ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI TEMPE

Daud Hoerudin, Yus Rusman, Muhamad Nurdin Yusuf

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan agroindustri tempe di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis; (2) kelayakan usaha agroindustri tempe di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Penelitian dilaksanakan di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis dengan menggunakan metode survai. Sampel lokasi ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Pawindan merupakan sentra agroindustri tempe di Kecamatan Ciamis. Teknik penarikan responden dilakukan secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Rata-rata biaya total sebesar Rp 1.274.208,90, yang dihasilkan dari penjumlahan biaya tetap rata-rata sebesar Rp 17.427,24, dengan biaya variable rata-rata sebesar Rp 1.256.781,70. Pendapatan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 644.791,09, dari penerimaan rata-rata sebesar Rp 1.919.000,00,- dikurangi biaya total rata-rata sebesar Rp 1.274.208,90. Analisis Kelayakan yang digunakan yaitu analisis kelayakan usaha yang membandingkan antara penerimaan dan biaya total. Rata-rata penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 1.919.000,00,- dan biaya total rata-rata yang dikeluarkan sebesar Rp 1.274.208,90. Dengan demikian diperoleh R/C sebesar 1,50 artinya berarti bahwa usaha agroindustri tempe layak untuk dijalankan.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi VI Rineka Cipta. Jakarta.

Astawan, M. 2004. Potensi Tempe Ditinjau dari Segi Gizi dan Medis. Dalam Astawan, M (Ed) Tetap Sehat dengan Produk Makanan

Olahan. Tiga Serangkai, Solo. Pp 7-16. Biro Pusat Statistik. 2005. Ciamis dalam Angka. Ciamis.

Buckle K.A dkk.2007. Ilmu Pangan. Indonesia University Press. Jakarta.

Departemen Pertanian. 2005. Prospek dan Arah Pengembangan

Agribisnis Kedele. Jakarta.

Desa Pawindan. 2014. Laporan Perkembangan Data Penduduk Desa Pawindan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Ciamis.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ciamis. 2013. Daftar Sentra Industri Menengah. Ciamis.

. 2013. Data Potensi Industri Kecamatan Ciamis. Ciamis.

Fatoni. 2006. Organisasi dan Manajemen Sumber Sumber Daya Manusia. Rineka Cipta. Jakarta

Hidayat, N. 2008. Fermentasi Tempe. http://ptp2007.files.wordpress.com/2008/03/fermentasi-tempe.pdf (Diakses pada 21/21/2014)

http:// jabar.bps.go.id/indikator/angka-sementara-2013-produksi-padi-jagung-kedelaiprovinsi-jawa-barat (Diakses pada 27/03/2014).

http://www .bps.go.id/tnmn_pgn.php (Diakses pada 12/04/2014).

Tunggadewi. 2009. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/11579 (Diakses pada 26/04/2014)

Lestari, E. 2004. Pengaruh Penambahan Bekatul Sebagai Bahan Pengisi Tempe Terhadap Kadar Protein Tempe Kedelai. Skripsi: UMS. Narbuko.

Chalid dan Achmad, A. 2009. Metodologi Penelitian. Bumi Aksara.

Jakarta.

Nunung, Anna dan Dwi, R. 2009. Bunga Rampai Agribisnis. IPB Press Kampus IPB Darmaga. Bogor.

Ritonga. 2003. Kependudukan dan Lingkungan Hidup Edisi ke-dua. Lembaga Demografi FE Universitas Indonesia. Jakarta.

Rodjak, A. 2006. Manajemen Usahatani. Pustaka Giratuna Bandung, Fakultas Pertanian, Universitas Padjajaran. Bandung.

Pusfitasari, R. 2011. Analisis Kelayakan dan Sensitivitas Agroindustri Tempe (Suatu Kasus di Desa Sindangrasa Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis). Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas

Pertanian Universitas Galuh Ciamis. Skripsi (tidak dipublikasikan).

S. Wirakusumah, Dra. Emma. 2005. Tempe makanan “super” asli indonesia. Penebar Swadaya. Jakarta.

Saragih, B. 2001. Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. PT Loji Griya Sarana. Bogor.

. 2004. Perkembangan Mutakhir Pertanian Indonesia dan Agenda

Pembangunan ke Depan. Jurnal Sosial ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang.

Sarwono. 2002. Membuat Tempe dan Oncom. Penebar Swadaya. Jakarta.

. 2005. Membuat Tempe dan Oncom Edisi ke-dua. Penebar Swadaya. Jakarta.

Schmidt dan Ferguson dalam Tjasyono. 2004. Klimatologi. ITB. Bandung.

Soekartawi. 2002. Pengantar Agroindustri. Raja Grapindo. Jakarta.

. 2005. Agribisnis, Teori dan Aplikasinya. Raja Grapindo. Jakarta.

Soetriono, Anik dan Rijanto. 2006. Pengantar Ilmu Pertanian. Bayumedia Publishing. Malang.

Suratiyah, K. 2006. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suryana, A. 2005. Arah, Strategi dan Program Pembangunan Pertanian 2005-2009. Badan Penelitian dan pengembangan Pertanian.

Departemen Pertanian. Jakarta.

Tarigan, H. 2007. Peningkatan Nilai Tambah Melalui Pengembangan Agroindustri di Kabupaten Lumajang. Jurnal Semnas4 Des07. Bogor.

Wirosuharjo. 2004. Dasar-dasar Demografi. Lembaga Demografi FE Universitas Indonesia. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v1i3.222

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-2754011

Email: agroinfogaluh@gmail.com


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: