PENCARIAN JATI DIRI DALAM NOVEL SEMUSIM, SEMUSIM LAGI KARYA ANDINA DWIFATMA MELALUI LENSA PAUL ROCOEUR

Nensilianti Nensilianti, Ridwan Ridwan, Vionanda Toding Bunga

Abstract

Penelitian ini menganalisis pencarian jati diri tokoh utama dalam novel  Semusim, Semusim Lagi  karya Andina Dwifatma melalui lensa identitas naratif Paul Ricoeur. Rumusan masalah mencakup bagaimana narasi novel menggambarkan interaksi  idem  (identitas tetap) dan  ipse  (identitas dinamis) serta penjelasan teori Ricoeur terhadap dinamika tersebut. Metode kualitatif deskriptif-interpretatif dengan pendekatan hermeneutika filosofis Ricoeur yang digunakan, meliputi tiga tahap: simbolik (identifikasi elemen naratif seperti surat misterius), pemberian makna (konflik batin dan trauma keluarga), serta filosofis (rekonstruksi koherensi diri). Tujuan penelitian adalah mengungkap proses terbentuknya identitas melalui struktur temporal "semusim". Hasil menunjukkan bahwa narasi novel berhasil memediasi  idem  berbasis trauma keluarga menjadi  ipse  adaptif melalui refleksi moral dan ketenagakerjaan, menghasilkan wawasan baru tentang krisis identitas remaja urban Indonesia kontemporer. 

Keywords

teori identitas naratif; hermeneutika Ricoeur; transformasi idem-ipse; struktur musiman; dan trauma keluarga

Full Text:

PDF

References

Anzaikhan, M. (2024). Hermeneutika Paul Ricoeur: Dinamika budaya, agama, dan politik modern. al-Lubb: Journal of Islamic Thought and Muslim Culture, 6(1), 1–19. http://dx.doi.org/10.51900/lubb.v6i1.26513

Dwifatma, A. (2013). Semusim, dan semusim lagi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Febriani, E. (2026). Karya sastra adalah pengungkapan realitas kehidupan. Sastra Bicara: Membaca hidup lewat cerita rakyat, novel, dan film, 1.

Hasan, H., Bora, M. A., Afriani, D., Artiani, L. E., Puspitasari, D. H. R., Susilawati, A., Dewi, P. M., Asroni, A., Yunesman, Y., Merjani, A., & Hakim, A. R. (2025). Metode Penelitian Kualitatif. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah. https://doi.org/10.58641/servis.v4i1.158

Istapawati, I., Rihi, A. A., Yuliasti, M., & Junianto, E. (2025). Implementasi pemikiran Paul Ricoeur dalam pendidikan agama Kristen untuk menghadapi permasalahan krisis identitas remaja. Servita Dei: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 65–84. https://ejournal.sttiefratasidoarjo.ac.id/index.php/servitadei/article/view/4

Nensilianti, N., Ridwan, R., & Khoirunnisa, A. (2025). Distansiasi, apropriasi, dan refigurasasi: Transformasi makna dalam kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini: Hermeneutika Paul Ricoeur. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(2), 442–454.

Nur, S., & Saputra, A. T. (2025). Hakikat kematian dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori (Hermeneutika Paul Ricoeur) [The nature of death in the novel Pulang by Leila S. Chudori (Paul Ricoeur's hermeneutics)]. Aufklarung: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 4(2), 1–11. https://doi.org/10.51574/aufklarung.v4i2.2993

Octafiona, E. (2024). Kajian intertekstualitas dalam karya sastra Indonesia kontemporer: Intertextuality studies in contemporary Indonesian literary works. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(2), 645–655. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i02.4578

Permono, S. A. (2021). Implikasi Etis dan Politis Identitas Naratif dalam Pemikiran Paul Ricoeur: dari Subjek Penafsir Menuju Subjek Etis dan Politis (Doctoral dissertation, Driyarkara School of Philosophy). https://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2361

Prasetyo, E. Y. (2023). Komunikasi simbolik naskah “Suluk Sungai” karya Abdullah Wong dalam hermeneutika Paul Ricoeur [Tesis Sarjana, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta].

Raioan, A. Z., Riyanto, F. E. A., Amaina, W., Ismupuranto, M. D. B., & Sakti, C. N. (2025). Diri yang terfragmentasi: Filsafat Paul Ricoeur dan narasi identitas kaum muda di dunia digital. Seri Filsafat Teologi, 35(34), 96–109. https://doi.org/10.35312/serifilsafat.v35i34.269

Sastrapratedja, M. (2012). Hermeneutika dan etika naratif menurut paul ricoeur. Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism, 2(2), 247-264.

Sidqi, S. G., Muntaha, A., Ismunandar, D. E., Rukoyah, T., & Nuari, P. J. (2025). MENENUN IDENTITAS TRIMULYO| TAFSIR HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR ATAS PERTEMUAN BUDAYA DAN AGAMA. Servis: Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat, 4(1), 30-39.

Silaban, S., Tumangger, E. Y. K., Banurea, A. A., Sipahutar, E. P. P., & Sipahutar, M. A. (2025). Hermeneutika sebagai metode dan kesadaran filosofis dalam penafsiran teks: Telaah historis dan relevansi kontemporer. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(4), 695–701. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/370

Sungkar, S. (2024). Temporalitas, waktu naratif, dan identitas dalam pandangan Paul Ricoeur. Jurnal Dekonstruksi, 10(2), 45–54. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v10i02.230

Sungkar, S. (2023). Hermeneutika paul ricoer. Dekonstruksi, 9(03), 4-13. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v9i03.160

Sastrapratedja, M. (2012). Hermeneutika dan etika naratif menurut paul ricoeur. Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism, 2(2), 247-264. https://journal.sadra.ac.id/ojs/index.php/kanz/article/view/42

Refbacks

  • There are currently no refbacks.