MASKULINITAS DALAM NOVEL JANJI KARYA TERE LIYE

Ahmad Fauzan Nurhikam, Herdiana Herdiana, Andri Noviadi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya materi ajar dalam mencapai tujuan pembelajaran memahami dan menguraikan peran tokoh dalam cerita beralur kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai maskulinitas yang terkandung dalam novel JANJI karya Tere Liye berdasarkan teori David & Brannon (1976). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif-analitis dengan pendekatan studi pustaka, analisis isi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 kutipan yang merepresentasikan nilai maskulinitas dengan rincian: dua kutipan pada aspek berpenampilan (No Sissy Stuff), tiga kutipan pada aspek berorientasi pada kesuksesan (The Big Wheel), tujuh kutipan pada aspek kekuatan (The Sturdy Oak), dan delapan kutipan pada aspek keberanian (Give 'Em Hell!). Nilai-nilai maskulinitas tersebut tercermin melalui dialog antartokoh maupun tindakan tokoh dalam novel secara eksplisit dan implisit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel JANJI karya Tere Liye kaya akan nilai maskulinitas yang dapat menjadi referensi dalam mengapresiasi karya sastra secara lebih mendalam.

Keywords

Maskulinitas; Novel JANJI; Nilai Sastra

Full Text:

PDF

References

Ardiana, D., Sauri, S., & Trisnawati. (2025). Analisis nilai-nilai maskulinitas tokoh pada novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari teori Janet Saltzman Chafetz serta pemanfaatannya sebagai bahan pembelajaran di SMA. Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 262–276.

Asmani, J. M. (2015). Tuntunan lengkap metodologi praktis penelitian pendidikan. DIVA Press.

Dalimoenthe, I. (2021). Sosiologi gender. Bumi Aksara.

David, D. S., & Brannon, R. (1976). The forty-nine percent majority: The male sex role. Addison-Wesley Publishing Company.

Kurnia, N. (2004). Representasi maskulinitas dalam iklan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8(1), 17–36.

Liye, T. (2021). JANJI. PT Sabak Grip Nusantara.

Nawawi, D. I., & Hadiyansyah, F. (2023). Konstruksi maskulinitas tokoh ayah pada novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya. Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra, dan Pendidikan, 8(2), 345–355.

Nurgiyantoro, B. (2015). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.

Nurlelah, S., Senjaya, A., & Hadiansyah, F. (2024). Representasi maskulinitas dalam novel Hujan karya Tere Liye. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 41774–41780.

Sholikha, M. (2020). Maskulinitas dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy. Bapala, 1, 1–17.

Slamet, Y. B. M. (2018). Fungsi dan peran karya sastra dari masa ke masa. Praxis, 1(1), 24–40.

Suarta, M., & Dwipayana, I. K. A. (2014). Teori sastra. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumarno, S. (2020). Analisis isi dalam penelitian pembelajaran bahasa dan sastra. Edukasi Lingua Sastra, 18(2), 36–55.

Surastina. (2018). Pengantar teori sastra. Elmatera.

Taha, N., & Al-Affandi. (2024). Peran sastra sebagai pembentukan karakter siswa. JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, 3(4), 12–20.

Wulandari, A., & Firmansyah, D. (2023). Maskulinitas dalam novel Milea: Suara dari Dilan karya Pidi Baiq. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 7(2), 229–238.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.