Edukasi Dapur Sehat Atasi Stunting Berbasis Pengolahan Pangan Lokal untuk Anak Pickey Eater di Desa Sendangtirto

Roni Kurniawan, Rina Setyaningsih, Dodik Prakoso Eko Hery Suwandojo

Abstract


Perilaku memilih-milih makanan (picky eater) dan Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada anak usia dua tahun di bawah pengaruh fase perkembangan Terrible Twos dan gejala neofobia makanan menjadi salah satu pemicu utama defisit gizi kronis penyebab stunting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai efektivitas program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam memodifikasi menu pangan lokal serta mengubah pola pengasuhan balita di Desa Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini menggunakan desain deskriptif kualitatif melalui pendekatan studi observasional partisipatif. Subjek pengabdian melibatkan 50 peserta ibu baduta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi partisipatif saat sesi edukasi interaktif dan demonstrasi masak (live cooking), serta diperdalam lewat wawancara semi-terstruktur bersama 10 informan perwakilan. Analisis data diolah menggunakan metode analisis tematik deskriptif melalui reduksi data dan matriks klasterisasi respons. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat akseptabilitas menu modifikasi berbasis komoditas lokal (Nugget Ayam, Bola-Bola Tahu, dan Nasi Kemul Telur) bernilai sangat tinggi karena memiliki karakteristik ramah sensoris anak, praktis, dan ekonomis. Program DASHAT berhasil mengintegrasikan sains kuliner dengan manajemen psikologi anak untuk mereduksi resistensi makan balita tanpa paksaan. Pascakegiatan, terjadi evolusi pola pengasuhan yang ditandai dengan adopsi aturan makan (feeding rules) yang disiplin serta komitmen keberlanjutan mandiri untuk mengolah makanan padat gizi berbasis potensi lokal. Kesimpulannya, sinergi edukasi gizi dan kreativitas kuliner lokal sangat efektif mengatasi hambatan perilaku makan balita demi mewujudkan generasi bebas stunting.

Keywords


Dashat, picky eater, pangan lokal,

References


Adelita, D. P. F. (2025). Relevansi Penerapan Gentle Parenting terhadap Fase Terrible Two pada Anak. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 228–238.

Adiyasa, I. N., Laraeni, Y., Muchtar, F., Irianto, Febsi, Y., RInjani, E. Z. V., Yulvia, N. T., Zahrah, N. I., & Ariati, N. N. (2026). Gizi Seimbang dalam Praktik Sehari-hari. CV. Rey Media Grafika.

Anugrahini, C., Fouk, M. F. W. A., Seukasa, S. M., & Naitboho, J. A. (2024). 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) pada Ibu Hamil dan Keluarga Berresiko Stunting di Desa Kabuna Haliwen Atambua Nusa Tenggara Timur.. Jurnal Budimas, 06(01), 1–8.

Astuti, E., Siagian, M. L., & Pashawati, K. P. D. W. (2025). Pola Asuh Orang Tua Berhubungan dengan Kejadian Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada balita di Posyandu Keluarga Tanjung Sari Surabaya. Jurnal Keperawatan, 14(2), 1–10.

Azizah, S. Z., & Apsari, D. D. (2026). Hubungan Perilaku Makan Orang Tua Terhadap Perilaku Food Neophobia Anak Usia 2-5 Tahun. Borneo Nursing Journal, 8(2), 1777–1786.

Gunasari, L. F. V., Ekowati, N. J., Lestari, V., Marcello, S. A., Sriyanti, Ulva, S. M., Pramono, J. S., Serihati, A. Y. T., & Agustiawan. (2025). Penilaian dan Manajemen Permasalahan Gizi Balita. PT. Adab Indonesia.

Harna, Kusharto, C. M., & Roosita, K. (2018). Intervensi Susu Tinggi Protein terhadap Tingkat KOnsumsi Zat Gizi Makro dan Status Gizi pada Kelompok Usia Dewasa. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(4), 353–361.

Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan SOlusi di Era Modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745.

Marwan, I., Aisyah, I. S., Ghaffar, M., S, P. E., & Utami, A. D. (2025). Pelatihan Pembuatan Nugget dan Sosis Lele Sebagai Finger Food Berbasis Pangan Lokal Untuk Mencegah Stunting Pada Balita. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(2), 399–406.

Ramadani, E., & Sembiring, N. P. (2023). Hubungan Perilaku Makan Orang Tua terhadap Kejadian Picky Eater pada Anak Pra Sekolah TK Kartika, 1-50 Pekanbaru. Seminar Nasional Ketahanan Pangan, 1, 40–47.

Rosyada, I. N., & Sudibyo, D. P. (2024). Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting Melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting ( DASHAT ) di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Mahasiswa Wacana Publik, 4(1), 38–51.

Wahyuningsih, R., Darni, J., Pandu, J., Ninggrat, R., Gizi, J., & Mataram, P. K. (2023). Kelepe ( Kelor Lele Tempe ) sebagai Makanan Tinggi Protein untuk Anak Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 4(2), 131–138.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v8i2.26600

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: