ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI

Peri Andriyanto

Abstract


Penelitian ini didasarkan permasalahan penyediaan bahan ajar yang masih terpaku karena menggeneralisasi kemampuan siswa secara global. Permasalahan lainnya penggunaan bahan ajar LKS yang kurang proporsional. Beranjak dari situasional dan keadaan pemilihan bahan ajar tersebut, maka guru yang kreatif akan menentukan dan memilih berbagai sumber apapun untuk dijadikan bahan ajar, termasuk pemilihan kumpulan cerpen Saat Cinta Datang Belum pada Waktunya yang isi dari cerpennya dikaji berdasarkan gaya bahasa. Metode penelitian penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data ini menggunakan teknik studi pustaka, teknik dokumentasi, dan teknik analisis. Teknik pengolahan data yakni membaca, mengkaji, dan menemukan kesesuaian kumpulan cerpen Saat Cinta Datang Belum pada Waktunya dengan kriteria pemilihan bahan ajar. Hasil penelitian bahwa gaya bahasa kumpulan cerpen Saat Cinta Datang Belum pada Waktunya karya Ari Pusparini memiliki nilai estetis yang tinggi dan mempu melejitkan makna. Hal ini ditunjukan dengan penggunaan gaya bahasa yang cukup variatif, karena didalamnya terdapat gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan. Gaya bahasa perbandingan dalam li kumpulan cerpen Saat Cinta Datang Belum pada Waktunya karya Ari Pusparini cukup mendominasi sebesar 62,50%. Gaya bahasa pertentangan tidak mendominasi, karena diketahui hanya 37,50%. Gaya bahasa pertautan tidak mendominasi, hal tersebut dibuktikan dengan 12,50%, sedangkan gaya bahasa perulangan tidak mendominasi, hal tersebut dibuktikan dengan 25,00%. Jika dirata-ratakan dari keseluruhan, maka jatuh pada persentase 57,89% artinya gaya bahasa kumpulan cerpen Saat Cinta Datang Belum pada Waktunya karya Ari Pusparini berada pada kategori cukup mendominasi. Selanjutnya kesesuaian gaya bahasa kumpulan cerpen Saat Cinta Datang Belum pada Waktunya karya Ari Pusparini dengan bahan ajar mengidentifikasi cerpen di SMA, ternyata terbukti memiliki kesesuaian dengan kriteria bahan ajar, yakni bahan pelajarannya valid, bahan ajarnya berarti atau bermanfaat, bahan ajarnya menarik, dan bahan ajarnya berada dalam batas-batas kemampuan peserta didik untuk mempelajarinya.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25157/diksatrasia.v1i2.630

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 DIKSATRASIA


Diksatrasia indexed by:

    

 

View Diksatrasia Stats


      Lisensi Creative Commons

Jurnal Diksatrasia at http://jurnal.unigal.ac.id/index.php/diksatrasia is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.