MARGINALISASI KORBAN DAN PENGABURAN PELAKU DALAM PEMBERITAAN KASUS PELECEHAN SEKSUAL OLEH DRIVER TAKSI ONLINE: ANALISIS WACANA KRITIS ROGER FOWLER

Uda Hudaya, Agus Hamdani, Lina Siti Nurwahidah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi korban dan pelaku dalam berita berjudul "5 Fakta Ulah Driver Taksi Online Lecehkan Penumpang Kini Jadi Tersangka" yang dimuat oleh media daring Detiknews. Penelitian menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Roger Fowler yang memandang bahasa sebagai praktik sosial yang tidak netral dan sarat dengan kepentingan ideologis. Data penelitian berupa teks berita mengenai kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang pengemudi taksi online terhadap penumpang perempuan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban direpresentasikan secara terbatas melalui penyebutan identitas yang minim dan tidak diberi ruang untuk menyampaikan pengalaman maupun dampak psikologis yang dialaminya. Sebaliknya, pelaku direpresentasikan melalui strategi kebahasaan tertentu yang berpotensi mengaburkan tanggung jawabnya, seperti penggunaan nominalisasi, klasifikasi sosial, dan pengalihan fokus pemberitaan pada faktor eksternal seperti penggunaan narkoba. Temuan ini memperlihatkan bahwa bahasa media tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga mereproduksi relasi kuasa dan ideologi tertentu dalam memahami realitas sosial.

Keywords

Analisis Wacana Kritis, Roger Fowler, marginalisasi korban, representasi sosial, media massa.

Full Text:

PDF

References

Eriyanto. (2001). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS.

Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. London: Longman.

Fairclough, N. (2003). Analysing Discourse: Textual Analysis for Social Research. London: Routledge.

Fowler, R. (1979). Language and Control. London: Routledge & Kegan Paul.

Fowler, R. (1991). Language in the News: Discourse and Ideology in the Press. London: Routledge.

Fowler, R., Hodge, B., Kress, G., & Trew, T. (1979). Language and Ideology. London: Routledge & Kegan Paul.

Gee, J. P. (2014). An Introduction to Discourse Analysis: Theory and Method (4th ed.). New York: Routledge.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. London: Sage Publications.

Haryatmoko. (2017). Critical Discourse Analysis (Analisis Wacana Kritis): Landasan Teori, Metodologi, dan Penerapan. Jakarta: Rajawali Pers.

Jorgensen, M., & Phillips, L. (2002). Discourse Analysis as Theory and Method. London: Sage Publications.

Kress, G. (1985). Linguistic Processes in Sociocultural Practice. Victoria: Deakin University Press.

Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of Human Communication (10th ed.). Illinois: Waveland Press.

Mills, S. (1997). Discourse. London: Routledge.

Sobur, A. (2015). Analisis Teks Media: Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotika, dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sunderland, J. (2004). Gendered Discourses. New York: Palgrave Macmillan.

Titscher, S., Meyer, M., Wodak, R., & Vetter, E. (2009). Methods of Text and Discourse Analysis. London: Sage Publications.

Van Dijk, T. A. (1998). Ideology: A Multidisciplinary Approach. London: Sage Publications.

Van Dijk, T. A. (2008). Discourse and Power. New York: Palgrave Macmillan.

Wodak, R., & Meyer, M. (2016). Methods of Critical Discourse Studies (3rd ed.). London: Sage Publications.

Detiknews. (2026, 6 April). 5 Fakta Ulah Driver Taksi Online Lecehkan Penumpang Kini Jadi Tersangka.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.