EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN KEGIATAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH OLEH DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH KABUPATEN GARUT

Rd. Ade Purnawan, Rifad Rahadian, Nurbudiwati Nurbudiwati

Sari


Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah banyak yang belum melengkapi izin usaha, juga terbatasnya sumber daya manusia di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Garut membuat proses pendataan yang dilakukan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Garut tersebut menjadi terhambat,  Padahal program pembinaan dari tahun 2017 sampai 2021 sudah dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Garut. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program Ppembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten. Garut dengan Model Evaluasi Contetxt, Evaluasi Input, Evaluasi Process dan Evaluasi Product (CIPP) dan dampak program pembinaan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah di Kecamatan Karangpawitan.. Metode penelitian  menggunakan pendekatan kualitatif, data didapatkan melalui studi dokumentasi, observasi dan wawancara. Informan penelitian 2 orang pegawai Dinas Koperasi dan UMKM, 1 orang Kepala Seksi PMD di Kecamatan Karangpawitan, 6 orang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah sebagai sasaran program, Hasil penelitian dengan menggunakan metode Evaluasi Model CIPP yaitu  Evaluasi Konteks menyebutkan bahwa program ini sejalan dengan tujuan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Evaluasi Masukan meliputi Perencanaan program, SDM Aparatur, Sarana dan Fasilitasi. Evaluasi Proses meyebutkan bahwa proses pelaksanaan sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan PUMKM. Evaluasi Hasil menyebutkan Munculnya Ide-ide baru menandakan hasil program pembinaan sudah dapat dirasakan oleh PUMKM. Kata Kunci : Evaluasi,  Pembinaan, Usaha Mikro  Kecil  Menengah, Evaluasi Process dan Evaluasi Product (CIPP)

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agustino, L. (2017). Dasar-dasar Kebijakan Publik. Bandung: ALFABETA.

Ali & Alam, F. (2012). Studi Kebijakan Pemerintah. Bandung: Refika Aditama.

Basrowi, & Surwandi. (2008). Memahami Pnelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Bhakti, Y. B. (2017). Evaluasi Program Model CIPP Pada Proses Pembelajaran IPA. JIPFRI: Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah , 75-82.

Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Prenada Media Group.

Creswell, John. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif,, Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Darojat. (2015). Model Evaluasi Program Pendidikan . Islamdina, Volume XIV , 1-28.

French dan Bell dlm Thoha. (2003). Pembinaan Organisasi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Glendoh, S. H. (2001). Pembinaan dan pengembangan Usaha Kecil. Jurnal Management & Kewirausahaan, 4-5.

Irawan, S. (2016). Jurnal Pendidikan Teknik Boga 2016. Evaluasi Pelaksanaan Program Pembinaan UMKM oleh lembaga ilmu pengetahuan Indonesia, 2.

Iskandar, D. T. (2016). Evaluasi Program Pembinaan Dan Pengembangan Industri Kecil Dan Menengah Di Kabupaten Ponorogo. Journal of Public Sector Innovation, 18-19.

Junanto, S. (2018). Evaluasi Program Pembelajaran di PAUD Inklusi dengan Model Context, Input, Process, and Product. INKLUSI: Journal of Disability Studies, 179-194.

Mahmudi, I. (2011). CIPP: Suatu Model Evaluasi Program Pendidikan. Jurnal At-Ta’dib.

Munthe, Ashiong P. (2015). Pentingnya Evaluasi Program Di Institusi Pendidikan. Scholaria 2015.

Muryadi , A. D. (2017). Model Evaluasi Program Dalam Penelitian Evaluasi . Jurnal Ilmiah PENJAS, 5-6.

Muyana, S. (2017). Context, Input, Process Product (CIPP): Model Evaluasi Layanan Iinformasi . Prosiding Seminar Bimbingan dan Konseling, 342-347.

Nirwana, D. C., & Dkk. (2017). Peran Pemerintah Dalam Pembinaan Usaha Kecil Menengah Di Kabupaten E . Jurnal Administrasi Publik, 7-8.

Patilima, H. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Purba, G. M. (2017). Peran Pemerintah Daerah Dalam Memberdayakan UMKM Di Kota Semarang (Studi Kasus Kampung Batik Kota Semarang. Jurnal Ilmu sosial dan ilmu politik, 9-10.

Peraturan Bupati No 61 Tahun 2016 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut.

Peraturan Daerah Nomor : 76 Tahun 2016 tentang pola dasar pembangunan di kabupaten Garut.

Rencana Strategi BAPPEDA KABUPATEN GARUT 2014-2019

Siagian, Sondang P. (2014). Administrasi Pembangunan konsep, dimensi dan strateginya. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : ALFABETA.

Suharto, E. (2012). Analisis Kebijakan Publik. Bandung: ALFABETA.

Suryanegara, R. H. (2014, November 15). Model Evaluasi Kualitiatif dan Kuantitatif. Retrieved Mei 12, 2020, from Slideshare.net: https://www.slideshare.net

Thoha, M. (2003). Pembinaan Organisasi Proses diagnosa & Intervensi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada .

Umar, Z. (2017). Analisis Implementasi kebijakan standar pelayanan minimal untuk peningkatan kualitas layan publik di Daerah. Jurnal Analisis dan Kebijakan Publik, 2.

Undang – Undang No 20 Tahun 2008 tentang UMKM

Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/dak.v9i3.9349

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

DINAMIKA

Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Galuh

email: dinamika@unigal.ac.id

ISSN: 2356-2269
eISSN
: 2614-2945

Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara © 2023 by Program Studi Administrasi Publik, FISIP - Universitas Galuh is licensed under CC BY-NC-SA 4.0

Created by Admin