Pemberdayaan Perempuan Warga Binaan melalui Pendampingan Teknik Sashiko untuk Pengembangan Produk Hijab Kreatif

Dewi Isma Aryani, Ucik Ana Fardila, Ida Ida, Miki Tjandra, Isabella Isthipraya Andreas, Dian Pratiwi Pribadi, Indra Janty Tan, Saskia Putri Agustine

Abstract


Pemberdayaan perempuan warga binaan perlu diarahkan tidak hanya pada pembinaan selama berada di lembaga pemasyarakatan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang dapat menjadi modal produktif setelah masa pembinaan berakhir. Salah satu keterampilan yang berpotensi dikembangkan adalah teknik sashiko yang dapat diaplikasikan pada produk tekstil dan dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan warga binaan melalui pendampingan teknik sashiko untuk pengembangan produk hijab kreatif serta mengidentifikasi potensi keberlanjutan keterampilan tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Kediri, Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, dan Lapas Kelas IIA Tulungagung dengan melibatkan 92 perempuan warga binaan. Metode kegiatan meliputi persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik teknik sashiko, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test, sedangkan respons peserta dievaluasi melalui kuesioner kepuasan dan persepsi keberlanjutan usaha. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta belum mengetahui maupun pernah mempraktikkan teknik sashiko sebelum kegiatan. Sebanyak 30 peserta mengalami peningkatan skor pengetahuan, 62 peserta memiliki skor yang sama, dan tidak terdapat peserta yang mengalami penurunan skor. Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan (Z = −4,949; p < 0,001). Evaluasi kepuasan menunjukkan 17,4% peserta sangat puas dan 82,6% puas. Seluruh peserta juga menilai keterampilan yang diperoleh dapat dilanjutkan untuk pengembangan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan teknik sashiko berpotensi menjadi salah satu bentuk pemberdayaan keterampilan kreatif bagi perempuan warga binaan yang dapat dikembangkan melalui pelatihan lanjutan, penguatan kualitas produk, kewirausahaan, dan pemasaran.

Keywords


desain hijab kreatif, keterampilan produktif, pemberdayaan perempuan, sashiko, warga binaan

References


Anggi, M., & Pramitasari, D. (2021). Spatial Utilization for the Skills Development Program in Yogyakarta Class IIB Correctional Facility for Women. Jurnal Kawistara, 11(1), 1-16. https://doi.org/10.22146/kawistara.63525

Callista, J., & Aryani, D. I. (2023). Penerapan Desain Produk Purple Goods dengan Pendekatan Strategi Diferensiasi. DIVAGATRA-Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain, 3(1), 71-80.

Hayes, C. (2019). Sashiko Needlework Reborn: From Functional Technology to Decorative Art. Japanese Studies, 39(2), 263–280. https://doi.org/10.1080/10371397.2019.1634978

Ida, I., Tjun, L. T., Aryani, D. I., Mulyadi, R. H., Satwikasanti, W. T., & Darmayanti, T. E. (2023). Pelatihan Kreativitas Tie-Dye dan Pembuatan Hand Bag untuk Kemandirian Ekonomi Penghuni Panti Arrahman Yogyakarta. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(2), 504-515.

Ilham, I., Irwandi, I., Isnaini, Y., Rahmania, R., Hudri, M., & Bafadal, M. F. (2021). Pendampingan pembelajaran bahasa Inggris dasar pada santri pondok pesantren Nurul Islam Kekalik, Sekarbela, Mataram. Journal of Character Education Society, 4(4), 1-10.

Jaya, R.C., Ramdan, A.T.M., & Gunawan, S. (2026). Peningkatan Ekonomi Masyarakat Disabilitas Kab Bandung Barat dengan Inovasi Kerajinan Speaker Bambu Melalui Teknologi Komunikasi Website Disability-Friendly. ABDIMAS GALUH, 8(1), 313-322. DOI : 10.25157/ag.v8i1.21626

Lee, E.-Y. (2025). A study on vocational education support for female inmates: Focusing on strategies for successful reintegration. Journal of Welfare for the Correction, 89, 177–198. https://doi.org/10.35422/cwsk.2025.89.177

Potelwa, S., & Adu, E. O. (2020). Creative art education: A tool for rehabilitation of adult females incarcerated in a correctional centre in South Africa. The Independent Journal of Teaching and Learning, 15(2).

Spark, C., & Harris, A. (2005). Vocation, vocation: A study of prisoner education for women. Journal of Sociology, 41(2). https://doi.org/10.1177/1440783305053232

Wianto, E., Halim, E. A., Aryani, D. I., Ida, I., Tjandra, M., Pribadi, D. P., Fardila, U. A., Agustine, S. P., & Tan, I. J. (2025). EDUKASI KREATIVITAS SENI TIE DYE DAN BROS HIJAB UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI PEREMPUAN MARGINAL DI LAPAS TULUNGAGUNG. Servirisma, 5(2), 143–152. https://doi.org/10.21460/servirisma.2025.52.122




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v8i2.26686

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: