KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA PADA NOVEL ANJING MENGEONG, KUCING MENGGONGGONG KARYA EKA KURNIAWAN

Melly Luthfi Fauzieah, Sirojul Munir, Andri Noviadi

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kajian sosiologi sastra pada novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong karya Eka Kurniawan dan mendeskripsikan bahan ajar yang berkaitan dengan kajian sosiologi sastra agar peserta didik mampu mengevaluasi gagasan dari membaca teks fiksi di media cetak. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu metode yang menggambarkan analisis sosiologi sastra menggunakan teori Ian Watt pada novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong karya Eka Kurniawan. Penelitian ini menggunakan teori Ian Watt yang memfokuskan tiga aspek yaitu konteks sosial pengarang, sastra sebagai cerminan masyarakat dan fungsi sosial sastra. Konteks sosial pengarang diungkapkan tema, amanat, sudut pandang, dan gaya bahasa yang mencerminkan pengaruh sosial dan lingkungan terhadap pengarang dalam menulis cerita. Sastra sebagai cerminan masyarakat digambarkan melalui tema, tokoh, alur dan latar yang mencerminkan keadaan masyarakat pada novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong. Fungsi sosial sastra digambarkan melalui tema, amanat, tokoh dan latar sebagai perubahan dan pesan yang disampaikan penulis dalam novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong.Kata Kunci: Sosiologi Sastra, novel.

Keywords

Sosiologi Sastra, Novel

Full Text:

PDF

References

Daftar Pustaka

Abdullah. (2018). Berbagai Metodologi dalam Penelitian Pendidikan dan Manajemen000. Gowa: Gunadarma Ilmu.

Abrams, M. H. (1999). A glossary of literary terms (7th ed.). Heinle & Heinle Publishers.

Abrams, M. H., & Harpham, G. G. (2012). A glossary of literary terms (10th ed.). Boston: Wadsworth Cengage Learning

Affan, M. (2012). Konflik sosial antara Arab Badawi dan Arab Muslim di era pemerintahan Dinasti Umayah (tinjauan sosiologi sastra terhadap syair Majnun Laila). Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Direktorat Pendidikan Tinggi Islam.

Arends, R. I. (2012). Learning to Teach. McGraw-Hill.

Bandura, Albert. (1977). Social Learning Theory. Prentice Hall.

Csikszentmihalyi, M. (1990). Flow: The Psychology of Optimal Experience. Harper & Row.

Damono, Sapardi Djoko. (2002). Pedoman Penelitian Sosiologi Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Damono, Sapardi Djoko. (1977). Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Detik.Com. (2024). Vakum 8 Tahun, Eka Kurniawan Rilis dan Diskusi Novel Terbarunya

https://www.detik.com/jatim/budaya/d-7685484/vakum-8-tahun-eka-kurniawan-rilis-dan-diskusi-novel-terbarunya/amp

Durkheim, É. (1984). The Division of Labor in Society (W. D. Halls, Trans.). New York: Free Press. (Original work published 1893)

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis. W. W. Norton & Company.

Faruk. (2012). Pengantar Sosiologi Sastra: Dari Strukturalisme Genetik sampai Postmodernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fish, S. (1980). Is there a text in this class? The authority of interpretive communities. Harvard University Press.

Freud, S. (1936). The ego and the mechanisms of defence. London: Hogarth Press.

Goldmann, L. (1975). The hidden God: A study of tragic vision in the Pensées of Pascal and the tragedies of Racine (P. Thody, Trans.). London: Routledge & Kegan Paul.

Iser, W. (1978). The act of reading: A theory of aesthetic response. Johns Hopkins University Press.

Junus, U. (1986). Sosiologi sastera: Persoalan teori dan metode. Dewan Bahasa dan Pustaka.

Kartini Kartono. (2008). Patologi Sosial II: Kenakalan Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kenny, A. (1966). An Introduction to the Theory of Knowledge. Macmillan.

Kurniasih, Dewi. et al. (2019). Teknik Analisa. Bandung: ALFABETA cv

Najid, M. (2003). Mengenal apresiasi prosa fiksi. Kreasi Media Promo.

Nurgiyantoro, Burhan. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Sleman: Gadjah Mada University Press.

Purba, Antilan. (2010). Sastra Indonesia Kontemporer. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ratna, Nyoman Kutha. (2003). PARADIGMA SOSIOLOGI SASTRA. YOGYAKARTA: PUSTAKA PELAJAR.

Ratna, Nyoman Kutha. (2004). Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rosenblatt, L. M. (1978). The reader, the text, the poem: The transactional theory of the literary work. Southern Illinois University Press.

Sarlito Wirawan Sarwono. (2001). Psikologi Remaja. Jakarta: Radja Grafindo Persada.

Satinem. (2019). Apresiasi Prosa Fiksi: Teori, Metode dan Penerapannya. Sleman: Deepublish.

Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective. Pearson.

Siswandari, S. (2009). Amanat dalam Karya Sastra. Pustaka Pelajar.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sumardjo, J. (1983). Estetika sastra: Suatu pengantar. Pustaka Jaya.

Suraya, Juhan. (2022). Refleksi kehidupan Masyarakat Minangkabau pada Tahun 1920-an dalam Novel Salah Asuhan (1928). Karya Abdoel Moeis: Kajian Sosiologi Sastra Ian Watt. Jurnal Nuansa Indonesia, 24(2), 124.

Swingewood, A. (1972). The Sociology of Literature. London: Frank Cass.

Vaillant, G. E. (1992). Ego mechanisms of defense: A guide for clinicians and researchers. American Psychiatric Press

Wasil, Mohammad. et al. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Padang: Global Eksekutif Teknologi.

Wahyu, D. (2005). Perubahan sosial dan pembangunan. PT. Hecca Mitra Utama.

Weber, M. (1978). Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology (G. Roth & C. Wittich, Eds.). Berkeley: University of California Press.

Wellek, R., & Warren, A. (1949). Theory of Literature. New York: Harcourt, Brace and Company.

Widayati, Sri. (2020). Buku Ajar Kajian Prosa Fiksi. Baubau: LPPM Universitas Muhammadiyah Buton Press.

Williams, Raymonds. (1977). Marxism and Literature. Oxford University Press.

Wiyatmi. (2013). Sosiologi sastra. Kanwa Publisher.

Yasa, I. N. (2012). Teori sastra dan penerapannya. Karya Putra Darwati.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.