SENDI GAYA BAHASA PADA KONTEN PEMASARAN DIGITAL PRODUK SKINCARE WARDAH DI PLATFORM TIKTOK

Ai Resti Rahmawati, Asep Hidayatullah, Siti Andini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sendi gaya bahasa pada konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa 10 konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, dokumentasi, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan tuturan berdasarkan indikator kejujuran, sopan-santun, dan menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sendi gaya bahasa dalam konten pemasaran digital Wardah, aspek kejujuran menjadi karakteristik paling dominan karena tuturan cenderung menyampaikan informasi produk secara jelas, tidak berbelit-belit, dan terarah. Namun pada aspek sopan-santun belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan klaim yang berlebihan dan ketidaktepatan korespondensi dengan fakta. Sementara itu, pada aspek menarik tampak melalui variasi bahasa santai, komunikatif, dan dekat dengan pengalaman audiens. Dengan demikian, karakteristik sendi gaya bahasa dalam konten Wardah menunjukkan bahwa bahasa promosi digital tidak hanya digunakan untuk menarik perhatian, tetapi juga berperan dalam membangun kejelasan informasi dan kepercayaan audiens.

Keywords

Sendi gaya bahasa, Pemasaran digital, Skincare, Wardah, TikTok

Full Text:

PDF

References

Awaliyah, P., et al. (2025). Penggunaan gaya bahas iklan skincare pada aplikasi tiktok terhadap keputusan pembelian dan relevansinya dalam pembelajaran kelas VIII. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mnadiri. (online). 11 (2). 315-316.

Chaer, A., & Agustina. (2010). Sosiolingitik perkenalan awal. Jakarta PT Cipta.

Fahmy, S., et al. (2024). Peran Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Daya Tarik dan Minat Konsumen Lokal di Era Pemasaran Digital. J-CEKI: Jurnal Cendikia Ilmiah. (online). 3 (6) 6331

Faradilla, D., et al. (2024). Peran Etika Pemasaran Digital dalam Membangun Kepercayaan Konsumen: Pengaruh Transparansi Informasi Sebagai Variabel Intervening pada Marketplace Shopee (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar). Jurnal EKSOPODA Jurnal Of Interdisipliner. (Online).1 (3)

Febiana, D. (2023). Analisis Pematuhan Dan Pelanggaran Maksim Grice Dalam Tuturan Live Tiktok. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. (online). 8 (3), 690-697

Fitri, N., et al. (2025). Analisis Gaya Bahasa Iklan pada Supermarket Edisi Ramadhan 2025 di Instagram. Jurnal Pariwisata, Bisnis Digital Dan Manajamen. (Online). 4 (1), 53.

Halliday, M. A. K. (1985). An introduction to fungsional grammar. Edward Amold.

Handayani, et al. (2023). Kreativitas berbahasa memalui eksplorasi gaya bahasa iklan promosi skincare di media tiktok. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra. (online). 10 (3): 264-265.

Harahap. D., (2023). Pendampingan cara berbicara yang sopan dan santun terhadap anak sekolah dasar 200409. Jurnal Pengabdian Masyarakat. (online). 2 (1). 230-231.

Hidayatullah, A. et al. (2025). Forms And Functions Of Politeness In The Language Of Sundanese Ethnic Students: Patterns, Frequency, And Influence. Integrative Bussines& Economics (Online). 15 (2), 268

Indriani, L., et al. (2024). Pengaruh skincare terhadap perubahan kulit pada warga daerah pesisir kota Makassar. Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia. (online). 3 (2): 79).

Jasid, A., et al (2024). Variasi Bahasa dalam Iklan Situs Belanja Online Shopee Edisi Maret 2023: Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Pesona. (online). 10 (1), 14-15

Keraf, G. (2007) Diksi dan gaya bahasa. Gramedia.

Krismayanty. W., et al (2025). Sendi gaya bahasa dalam konten youtube untuk meningkatkan daya tarik dan efek finansial. Jurnal DIKSATRASIA (online). 9 (2). 334-338.

Kusuma, A. F., et al. (2024). Etika Periklanan pada Era Digital: Hoax dan Penipuan. Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian. (online). 3 (7), 607

Lova, C., & Maharani, D. (2024). Khawatir Kecanggihan AI, Melaney Ricardo Pernah Jadi

Korban Pelangsing Berat Badan. (online). Kompas.Com.https://www.kompas.com/hype/read/2024/01/26/140701866/khawatir-kecanggihanai-melaney-ricardo-pernah-jadi-korban-iklan-pelangsing?page=all

Mahsun. (2017). Metode penelitian bahasa: Tahapan, strategi, metode, dan tekniknya. Depok: Rajawali Grafindo Persada.

Nugroho, D.A. (2020). Analisa Prakmatik Pelanggaran Maksim Percakapan Dalam Iklan Mie Sedap: Sebagai Proses Kreatif Pembuatan Iklan. Jurnal komunikasi profesiaonal. (Online). 4 (1),58

Parapat dan Azhar, (2024). Pemanfaatan media sosial sosial Tiktok sebagai sumber informasi berita bagi mahasiswa FIS UIN Sumatara Utara Medan. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu. (online). 2 (10): 47.

Revamonte, L. J. C., et al. (2023). Discourse Analisys On Vague Language Used In Advertisement Videos By Tiktok Influencers. International Journal Of Language And Literary Studies. (Online). 5 (2), 125-129

Roli, A. (2024). Komunikasi digital. Ruang karya bersama.

Sitorus, E., et al. (2025). Analisis penggunaan bahasa promosi influencer tiktok dalam iklan Glad2glow terhadap minat beli gen Z. Jurnal pengabdian masyarakat dan riset pendidikan (online). 4 (2). 7663.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumadiria, A.S. (2016). Bahasa jurnalistik: Panduan praktis penulis dan jurnalis. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Tarigan, H. (1985). Pengajaran Gaya Bahasa. Angkasa.

Undang-Undan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2008tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.