ANALISIS USAHATANI CABAI MERAH DI DESA BUANAMEKAR KECAMATAN PANUMBANGAN KABUPATEN CIAMIS

Muhamamad Rejib Sidiq, Agus Yuniawan Isyanto, Muhamad Nurdin Yusuf

Abstract


Cabai merah merupakan komoditas sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia baik untuk di konsumsi oleh rumah tangga maupun industri makanan. Besarnya pendapatan yang dihasilkan petani sangat mempengaruhi motivasi petani dalam melakukan usahatani. Semakin tinggi pendapatan yang diperoleh petani maka akan semakin giat dan termotivasi petani tersebut melakukan usahataninya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani cabai merah di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis., 2) R/C usahatani cabai merah di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriftif dengan mengambil kasus di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus yang dilakukan untuk mengidentifikasi biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usahatani cabai merah di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel penelitian untuk budidaya cabai merah adalah menggunakan teknik Non Probability Sampling yang diambil yaitu dengan sampling jenuh (sensus) yaitu metode penarikan sampel jika semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hasil penelitian 1) Besarnya biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh petani cabai merah yang berada di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis adalah yaitu Rp 14.583.621,00 dan penerimaan rata-rata yang diperoleh petani cabai yaitu Rp 29.072.308,69 dalam satu kali musim tanam, pendapatan rata-rata yang diperoleh dalam usahatani cabai merah yaitu Rp 14.588.686,19 dalam satu kali musim tanam, 2) Para petani dalam usahatani cabai merah, apabila dilihat dari segi ekonomis cukup menguntungkan. Hal ini dapat dilihat dari nilai R/C yaitu 1,82 artinya setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan yaitu 1,82 dan memperoleh pendapatan atau keuntungan yaitu 0,82.

Keywords


Kata kunci: Usahatani, Biaya, Penerimaan, Pendapatan, R/C.

References


Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Setiadi. 2011. Bertanam Cabai di Lahan dan Pot. Indonesia: Penebar Swadaya

Soekartawi. 2002. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil–Hasil PertanianTeori dan Aplikasinya. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Supriyono. 2011. Akuntansi Biaya Pengumpulan Biaya dan Penentuan Harga Pokok,Buku 1 Edisi 2. Yogyakarta: BPFE.

Suratiyah, Ken. 2015. Ilmu Usahatan edisi revisi.Jakarta : Penebar Swadaya. 156 Hal




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v10i3.7470

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-2754011

Email: agroinfogaluh@gmail.com


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: