ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KONFLIK DENGAN INTENSITAS KONFLIK EMERGING DALAM KONFLIK LAHAN PERKEBUNAN ANTARA MASYARAKAT DESA KOTO AMAN DENGAN PT. SEKAR BUMI ALAM LESTARI

Kausar Kausar, Cepriadi Cepriadi, Nurul Ula Hidayanti

Abstract


Konflik lahan perkebunan antara masyarakat Desa Koto Aman dengan PT. Sekar Bumi Alam Lestari berawal dari pihak masyarakat yang menyatakan bahwa lahan perkebunan kelapa sawit seluas ±1.500 hektar yang masuk kedalam HGU perusahaan merupakan milik masyarakat. Masyarakat menuntut pembatalan sertifikat HGU atau perusahaan melakukan ganti rugi secara keseluruhan terhadap lahan masyarakat yang masuk kedalam HGU perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab konflik dan menganalisis hubungan faktor-faktor penyebab konflik dengan intensitas konflik emerging yang terjadi antara masyarakat Desa Koto Aman dengan PT. Sekar Bumi Alam Lestari. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 orang masyarakat yang diambil secara Purposive Sampling. Penelitian ini diukur secara kuantitatif dengan menggunakan alat analisis berupa analisis skala likert dan analisis Uji Korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil uji korelasi Rank Spearman aspek penyebab konflik dengan skor tinggi memiliki nilai yang signifikan yaitu aspek imbalan tidak layak, aspek perbedaan pendapat, aspek keterbatasan sumber, dan aspek kebutuhan.

Keywords


konflik, intensitas konflik, konflik emerging, masyarakat, perkebunan

References


Handoyo. 2015. Resolusi konflik di taman nasional Tesso Nilo Riau, Indonesia: tinjauan relasi pemangku kepentingan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan. 12(2): 89-103

Marina, I. & Dharmawan, A.H. (2011). Analisis konflik sumberdaya hutan di kawasan konservasi. Sodality: Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia. 5(1): 90-96

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung

Sumardjo, R.S., Saleh A., Dahri & Firmansyah, A. 2014. Tipologi konflik berbasis sumber daya pangan di wilayah perkebunan sawit. JIPI: Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 19(3): 189-196

Trimo, L. 2016. Pemetaan konflik antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat sekitar. AGRICORE: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian. 1(1): 62-68

Scale Up. 2020. Annual Report Riset Konflik Sumber Daya Alam di Riau Tahun 2019

Sujarweni. 2014. SPSS Untuk Penelitian. Pustaka Baru Press. Yogyakarta

Wirawan. 2010. Konflik dan Manajemen Konflik: Teori, Aplikasi, dan Penelitian. Salemba Humanika. Jakarta

Zulfikar, A.M. dan F. Tonny. 2018. Analisis konflik pengelolaan sumberdaya alam di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. 2(5): 638-652




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v10i1.9143

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-2754011

Email: agroinfogaluh@gmail.com


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: