Analisis Biaya, Penerimaan dan R/C Agroindustri Tepung Tapioka (Studi Kasus pada Agroindustri Tepung Tapioka di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya)

Agus Kurniawan, Dini Rochdiani, Dani Lukman Hakim

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Besarnya biaya dan penerimaan pada agroindustri tepung tapioka di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya, 2) Besarnya pendapatan dan R/C pada agroindustri tepung tapioka di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Diketahui bahwa lokasi agroindustri tepung tapioka di Desa Bojongasih dapat dikatakan strategis karena memiliki sumber air dan akses sumber matahari yang baik untuk melaksanakan produksi. Sumber air dan matahari sangat penting bagi industri pengolahan tepung tapioka sehingga sangat mendukung keberhasilan usaha industri tepung tapioka. Serta memiliki tempat pembuangan limbah yang jauh dari pemukiman penduduk, sehingga tidak memberikan dampak buruk bagi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan mengambil kasus pada seorang pengusaha agroindustri tepung tapioka. Responden yang diambil dalam penelitian ini diambil secara sengaja (purposive sampling), yaitu pada agroindustri tepung tapioka di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Besarnya biaya agroindustri tepung tapioka per satu kali proses produksi adalah sebesar Rp 19.936494, penerimaan sebesar Rp 22.560.000, 2) pendapatan sebesar Rp 2.623.506 dan R/C agroindustri tepung tapioka adalah 1,13. Dengan demikian usaha agroindustri tepung tapioka menguntungkan.

Keywords


Penerimaan, R/C, Agroindustri, Tapioka

References


Arwati, S.2018. Pengantar Ilmu Pertanian Berkelanjutan. Inti Mediatama. Makassar.

Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan. 2012. Kandungan Nutrisi pada Tepung Tapioka. Yogyakarta.

Baharsyah, S. 2009. Pengembangan Agribisnis dan Agroindustri di Indonesia. Departemen Pertanian. Jakarta.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan. 2017. Data Agroindustri Tepung Tapioka di Kabupaten Tasikmalaya. Tasikmalaya.

Ismini. 2010. Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pemasaran Keripik Singkong di Perusahaan “Mickey Mouse” di Malang. Agrika, Vol. 4 No. 2. Hal. 122

Kasmir. 2009. Pengantar Manajemen Keuangan. Kencana. Jakarta.

Mamandol, M. 2016. Analisis Kelayakan Ekonomi Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Panoma Pusalemba. Jurnal Envira. Vol. 1 No. 2. Hal. 2-3

Maulidah, S. 2012. Pengantar Usahatani : Kelayakan Usahatani. Fakultas Pertanian Brawijaya University. Malang.

Nafarin. 2009. Pengantar Manajemen. Kencana. Jakarta.

Pratiwi, A. dkk. 2015. Peran Agroindustri Hulu dan Hilir dalam perekonomian dan Distribusi Pendapatan di Indonesia. E. Journal. Hal. 130

Rahman, S. 2018. Membangun Pertanian dan Pangan Untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan. CV. Budi Utama. Makassar.

Rahim, dan Hastuti. 2007. Ekonomika Pertanian. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rodjak, A. 2006. Manajemen Usahatani. Pustaka Giratuna. Bandung.

Sari, R.P. 2011. Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha Agroindustri Chip Ubi Kayu Sebagai Bahan Baku Pembuatan Mocaf (Modified Cassava Flour) di Kabupaten Trenggalek Malang. Vol. 1 No 2. Hal 6

Sihombing, M. 2014. Kinetika Hidrolisis Pembentukan Gula Pereduksi Dengan Pengaruh Variasi Konsentrasi HCL dan Temperatur Hidrolisis. Politeknik Negeri Sriwijaya. Palembang.

Sjamsir, Z. 2017. Pembangunan Pertanian dalam Pusaran Kearifan Lokal. CV. Sah Media. Makassar.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta. Bandung.

Soekartawi. 2006. Agribisnis Teori dan Aplikasi. Rajawali Press. Jakarta.

Soekartawi. 2010. Ilmu Usahatani dan Pengembangan Petani Kecil. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Suprapto, T. 2011. Pengantar Ilmu Komunikasi dan Peran Manajemen Dalam Pertanian. CV. Budi Utama. Makassar.

Suprapti, L. 2005. Tepung Tapioka Pembuatan dan Pemanfaatannya. Kanisius. Yogyakarta.

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Susilawati, dkk. 2018. Karakteristik Sifat Fisik dan Kimia Ubi Kayu (Manihot esculenta Berdasarkan Lokasi dan Umur Panen Berbeda. Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian. Vol. 13 No 2. Hal 59.

Sutardi. 2007. Pelestarian Lingkungan Hidup. PT. Setia Purna. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v6i2.2493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-2754011

Email: agroinfogaluh@gmail.com


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: