GAYA BAHASA PERTENTANGAN DALAM NOVEL “TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR” KARYA TERE LIYE

Syarif Hidayatullah, Rifa’atussalwa Hayati

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk dan fungsi gaya bahasa pertentangan dalam novel Teruslah Bodoh, Jangan Pintar karya Tere Liye serta menjelaskan kontribusinya terhadap penyampaian pesan politis. Data penelitian berupa 39 kutipan teks yang dianalisis menggunakan teori gaya bahasa pertentangan Tarigan (2013), meliputi sinisme (20 kutipan), ironi (7), hiperbola (6), sarkasme (5), dan litotes (1). Setiap kutipan dianalisis secara kontekstual berdasarkan penutur, lawan tutur, situasi, dan perannya dalam membangun makna naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa pertentangan digunakan secara konsisten untuk menghadirkan kritik tajam terhadap praktik kekuasaan dan korupsi, menegaskan konflik antara rakyat dan pejabat, serta memperkuat ketegangan emosional antar tokoh. Dengan demikian, gaya bahasa pertentangan tidak sekadar berfungsi sebagai unsur estetis, melainkan juga sebagai instrumen retorik utama yang mempertegas kritik sosial-politik Tere Liye. Temuan ini berkontribusi pada kajian stilistika dengan memberikan pemahaman baru mengenai fungsi gaya bahasa dalam sastra kontemporer Indonesia, sekaligus menawarkan model analisis yang dapat diaplikasikan pada penelitian serupa.

Keywords

Gaya Bahasa, Karya Sastra, Novel, Teruslah Bodoh Jangan Pintar

Full Text:

PDF

References

Akmal, J. (2024). Pejabat Kementerian ESDM Terima Suap Izin Tambang di Malut. Rmold. Diakses pada 27 Juli 2025, dari https://rmol.id/hukum/read/2024/07/25/629947/pejabat-kementerian-esdm-terima-suap-izin-tambang-di-malut

Al-Putri, A., Astri, N. D., Simanullang, R. S. P., & Tanjung, T. (2020). Analisis Gaya Bahasa Dalam Lirik Lagu Fourtwnty: Kajian Stilistika. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia., 4743, 111.

Amna, Harliyana, I., & Rasyimah. (2022). Analisis Unsur Intrinsik dalam Novel Te O Toriatte (Genggam Cinta) Karya Akmal Nasery Basral. Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 227–239.

Detik. (2022, 9 Februari). AJI-LBH Kecam Aparat Intimidasi Jurnalis dan Sweeping HP Warga di Wadas. Diakses pada 27 Juli 2025, dari https://www.detik.com/jateng/berita/d-5935515/aji-lbh-kecam-aparat-intimidasi-jurnalis-dan-sweeping-hp-warga-di-wadas.

Detik. (2024, 23 Januari). Mahfud soal Tambang Ilegal Dibekingi Aparat: Kita Sudah Mulai Bongkar. Diakses pada 26 Juli 2025, dari https://20.detik.com/detikupdate/20240123-240123096/mahfud-soal-tambang-ilegal-dibekingi-aparat-kita-sudah-mulai-bongkar?ut

Dewi, E. N. E., Taum, Y. Y., & Purnomo, C. A. (2024). Kekerasan dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye : Perspektif Johan Galtung. Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto ISSN:, 20(Pibsi Xlvi). https://doi.org/10.30595/pssh.v20i.1383

Gustari, R. M. (2023). Pengontrasan “Ironi” sebagai Wujud Kritik Sosial dalam Antologi Geguritan Nono Warnono Kidung Langit: Kajian STilistika. Junal Online Baradha (JOB), 19(4), 212–227

Hazami Kamal, S., & Sarifah, S. (2022). Gaya Bahasa Ironi dalam Penulisan Naskah Dokumenter Televisi Paradoks edisi “Dilema Bahasa Jawa.” Sense: Journal of Film and Television Studies, 5(2), 121–128. https://doi.org/10.24821/sense.v5i2.8098

Liye, T. (2024). Teruslah Bodoh Jangan Pintar. Depok. PT Sabak Grip Nusantara.

Luthfialana, M., Hasyim, M., & Al Anshory, A. M. (2024). FUNGSI BAHASA Dalam Cerpen Berjuta Rasanya Karya Tere Liye: Perspektif Roman Jakobson. Bahasa: Jurnal Keimual Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 1–11.

Mariani, Harijaty, E., & Hanafi, F. (2022). Analisis Gaya Bahasa Novel Geni Jora Karya Abidah El Khalieqo. Jurnal Bahastra, 7(2).

Metal. (2025, 16 April). Kebijakan Royalti Produk Nikel Indonesia Akhirnya Diterapkan, Menjelaskan Perubahan Progresif dalam Tarif Pajak. Diakses pada 27 Juli 2025, dari https://www.metal.com/id/newscontent/103281425?utm

Pertiwi, T. (2022). Analisis Stilistika Penggunaan Gaya Bahasa Pada Kumpulan Puisi Sayap-Sayap Tumbuh Karya Edrida Pulungan. Kode : Jurnal Bahasa, 11(3), 204–215. https://doi.org/10.24114/kjb.v11i3.38850

Putrantijo, N., Repelita, T., Safari, R., Ummi, N. K., & Herdianto, I. (2014). Peran dan Fungsi Bahasa Indonesia dalam Pengembangan Keilmuan, Budaya, dan Karya Sastra. Jurnal Ecobisma, 1(1), 26–34.

Rahmayanti, W., & Arifin, E. Z. (2020). Analisis Gaya Bahasa dan Nilai Pendidikan dalam Novel Pulang Karya Tere Liye. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 3(01), 77. https://doi.org/10.30998/diskursus.v3i01.6686

Ramadhan, I. (2023). Analisis Gaya Bahasa Novel Si Anak Badai Karya Tere Liye (Sebagai Upaya Mendapatkan Bahan Ajar Membaca Novel di SMA). Jurnal Diksatrasia, 7, 28–31.

Razali, G., Syamil, A., & Asman, A. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi. In Media Sains Indonesia (Issue March).

Retnowati, A., & Susanto, A. (2023). Analisis Penggunaan Gaya Bahasa dalam Novel Bedebah Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye. Buana Bastra, 10(2), 68–77. https://doi.org/10.36456/bastra.vol10.no2.a8692

Saraswati, Purlilaiceu, & Deris. (2024). Majas Sindiran dan Kritik Sosial Pada Youtube Somasi Deddy Corbuzier Serta Pemanfaatannya Sebagai Bahan AJar. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajarannya, 11(1), 359–377.

Sihotang, R. J., Purba, P. J., & Adiyat, M. Al. (2024). Analisis Gaya Bahasa Dalam Karya Sastra Cerpen. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3, 3407–3419.

Simandjuntak, M. E., Soerjowinoto, P., Karunia Wijaya, E. M., & Mumtazah, H. (2024). A Snapshot of Violence and Criminalization Against Journalists in Indonesia: Enhancing the Safety of Journalists. Indonesian Journal of Criminal Law Studies, 9(1), 1–32. https://doi.org/10.15294/ijcls.v9i1.48789

Siregar, I. U., & Mizkat, E. (2020). Analisis Latar Pada Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya: Tere Liye. Jurnal Komuntas Bahasa, 8, 74–80.

Srisudarso, M., Hermanto, B., Putri, Y. P., Ramli, R. B., Pattiasina, P. J., Kurniadi, P., Lailisna, N. N., Muliana, H., Asnidar, A., Florentina, V. E., Palar, Y. N., Kusmiarti, R., Wachyudi, K., Anggraeni, A. W., & Arisandi, V. (2024). Linguistik Umum (Issue July).

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&d. Bandung. Alfabeta.

Syafruddin, S., Hamidsyukrie, H., Wadi, H., Yuliatin, Y., & Hasanah, U. (2022). Perlawanan Sosial Melawan Korporasi Untuk Menyelamatkan Lingkungan dari Eksplorasi Pertambangan. Society, 10(2), 399–409. https://doi.org/10.33019/society.v10i2.426

Tanur, R. A., & Mahajani, T. (2022). Analisis Gaya Bahasa Simile Dan Hiperbola Dalam Novel Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sma. Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.55215/triangulasi.v2i1.5131

Taqiyuddin. (2021). Analisis Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Novel Tanah Surga Merah Dan Relevansinya Dengan Pembelajaran Sastra Yang Ada Di SMA. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 1–15.

Tarigan, H.,G. (2013). Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung. CV. Angkasa.

Tayibnapis, R. G. (2020). Relasi Bahasa Satir Dan Kritik Sosial Dalam Cerpen “Lelucon Para Koruptor” Karya Agus Noor. Pena Literasi, 2(2), 115. https://doi.org/10.24853/pl.2.2.271-287

Tias, B. K., & Rusliawati. (2023). Sistem Informasi Perluasan Pangsa Pasar Menggunakan Pendekatan Metode Bauran Pemasaran. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi, 4(1), 1–8.

Tohari, A. R., & Indrayanti, K. W. (2023). Kajian Kewenangan Kepala Daerah dalam Pemberian Izin Pertambangan di Kalimantan Timur. MLJ Merdeka Law Journal Government, 4(23), 90–100.

Wiratraman, H. P. (2023). Kebebasan Pers, Hukum, dan Politik Otoritarianisme Digital. Undang: Jurnal Hukum, 6(1), 1–31. https://doi.org/10.22437/ujh.6.1.1-31

Zalhairi, M. (2022). Muhammad Mulyadi, Rusma Noortyani Mabasan: Masyarakat Bahasa & Sastra Nusantara. Mabasan: Masyarakat Bahasa & Sastra Nusantara, 16(1), 35–49.

Zikriani, & Mulyadi. (2025). Ironi dalam Novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” Karya Tere Liye : Analisis Semantik Kognitif. AKSARA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 1, 25–39.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.