KOMPARASI BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DENGAN SISTEM TANPA OLAH TANAH (TOT) DAN SISTEM OLAH TANAH SEMPURNA (OTS) DI DESA BANGUNHARJA KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

Juju Yusmaningsih, Agus Yuniawan Isyanto, Ane Novianty

Abstract


ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya dan pendapatan pada usahatani jagung hibrida dengan sistem Tanpa Olah Tanah (TOT) dan sistem Olah Tanah Sempurna (OTS) di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, (2) Komparasi antara pendapatan hasil usaha jagung hibrida dengan sistem Tanpa Olah Tanah (TOT) dengan sistem Olah Tanah Sempurna (OTS) di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah kuantitatif dan metode yang digunakan survei dengan jumlah petani jagung sebanyak 50 orang (25 sistem TOT dan 25 orang sistem OTS).  Berdasarkan hasil penelitian menunjukan : 1) Rata-rata biaya total pengelolaan usaha jagung hibrida dengan sistem OTS di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis yaitu Rp. 17.559.688,70 sedangkan rata-rata biaya usahatani jagung hibrida sistem TOT Rp. 13.337.025,54. Rata-rata pendapatan usahatani hibrida dengan sistem OTS di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis yaitu Rp 8.573.770,12, sedangkan rata-rata pendapatan usahatani jagung hibrida dengan sistem TOT yaitu Rp. 12.790.334,46 untuk satu hektar dalam satu kali musim tanam. 2) Nilai signifikansi pada biaya dan pendapatan usahatani jagung hibrida sistem OTS dan TOT sebesar 0,000 Dimana dalam pengambilan keputusan independent simple t-test menyatakan bahwa jika Sig. (2- tiled) lebih kecil dari 0,050 maka terdapat perbedaan yang signifikan anatara variabel biaya dan pendapatan usahatani jagung hibrida sistem OTS dan TOT.

Keywords


Biaya, Komparasi, Penerimaan, Pendapatan, Usahatani Jagung

References


Aisyah, N. 2021. Usia Produktif Diukur dari Rentang Usia Berapa? Ini Penjelasannya. Detikpedia.

Agustian A. 2014. Daya saing komoditas padi, jagung, dan kedelai dalam konteks pencapaian swasembada pangan. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Amzeri, A. 2018. Tinjauan Perkembangan Pertanian Jagung Di Madura Dan Alternatif Pengolahan Menjadi Biomaterial. Jurnal Ilmu Pertanian Rekayasa Volume 11, No. 1. Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo. Madura.

Andriani. 2018. Analisis Komparatif Biaya Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung (Zea mays L) dan Padi (Oryza sativa L) di Desa Buntu Batuan Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang.

[Balitsereal] Balai Penelitian Tanaman Serealia. 2010. Pangan Sehat Jagung Ungu Kaya Antosianin. [Terhubung Berkala. Http://Balitsereal.Litbang.Pertanian.Go.Id/Index.Php/4-Berita/Infoaktual/368-Jagung-Ungu-Kaya-Antosianin96 [13 Oktober 2021].

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. 2018. Teknik Budidaya Tanpa Olah Tanah (TOT). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Lamongan.

Balai Penyuluhan Pertanian, 2020. Luas Tanam, Panen, Produksi dan Produktivitas Jagung. BPP Cisaga.

Brandli, D., dan S. Reinacher. 2012. Toleransi glifosat dalam kanola PRG gen GOX modifikasi. Diakses dari http://isaaa.org/ kc/cropbiotechupdate/files/bahasa.pdf.

Ditjentan Pangan, 2010. Mempertahankan Swasembada Jagung Menuju Kemandirian Pangan. Sinar Tani Edisi 20-28 Oktober 2010. No.3376 Tahun XLI.

Dewi, Ratna Komala. 2015. Bahan Ajar Manajemen Usahatani. Denpasar: Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Desa Bangunharja, 2021. Monografi Desa Bangunharja.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis. 2019. Luas Tanam, Panen, Produksi dan Produktivitas Jagung. Dinas Pertanian.

