Menjembatani Teori dan Praktik: Peran Grand Theory, Middle Range Theory, dan Applied Theory dalam pengembangan ilmu administrasi publik

Engkus Engkus

Sari


Perkembangan ilmu Administrasi Publik menuntut kemampuan untuk menjembatani teori dan praktik dalam menghadapi kompleksitas kebijakan publik dan pelayanan publik. Namun, dalam praktik penelitian, masih sering ditemukan penggunaan teori yang tidak proporsional, baik terlalu abstrak sehingga sulit dioperasionalkan, maupun terlalu teknis tanpa pijakan konseptual yang kuat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran dan keterkaitan grand theory, middle range theory, dan applied theory dalam pengembangan ilmu Administrasi Publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur sistematis, yang bersumber dari buku klasik dan kontemporer serta artikel jurnal internasional bereputasi di bidang kebijakan publik dan pelayanan publik. Analisis dilakukan dengan menelusuri posisi, fungsi, dan kontribusi masing-masing level teori dalam menjelaskan fenomena administrasi pemerintahan, implementasi kebijakan, dan manajemen pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa grand theory berperan sebagai kerangka makro dalam memahami sistem politik, relasi kekuasaan, dan struktur birokrasi; middle range theory berfungsi sebagai jembatan analitis yang menghubungkan abstraksi teoretis dengan realitas empiris kebijakan; sementara applied theory memberikan panduan operasional dalam analisis implementasi dan evaluasi kebijakan publik. Ketidakterpaduan antar level teori berpotensi melemahkan kualitas analisis dan relevansi kebijakan, sedangkan integrasi ketiganya menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan kontekstual. Kebaruan artikel ini terletak pada penyusunan kerangka integratif level teori yang secara eksplisit mengaitkan grand theory, middle range theory, dan applied theory dalam satu alur analisis Administrasi Publik. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi teoretis penelitian Administrasi Publik sekaligus meningkatkan relevansinya bagi perumusan kebijakan dan praktik pelayanan publik di era desentralisasi.Kata kunci: Administrasi Publik; Grand Theory; Middle Range Theory; Applied Theory; Kebijakan Publik.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku :

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2024). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Denhardt, R. B., & Denhardt, J. V. (2015). The new public service revisited. Public Administration Review, 75(5), 664–672.

Dunn, W. N. (2015). Public policy analysis (5th ed.). New York, NY: Routledge.

Easton, D. (1965). A systems analysis of political life. New York, NY: John Wiley & Sons.

Foucault, M. (1977). Discipline and punish: The birth of the prison. New York, NY: Pantheon Books.

Hill, M., & Hupe, P. (2014). Implementing public policy: An introduction to the study of operational governance. Public Policy and Administration, 29(2), 164–167.

Howlett, M., & Ramesh, M. (2015). Studying public policy: Policy cycles and policy subsystems (3rd ed.). Oxford: Oxford University Press.

Lipsky, M. (2010). Street-level bureaucracy and the dilemmas of the individual in public service. Public Administration Review, 70(3), 387–395.

Merton, R. K. (1968). Social theory and social structure. New York, NY: Free Press.

Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Boston, MA: Pearson Education.

Osborne, S. P. (2018). From public service-dominant logic to public service logic. Public Management Review, 20(2), 225–231.

Peters, B. G. (2018). The politics of bureaucracy revisited. Public Administration Review, 78(4), 593–601.

Pressman, J. L., & Wildavsky, A. (2015). Implementation revisited. Public Administration Review, 75(1), 13–26.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Rhodes, R. A. W. (2017). Network governance and the differentiated polity. Public Administration, 95(1), 1–13.

Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (2015). The policy implementation process. Administration & Society, 47(5), 554–579.

Weber, M. (2019). Economy and society: An outline of interpretive sociology. Oakland, CA: University of California Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/dak.v13i1.23336

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

DINAMIKA

Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Galuh

email: dinamika@unigal.ac.id

ISSN: 2356-2269
eISSN
: 2614-2945

Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara © 2023 by Program Studi Administrasi Publik, FISIP - Universitas Galuh is licensed under CC BY-NC-SA 4.0

Created by Admin