FENOMENA BAHASA GAUL GENERASI Z DI INSTAGRAM DAN DAMPAKNYA TERHADAP KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA FORMAL

Rahmi Taufik Maulana, Herdiana Herdiana, Sri Mulyani

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan bahasa gaul oleh Generasi Z di media sosial Instagram Picky Picks yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan bahasa Indonesia secara formal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik penggunaan bahasa gaul Generasi Z di Instagram Picky Picks dalam aplikasi dengan kemampuan berbahasa Indonesia secara formal serta mendeskripsikan alternatif pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi berdasarkan fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis konten dan analisis tematik. Sumber data berupa caption dan komentar pada akun Instagram Picky Picks, dikumpulkan melalui dokumentasi dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri-ciri bahasa gaul yang digunakan oleh Generasi Z meliputi singkatan, akronim, penggalan, dan kontraksi. Penggunaan yang masif dapat menurunkan sensitivitas siswa terhadap struktur dan kaidah bahasa formal. Oleh karena itu, dikembangkan bahan ajar menulis teks eksposisi fenomena berbasis bahasa gaul dengan memperhatikan aspek isi, penyajian, dan keterbacaan sesuai fase perkembangan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa gaul dapat dimanfaatkan sebagai jembatan pembelajaran kontekstual yang mampu meningkatkan kesadaran berbahasa formal secara kreatif dan adaptif.

Keywords

Kata Kunci: Bahasa Gaul, Generasi Z, Instagram, Media Sosial, Bahasa Indonesia Formal, Bahan Ajar, Teks Eksposisi, Pendidikan Bahasa.

Full Text:

PDF

References

Adibah, D. S., Cicit, A., Aisyah, N., & Khoiriah, Q. (2023). Dampak dan transformasi

perkembangan bahasa gaul. ResearchGate. https://www.researchgate.net/

(Diakses 17 Desember 2024)

Aldhea, S., Alwansyah, Y., & Anggriawan, A. (2023). Pengaruh bahasa gaul terhadap

penggunaan bahasa Indonesia oleh mahasiswa. Jurnal Tarbiyah, 3(1), 1–9.

Auva, R. A. (2019). Penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa gaul di kalangan remaja.

Jurnal IAIDA, 5(2), 45–53.

Aulia, Z., Elok, M., Yulianti, W., & Yustanto, H. (2023). Ragam bahasa slang oleh remaja

Gen Z pada media sosial. Jurnal UNS, 3(2), 98–109.

Bambang, D. A. (2012). Instagram handbook. Jakarta: Mediakita.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education. Boston: Allyn &

Bacon.

Boyd, D. (2014). It’s complicated: The social lives of networked teens. New Haven: Yale

University Press.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research

in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods

approaches (4th ed.). London: SAGE Publications.

Dalman. (2018). Menulis karya ilmiah. Jakarta: Rajawali Pers.

Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods.

New York: McGraw-Hill.

Halliday, M. A. K. (1978). Language as social semiotic: The social interpretation of

language and meaning. London: Edward Arnold.

Keraf, G. (1984). Komposisi: Sebuah pengantar kemahiran bahasa. Ende: Nusa Indah.

Keraf, G. (1986). Argumentasi dan narasi. Jakarta: Gramedia.

Kosasih, E. (2012). Pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif di SMP/SMA. Bandung:

Yrama Widya.

Kosasih, E. (2021). Strategi pembelajaran Bahasa Indonesia. Bandung: Yrama Widya.

Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis. California: SAGE

Publications.

Nasrullah, R. (2016). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi.

Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.

Rahmat. (2011). Psikologi belajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Seemiller, C., & Grace, M. (2016). Generation Z goes to college. San Francisco: Jossey-Bass.

Siregar, R. (2010). Bahasa Indonesia dalam konteks akademik. Jakarta: Kemendikbud.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Syafi’, J., & Laili, R. K. (2021). Fenomena bahasa gaul sebagai kreativitas linguistik dalam

media sosial Instagram pada era milenial. Jurnal IAIDA, 1(1), 23–30.

Tajfel, H., & Turner, J. C. (1986). The social identity theory of intergroup behavior. In S.

Worchel & W. G. Austin (Eds.), Psychology of intergroup relations (pp. 7–24).

Chicago: Nelson-Hall.

Keidar, D., Opedal, A., Jin, Z., & Sachan, M. (2022). Slangvolution: A causal analysis of

semantic change and frequency dynamics in slang. arXiv.

https://arxiv.org/abs/2210.12240

Kulkarni, V., & Wang, W. Y. (2017). TFW, DamnGina, Juvie, and Hotsie-Totsie: On the

linguistic and social aspects of internet slang. arXiv.

https://arxiv.org/abs/1706.00160

Sun, Z., Zemel, R., & Xu, Y. (2021). A computational framework for slang generation. arXiv.

https://arxiv.org/abs/2106.01073

Zulkhaeriyah, Z., Rosyadi, D., & Pujiati, T. (2023). The impact of slang language used by

“Gen Z” on the existence of Indonesian language. ELS Journal on Interdisciplinary

Studies in Humanities, 6(3), 574–579.

https://doi.org/10.34050/elsjish.v6i3.28464.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.