RESISTENSI PEREMPUAN TOKOH DIANA DALAM FILM PENGEPUNGAN DI BUKIT DURI KAJIAN FEMINISME SASTRA

Raisha Nissa Fitri, Siti Ma'wah Auliya, Intan Sari Ramdhani

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan nilai resistensi perempuan tokoh Diana dalam film pengepungan di bukit duri kajian feminisme sastra. Penelitian ini menggunakan teori Naomi Wolf yang memiliki dua tradisi feminisme, yang digunakan peneliti adalah feminisme kekuasaan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Objek data penelitian yaitu film Pengepungan di Bukit Duri, dengan fokus khususnya pada adegan, dialog, dan narasi yang berkaitan dengan karakter Diana sebagai sosok perempuan. Tahap analisis data penelitian ini adalah mencatat dialog dan narasi tokoh Diana, lalu memilah manakah yang termasuk kedalam tradisi feminisme kekuasaan. Selanjutnya peneliti menyajikan temuan data yang didapat dalam bentuk tabel, lalu diidentifikasi bentuk resistensi-nya. Terakhir peneliti menarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan catat. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri, dibantu dengan telepon pintar (smartphone) dalam mencatat dialog, adegan, serta suasana yang diduga termasuk ke dalam sampel penelitian. Hasil penelitian penelitian ditemukan 9 data yang termasuk kedalam feminisme kekuasaan, yakni 3 data idependesi, 2 data altruisme, 2 data persisten, 1 data chauvinisme, dan 1 data ketangguhan. Peneliti tidak menemukan data revolusioner dari temuan kutipan dialog serta adegan dari tokoh Diana. Penelitian diharapkan dapat memberikan penilaian tentang resistensi perempuan dalam streotip sosial.

Keywords

feminisme; resistensi; film; tokoh

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.