Ekawati, F.Y. 2019. Teknik Budidaya Tanpa Olah Tanah (TOT) http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/82181/TEKNIK-BUDIDAYA-TANPA-OLAH-TANAH-TOT/

Fadhly, A.F. dan F. Tabri. 2016. Pengendalian Gulma pada Pertanaman Jagung. Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros.

Hermawan, H. Dkk. 2017. Analisis Biaya, Pendapatan Dan R/C Usahatani Jagung Hibrida Varietas Bisi 2 (Zea mays Linn.) (Suatu Kasus di Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis).

Kementerian Pertanian. 2016. Outlook Komoditas Pertanian Sub Sektor Tanaman Pangan (Jagung). Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian. Jakarta.

Nurdiansyah, P. 2019. Analisis Komparatif Usahatani Jagung Sistem Olah Tanah Dan Tanpa Olah Tanah” (Studi Kasus di Desa Rowomarto Kec. Patianrowo Kab. Nganjuk). Skripsi thesis, Universitas Kadiri.

Nuryani, 2019. Pengolahan Tanah Tanaman Jagung. Cybex. Pertanian.go.id. http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/83576/PENGOLAHAN-TANAH-TANAMAN-JAGUNG/

Nurkholis, A. 2016. Evaluasi Kondisi Demografi Secara Temporal

Di Provinsi Bengkulu: Rasio Jenis Kelamin, Rasio Ketergantungan, Kepadatan Peduduk.

Moenandir, J. 2010. Ilmu Gulma. Universitas Brawijaya Press. Malang.

Pangemanan, P.A. Dkk. 2016. Perbandingan Pendapatan Usahatani Campuran

Berdasarkan Pengelompokan Jenis Tanaman. ISSN 1907– 4298 , Volume 12 (2A) : hal 83. Agri-Sosioekonomi Unsrat.

Perkasa, Achmad Yozar. 2015. Studi Pengendalian Gulma dengan Menggunakan Herbisida pada Budidaya Kedelai Jenuh Air di Lahan Pasang Surut. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Rukmana, R. 2010. Jagung Budidaya, Pascapanen, dan Penganekaragaman Pangan. CV. Aneka Ilmu. Semarang.

Sembodo, D. R. J. 2010. Gulma dan Pengelolaannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Simanjuntak, 2008. Perkembangan Land Ratio di Kabupaten Langkat. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. Medan.

Soekartawi.2015. Analisis Usahatani. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Sugiyono.2018. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung PT Alfabeta.

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Syahrizal. 2017. Adaptasi Varietas Jagung Hibrida Hasil Badan Litbang Pertanian Pada Lahan Gambut Dangkal Aie Tajun Lubuk Alung Padang Pariaman. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat.

Wahyudin, A. Ruminta, dan Bacthiar, D.C. 2015. Pengaruh Jarak Tanam Berbeda pada Berbagai Dosis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Hibrida P-12 di Jatinangor. Jurnal Kultivasi. Vol.14, No. 1, Maret 2015.

Wahyudin, A, dkk. 2018. Respons tanaman jagung (Zea mays L.) hibrida terhadap aplikasi paraquat pada lahan tanpa olah tanah (TOT). Jurnal Kultivasi Vol. 17 (3) Desember 2018. Universitas Pdjadjaran.

Wijayatmoko, S. 2019. Budidaya Jagung Tanpa Olah Tanah (TOT). http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/70665/Budidaya-Jagung-Tanpa-Olah-Tanah-tot/

Wulandari. Dkk. 2021. Analisis Biaya Dan Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida Di Desa Cihaur Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka.

Yusuf, M. Dkk. 2018. Analisis Komparatif Usahatani Jagung Dan Kedelai Di

Kabupaten Jember.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v9i3.7591

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-2754011

Email: agroinfogaluh@gmail.com


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: