubahan norma, nilai, dan gaya hidup. Keadaan ini beresiko meningkatkan kerentanan remaja terhadap berbagai macam permasalahan, salah satunya adalah TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR). Pemanfaatan layanan kesehatan reproduksi remaja di Indonesia cenderung rendah. Hal ini menjadi salah satu penyebab rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi remaja. Pondok pesantren berperan penting dalam pembinaan akhlak remaja, namun masih menghadapi tantangan dalam kesehatan reproduksi santri. Keterbatasan akses informasi yang komprehensif dan sesuai nilai keagamaan menyebabkan rendahnya pengetahuan dan sikap santri terhadap perilaku sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas santri Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh dalam memahami dan mencegah permasalahan TRIAD. Sasaran kegiatan ini adalah santri remaja usia 15–19 sebanyak 54 santri. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam satu kali pertemuan yang diawali dengan pre-test, dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR), diskusi interaktif, dan post-test. Rerata skor pengetahuan sebelum edukasi sebesar 82,62 meningkat menjadi 95,75 setelah edukasi. Meskipun peningkatan tersebut belum menunjukkan perbedaan yang signifikan, hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman santri setelah mengikuti kegiatan edukasi partisipatif. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode edukasi partisipatif TRIAD KRR dapat diterapkan dengan baik di lingkungan pondok pesantren dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan santri. Namun demikian, diperlukan pengembangan program edukasi yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan, serta penguatan layanan pendampingan atau konseling kesehatan reproduksi yang ramah santri untuk menghasilkan perubahan pengetahuan dan sikap yang lebih optimal.

Keywords


HIV/AIDS, Kesehatan Reproduksi, NAPZA, Remaja, TRIAD KRR

References


Adi, Y. (2024). Temuan Kasus HIV/AIDS di Banyumas Didominasi Usia Produktif. RRI. https://www.rri.co.id/purwokerto/kesehatan/962490/temuan-kasus-hiv-aids-di-banyumas-didominasi-usia-produktif

Annisa, S., & Musniati, N. (2025). Hubungan Paparan Pornografi dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja SMAN X Kota Tanggerang Selatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 5(1), 75–82. https://doi.org/https://doi.org/10.64931/jks.v5i1.129

BKKBN. (2012). Pedoman Pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja dan Mahasiswa (PIK Remaja/Mahasiswa). Direktorat Bina Ketahanan Remaja.

Corley, A. G., Sprockett, A., Montagu, D., & Chakraborty, N. M. (2022). Exploring and Monitoring Privacy, Confidentiality, and Provider Bias in Sexual and Reproductive Health Service Provision to Young People: A Narrative Review. Int. J. Environ. Res. Public Health, 19, 6576.

Ditjen, P. P., & Kemenkes, R. . (2017). Laporan Perkembangan HIV-AIDS & Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun. 2017.

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass.

Kemenkes, R. . (2015). Infodatin Reproduksi Remaja (Pusat Informasi Kementerian Kesehatan RI (ed.)).

Kosasih, C. ., Solehati, T., Utomo, W., Heru, H., & Sholihah, A. . (2021). Determinants Factors of High-risk Sexual Behavior Pregnancy among Adolescent in Indonesia. Open Access Maced. J. Med. Sci., 9, 69–79.

Kusumaryani, M., & Antarwati, E. (2017). Prioritaskan kesehatan reproduksi remaja untuk menikmati bonus demograf. Lemb. Demogr. FEB UI 2017, 1a.

Menna, T., Ali, A., & Worku, A. (2015). Effects of peer education intervention on HIV/AIDS related sexual behaviors of secondary school students in Addis Ababa, Ethiopia: A quasi-experimental study. Reprod. Health, 12, 84.

Perlindungan Anak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan. (2018). Profil Generasi Milenial Indonesia. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Permatasari, S. D. (2025). Angka Penyalahguna Narkoba di Jawa Tengah Masih Tinggi. Radio Repubrlik Indonesia. https://rri.co.id/wawancara/1253506/angka-penyalahguna-narkoba-di-jawa-tengah-masih-tinggi

Pradhana, A. L., Hamidah, Herdiansyah, D., & Fatimah. (2025). Tingkat Pengetahuan Remaja mengenai Kesehatan Reproduksi dan Paparan Media Sosial Terhadap Perilaku Seksual yang Berisiko. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 367–374. https://doi.org/https://doi.org/10.71456/jik.v3i2.1348

Pradnyani, P. E., Putra, I. G. N. E., & Astiti, N. L. E. . (2019). Knowledge, attitude, and behavior about sexual and reproductive health among adolescents students in Denpasar, Bali, Indonesia. Glob. Health Manag. J., 3, 31–39.

Scott, C. (2006). Premarital Sex: Almost Everyone’s is Doing it. In The Associated Press.

SDKI K. (2017). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017: Kesehatan Reproduksi Remaja.

Setiyorini, A., Mahayanti, A., & Wulandari, R. (2025). Edukasi Kesehatan Reproduksi remaja Berbasis Sekolah untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap di SMP Kecamatan Depok Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 7(3).

Suryoputro, A., Ford, N. ., & Shaluhiyah, Z. (2006). Faktor-faktor yang mempengaruhiperilaku seksual remajadi jawatengah: Implikasinya terhadap kebijakan dan layanan kesehatan seksual dan reproduksi. Makara Kesehat, 10, 29–40.

Susanto, T., Rahmawati, I., Wuryaningsih, E. ., Saito, R., Syahrul, S., Kimura, R., Tsuda, A., Tabuchi, N., & Sugama, J. (2016). Prevalence of factors related to active reproductive health behavior: A cross-sectional study Indonesian adolescent. Epidemiol. Health, 38(e2016041).

Violita, F., & Hadi, E. . (2019). Determinants of adolescent reproductive health service utilization by senior high school students in Makassar, Indonesia. BMC Public Health, 19, 286.

Wahyuni, S., & Fahmi, I. (2019). Determinan Perilaku Seksual Pra Nikah Remaja Pria di Indonesia Hasil SDKI. Euclid, 6, 177–188.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v8i1.23093

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: