ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI TAHU DI KABUPATEN PANGANDARAN

Santi Rahayu, Iwan Setiawan, Muhamad Nurdin Yusuf

Abstract


Industri rumah tangga seharusnya melakukan pencatatan dalam pengelolaan usahanya, sehingga diketahui secara pasti pendapatan dan kelayakan usaha yang sebenarnya. Pada kenyataannya, sebagian tidak melakukannya, termasuk usaha agroindustri tahu di Desa Parigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha agroindustri tahu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan juga wawancara dengan responden serta data sekunder yang diperoleh dari dinas dan instansi terkait. Teknik penarikan sampel dilakukan secara sensus terhadap 4 perajin agroindustri tahu yang ada di Desa Parigi Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Besarnya biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh perajin agroindustri tahu adalah sebesar Rp 667.537,52 dan penerimaan rata-rata yang diperoleh perajin sebesar Rp 1.240.000 dalam satu kali proses produksi sehingga pendapatan rata-rata yang diperoleh perajin agroindustri tahu sebesar Rp 572.462,48 dalam satu kali proses produksi; 2) Usaha agroindustri tahu menguntungkan dengan nilai R/C 1,96.

Keywords


Agroindustri, Kelayakan, Pendapatan

References


Arwati. 2018. Pengantar ilmu pertanian berkelanjutan. Inti Mediatama: Makassar.

Badan Pusat Statistik. 2008. Statistik Indonesia Tahun 2008. BPS: Jakarta.

Huda, IZ. Noor, TI. Yusuf, MN. 2022. Analisis usaha agroindustri tahu (Studi kasus pada agroindustri tahu sumber rezeki di desa balokang kecamatan banjar kota banjar). Agroinfo Galuh, 9(1): 313-325.

Julius, L. R. 2015. Perekonomian Indonesia dan Dinamika Ekonomi Global. Mitra Wacana Media: Jakarta.

Rukmana dan Yuniarsih. 2008. Budidaya kedelai dan pasca panen. Kanasius: Yogyakarta.

Salim, E., 2013. Kiat Cerdas Wirausaha Aneka Olahan Kedelai, Andi: Yogyakarta

Soekartawi. 2016. Ilmu Usaha Tani. Universitas Indonesia : Jakarta.

Saparinto, C & Diana, 2006. Bahan tambahan pangan (lwg). Kanisius: Yogyakarta.

Suprapto. 2008. Karakteristik penerapan dan pengembangan agroindustri hasil pertanian di indonesia. Universitas Mercu Buana: Jakarta.

Supriadi, I. Soetoro. Yusuf, MN. 2018. Rentabilitas dan Penyerapan Tenaga Kerja Agroindustri Tahu Bulat Serta Kontribusinya Terhadap Pendapatan Total Perajin (Studi Kasus Pada Agroindustri Tahu Bulat Songkha di Desa Muktisari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis). Agroinfo Galuh, 4(2): 723-728.

Wibowo, S. Setiawan, I. Yusuf, MN. 2021. Analisis Kelayakan Agroindustri Tahu di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar. Agroinfo Galuh, 8(1): 137-151.

Zakiah. 2012. Preferensi dan Permintaan Kedelai pada Industri dan Implikasinya Terhadap Manajemen Usaha Tani. Mimbar, 28(1): 77-84.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v9i2.7534

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-2754011

Email: agroinfogaluh@gmail.com


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: