ANALISIS APPRAISAL FRAMEWORK DALAM PUISI “KETIKA TANGAN DAN KAKI BERKATA” KARYA TAUFIQ ISMAIL: KAJIAN SFL “SYSTEMIC FUNCTIONAL LINGUISTICS”

U. Andi Mulyadi, Asep Nurjamin

Abstract

Penelitian ini menganalisis puisi religius “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” karya Taufiq Ismail dengan menggunakan kerangka Systemic Functional Linguistics (SFL) dan Appraisal Framework. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan realisasi subsistem Attitude, Engagement, dan Graduation serta menjelaskan bagaimana konfigurasi evaluatifnya membangun posisi sikap penulis terhadap tema hari pertanggungjawaban dan relasi manusia–Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan objek material teks puisi/lirik, sedangkan data berupa larik yang mengandung unsur evaluasi dikumpulkan melalui teknik baca–catat dan dianalisis dengan pengodean kategori Attitude (Affect, Judgment, Appreciation), Engagement, dan Graduation.Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi didominasi oleh Attitude jenis Affect negatif (rasa takut, hina, penyesalan) yang berpadu dengan Affect positif berupa harapan akan karunia dan petunjuk Ilahi. Judgment terutama hadir sebagai penilaian moral implisit terhadap perilaku manusia melalui citraan tangan dan kaki sebagai saksi atas perbuatan, sementara Appreciation tampak dalam penilaian positif terhadap “jalan cahaya sempurna” sebagai orientasi hidup ideal. Dari sisi Engagement, puisi cenderung monoglossic dengan suara religius yang otoritatif. Graduation muncul melalui repetisi leksikal dan struktur paralel yang mengintensifkan nuansa peringatan dan urgensi pertobatan. Secara keseluruhan, konfigurasi Appraisal membangun efek interpersonal yang kuat berupa peringatan, kegentaran, dan ajakan bertobat, sekaligus menunjukkan relevansi Appraisal Framework bagi kajian puisi religius dan pembelajaran sastra Indonesia.

Keywords

Appraisal Framework, Systemic Functional Linguistics, Taufiq Ismail

Full Text:

PDF

References

Eggins, S. (2004). An introduction to systemic functional linguistics (2nd ed.). Continuum.

Halliday, M. A. K., & Matthiessen, C. M. I. M. (2014). Halliday’s introduction to functional grammar (4th ed.). Routledge.

Martin, J. R. (2000). Beyond exchange: APPRAISAL systems in English. In S. Hunston & G. Thompson (Eds.), Evaluation in text: Authorial stance and the construction of discourse (pp. 142–175). Oxford University Press.

Martin, J. R. (2007). Intermodal reconciliation: Mates in arms. In T. D. Royce & W. L. Bowcher (Eds.), New directions in the analysis of multimodal discourse (pp. 61–90). Routledge.

Martin, J. R., & Rose, D. (2007). Working with discourse: Meaning beyond the clause (2nd ed.). Continuum.

Martin, J. R., & White, P. R. R. (2005). The language of evaluation: Appraisal in English. Palgrave Macmillan.

Oteíza, T. (2017). The appraisal framework and discourse analysis. In T. Bartlett & G. O’Grady (Eds.), The Routledge handbook of systemic functional linguistics (pp. 457–472). Routledge.

White, P. R. R. (2001). Appraisal: An overview. In Appraisal website: The language of evaluation. University of New South Wales. https://www.languageofevaluation.info/appraisal/

White, P. R. R. (2015). Appraisal theory. In K. Tracy, C. Ilie, & T. Sandel (Eds.), The international encyclopedia of language and social interaction (pp. 1–18). Wiley.

Dewi, R. S. (2020). Analisis sistem appraisal pada teks editorial surat kabar Kompas. Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, 12(1), 45–58.

Fitria, T. N. (2020). Appraisal analysis in students’ review writing. JETLi: Journal of English Teaching and Linguistics, 1(2), 85–98.

Elmiana, D. (2019). Student teachers’ identity construction in narrative writing. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 9(2), 297–308.

Hastuti, P. (2020). Religiusitas puisi Indonesia karya tiga “penyair akademik”. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 1–15.

Puspita, R., Efendi, A., & Nurjanah, N. (2019). Nilai-nilai religius pada kumpulan puisi “Suara Hati Seorang …”. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(1), 1–15.

Yuliantini, N. (2021). Stilistika puisi-puisi religius Taufiq Ismail. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 101–115.

Yuliana, R. (2024). Analisis puisi “Kerendahan Hati” karya Taufiq Ismail dengan pendekatan hermeneutika. KANAL: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra, 12(1), 77–89.

Chrisye Official. (2021, March 14). Chrisye – Ketika Tangan Dan Kaki Berkata (Official Karaoke Video) [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=YpyUh6JrjEU

Eventori. (2025, October 2). Lirik lagu “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” yang dinyanyikan oleh Chrisye. Eventori.id. https://eventori.id/lirik-lagu-ketika-tangan-dan-kaki-berkata-yang-dinyanyikan-oleh-chrisye

Islampos. (2021, July 23). Di balik “Ketika Tangan Dan Kaki Berkata”. Islampos. https://www.islampos.com/ketika-tangan-dan-kaki-berkata-235803/

Mafaza Online. (2013, December 7). Ketika Tangan dan Kaki Berkata [Lirik lagu/pusi]. Mafaza Online. https://www.mafaza-online.com/2013/12/ketika-tangan-dan-kaki-berkata.html

Saung Remaja. (2017, December 10). Makna lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata – Chrisye. Saung-Remaja. https://saung-remaja.blogspot.com/2017/12/makna-lagu-ketika-tangan-dan-kaki.html

Hood, S. (2010). Appraising research: Evaluation in academic writing. Palgrave Macmillan.

Hunston, S., & Thompson, G. (Eds.). (2000). Evaluation in text: Authorial stance and the construction of discourse. Oxford University Press.

Soleh, M. (2018, July 2). Ketika Tangan dan Kaki Berkata. http://www.muhammadsoleh.com/2018/07/ketika-tangan-dan-kaki-berkata.html

UIN FAS Bengkulu. (2026). Puisi religius, pengalaman, dan literasi spiritual di pesantren. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 1–15.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.