ANALISIS RISIKO PRODUKSI MELON HIDROPONIK DI GLENMORE FARM DESA PUSEURJAYA KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN KARAWANG

Al-Dist Nazwa Nurhalisa, Fatimah Azzahra, Siti Mariyani

Abstract


Budidaya melon hidroponik merupakan salah satu sistem produksi hortikultura yang memiliki potensi untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Namun proses produksinya masih menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan menyebabkan ketidakstabilan hasil panen. Salah satu usaha budidaya melon hidroponik yang menghadapi kondisi tersebut adalah Glenmore Farm di Kabupaten Karawang. Berdasarkan hasil observasi, tingkat kegagalan benih mencapai sekitar 10%, sedangkan kegagalan produksi pada fase intensifikasi vegetatif mencapai 35%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko produksi melon hidroponik menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), menentukan risiko prioritas menggunakan Diagram Pareto, serta merumuskan strategi mitigasi yang sesuai. Penelitian menggunakan metode pendekatan campuran dengan teknik purposive sampling terhadap 6 informan yang terdiri atas pemilik usaha, kepala kebun, 2 pengelola rumah kaca , dan 2 pakar budidaya melon hidroponik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis FMEA dilakukan melalui penilaian Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D) untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN), sedangkan Diagram Pareto digunakan untuk menentukan prioritas risiko. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 31 risiko produksi yang tersebar pada 7 fase pertumbuhan melon hidroponik. Risiko dengan nilai RPN tertinggi adalah benih gagal tumbuh (R fp 1) sebesar 489,38, diikuti daun tanaman kerdil (R fpdb 13) sebesar 384,75 dan perawatan bibit terlambat (R fb 9) sebesar 360,00. Analisis Diagram Pareto menunjukkan terdapat 15 risiko prioritas yang memberikan kontribusi kumulatif sebesar 79% terhadap total risiko produksi. Strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi penggunaan benih berkualitas, peningkatan sanitasi area persemaian, pengelolaan lingkungan rumah kaca , serta penguatan manajemen budidaya dan tenaga kerja. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat mendukung stabilitas dan keberlanjutan produksi melon hidroponik.

Keywords


melon hidroponik, risiko produksi, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Diagram Pareto, mitigasi risiko.

References


Bening, N. A., Tanaya, I. P., & Syarifuddin, S. (2021). Analisis Nilai Tukar Petani Pada Usahatani Hortikultura Di Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Jurnal: Agroteksos, 31(1), 32–43. https://doi.org/10.29303/agroteksos.v31i1.636

[BPS]. Badan Pusat Statistik (2024). Keadaan Angkatan Kerja Di Indonesia. Diakses Pada 14 Mei 2026 dari https://www.bps.go.id/id/publication/2025/06/20/fec826c9a88adaa045a6ac9f/keadaan-angkatan-kerja-di-indonesia-februari-2025.html

[BPS]. Badan Pusat Statistik (2024). Produksi Tanaman Buah-buahan. Diakses Pada 2 Oktober 2025 dari https://www.bps.go.id/id/statistics table/2/NjIjMg==/produksi-tanaman-buah-buahan.html

[BPS]. Badan Pusat Statistik (2025). Produksi Tanaman Sayuran dan Buah Buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman di Kabupaten Karawang. Diakses Pada 2 Oktober 2025 dari https://karawangkab.bps.go.id/id/statistics table/3/VFV4MmQxaG9kakZrVUdWeEx6aDFUMnN6WmpocVp6MDkjM w==/production-of-seasonal-vegetables-and-fruits-by-kind-of-plant-in karawang-regency--2019.html

[BPS]. Badan Pusat Statistik (2024). Rata-rata Pengeluaran Perkapita Seminggu Menurut Kelompok (Rupiah/Kapita/Minggu). Buah-Buahan Diakses Per Kabupaten/kota Pada 2 Oktober 2025 dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjExOCMy/rata-rata pengeluaran-perkapita-seminggu-menurut-kelompok-buah-buahan-per kabupaten-kota.html

Hendri, R. (2022). Mixed Methods Untuk Penelitian Perikanan (Cetakan Pe). Universitas Riau Press.

Lubis, D. S. M., & Jocom, S. G. (2024). Analisis Risiko Usahatani Padi Organik Pada Kelompok Tani Mandiri Di Kelurahan Taratara Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon. Jurnal Agribisnis Dan Pengembangan Pedesaan, 6(4), 189–200. https://doi.org/https://doi.org/10.35791/agrirud.v6i4.57524

McDermott. (2009). The Basics of FMEA second edition. A Productivity Press Book.

Minarni, E. W., & Ulinnuha, Z. (2023). Pengaruh Perbedaan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Melon pada Sistem Hidroponik NFT The Effect of Differences in Planting Spacing on the Growth and Quality of. 25(1), 145–151.

Murgayanti, M., Anjarsari, I. R. D., & Umiyati, U. (2025). Prospek Pengembangan Budidaya Melon Di Desa Cileles Kabupaten Sumedang. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 14(1), 54–59. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v14i1.60768

Sugiyono, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Cv.

Trisnawati, D., Rozaki, Z., Wulandari, R., Amanah, C. W., & Muhammadiyah, U. (2024). Eksistensi Generasi Muda dalam Membangun Pertanian Modern dengan Memanfaatkan Sistem Hidroponik dan Aquaponik. Prosiding UMY, Vol. 1 No., 83–89. https://doi.org/https://prosiding.umy.ac.id/semnasagriumy/index.php/ag/article/view/42




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v13i3.25623

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-2754011

Email: agroinfogaluh@gmail.com


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: