Pengembangan Musik Liturgi dalam Jemaat Gmit Imanuel Oesao

Relin Yosi Huka, Rolfi Junyanto Is Natonis, Yefta Bako, Grace Nope

Abstract


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan musik liturgi di Jemaat GMIT Imanuel Oesao melalui pelatihan terstruktur yang mencakup aspek teologis, teknis, dan praktis. Latar belakang kegiatan ini adalah adanya kesenjangan antara kemampuan musikalitas jemaat yang tinggi, terbukti dari berbagai prestasi di tingkat nasional dan internasional, dengan keterbatasan variasi aransemen dan pemahaman liturgis dalam pelayanan ibadah mingguan. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner pretest dan posttest kepada 25 peserta yang terdiri dari 15 orang dewasa dan 10 orang remaja. Analisis data kualitatif dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan di Jemaat GMIT Imanuel Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan alat musik seperti keyboard Yamaha PSR-SX700, sound system portabel, dan perangkat lunak notasi musik MuseScore 4. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta dari rata-rata 55% pada pretest menjadi 85% pada posttest, serta peningkatan keterampilan praktis dalam mengiringi dan memimpin nyanyian liturgi. Peserta mulai memahami perbedaan lagu rohani dan liturgi, serta menyadari musik sebagai sarana perjumpaan dengan Allah. Pembahasan mengungkap bahwa metode pelatihan integratif yang menggabungkan teori, demonstrasi, praktikum, dan simulasi ibadah terbukti efektif, sejalan dengan hasil pengabdian serupa di jemaat-jemaat GMIT lainnya. Kegiatan ini juga berhasil mengidentifikasi bibit-bibit pelayan musik baru, terutama dari kalangan remaja. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya, namun keberlanjutan melalui latihan rutin dan pendampingan berkelanjutan sangat diperlukan. Saran yang diberikan mencakup pembentukan tim koordinasi musik, alokasi anggaran khusus, pengembangan model pelatihan berbasis digital, serta perluasan program ke jemaat-jemaat lain di wilayah Kupang Timur.

References


Bako, Y., Bauana, A. E., & Malafu, S. (2025). Pelatihan Pola Iringan dan Manajemen Musik Gereja Jemaat GMIT Potok Desa Tuapanaf. Abdimas Galuh, 7(2), 1833-1839.

Bakok, Y. D. B. (2013). Musik Liturgi Inkulturatif di Gereja Ganjuran Yogyakarta. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 14(1).

Huka, R. (2024). Pelatihan Dan Pengembangan Kualitas Bermusik Gereja Di Jemaat GMIT Gunung Zalmon Labuan Bajo, Klasis Flores Barat, Nusa Tenggara Timur:-. Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 9-14.

Kristian, S., Adinuhgra, S., & Maria, P. (2021). Peran Musik Liturgi Dalam Meningkatkan Partisipasi Kaum Muda Katolik Dalam Perayaan Ekaristi. Sepakat: Jurnal Pastoral Kateketik, 7(1), 112-126.

Lenama, H., Snae, P. O., & Dima, C. L. (2025). Pelatihan Musik Pengiring Dan Nyanyian Jemaat Di Gmit Hal’o Bieto, Klasis Amarasi Barat. Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1-13.

Maeja, J. D. (2024). Kajian Literatur untuk Mengatasi Permasalahan Musik Liturgi. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 24(1), 1-14.

Mendrofa, F. (2024). Peran Musik Liturgi Menurut Sacrosantum Concilium No. 112-121 dalam Perayaan Ekaristi. Grenek Music Journal, 13(1), 25.

Natonis, R. J. I. (2016). Strategi Pengelolaan Pusat Musik Liturgi Yogyakarta. Jurnal Tata Kelola Seni, 2(2), 66-80.

Nono, G. A., Reo, A., Haban, E. E. Y., Bhoki, I. N., & Alo, M. A. A. (2026). Makna Alat Musik Foi Doa Dalam Musik Liturgi. Jurnal Citra Pendidikan, 6(1), 14-23.

Purba, E. D., & Kumala, I. P. (2022). Implementasi musik liturgi pada tim musik dan song leader dalam ibadah gereja Batak Karo Protestan Yogyakarta. Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni, 5(2), 84-97.

Saefatu, A. Y. (2021). Merayakan Kehidupan, Merayakan Keberagaman: Studi Liturgi Dan Penyajian Musik Kreatif Kontekstual Dalam Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Di Jemaat Betlehem Oesapa Barat. Tambur: Journal of Music Creation, Study and Performance, 1(1), 40-59.

Saraswati, M. S. D. (2020). Partisipasi Aktif OMK dalam Mengembangkan Inkulturasi Musik Liturgi di Gereja Santa Maria Assumpta Pakem Yogyakarta. Invensi, 5(1), 37-49.

Sasongko, M. H. (2019). Musik etnik dan pengembangan musik gereja. Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni, 2(1), 32-47.

Soares-Foeh, F. M. D. (2024). Musik Kontemporer: Suatu Tinjauan Teologis terhadap Penggunaan Musik Kontemporer dalam LiturgiIbadah Minggu di Jemaat GMIT Karmel Fatululi dan Implikasinya bagi GMIT (Doctoral dissertation, Artha Wacana Christian University).

Wong, F. K. G., & Purmanasari, N. O. (2024). Eksplorasi Peran Musik Liturgi Gereja Kharismatik dalam Membentuk Pengalaman Emosional dan Partisipasi Jemaat. Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja, 4(2), 35-43.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v8i2.25243

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: