PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA BANK INDONESIA (BI RATE) TERHADAP RETURN SAHAM

Dede Abdul Rozak

Abstract


Pada pertengahan tahun 2005, Bank Indonesia (BI) telah mengimplementasikan kebijakan baru di bidang moneter  dan perbankan, yaitu penerapan suku bunga (BI Rate) sabagai sasaran operasional kebijakan moneter dalam kerangka inflation Targeting  dan proses percepatan konsolidasi perbankan. Selama ini BI telah menerapkan kerangka kebijakan moneter yang di arahkan untuk mengendalikan inflasi dan di lakukan secara transparan. Namun, pada pelaksanaannya BI masih menggunakan uang primer sebagai sasaran operasional. Menyadari semakin sulitnya upaya mengendalikan uang primer sebagai dampak dari berbagai kemajuan yang di capai oleh sektor keuangan, maka sejak bulan Juli tahun 2005 BI telah menggunakan suku bunga (BI rate) sebagai sasaran operasi moneter menggatikan base money. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara studi pustaka dan dokumentasi. Sedangkan alat analisis data yang digunakan adalah analisis koefisien korelasi rank spearman, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI Rate), secara garis besar dalam kondisi yang stabil dapat di lihat dari fluktuasi yang cenderung mengalami penurunan. Return saham PT Astra Agro Lestari Tbk dari tahun 2007 hingga tahun 2012 dalam kondisi yang kurang baik karena sempat menderita capital loss beberapa kali, meskipun di tahun 2009 mendapatkan capital gain yang sangat besar karena pada tahun yang sama Indonesia dapat bangkit dari krisis global, dan menurunkan tingkat suku  bunga bank Indonesia (BI rate). Tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI rate)berkorelasi negatif sangat rendah dengan return saham PT Astra Agro Lestari Tbk

Full Text:

PDF

References


Anoraga Pandji dan Piji Pakarti 2006. Pengantar Pasar Modal 2006

Arifin , Z. 2004. Teori Keuangan dan Pasar Modal. Yogyakarta : Ekonisia

Iswardono SP. 1999. Uang dan Bank. Edisi Empat. jogjakarta : BPFE Jogjakarta.

Jogiyanto .2003. Teory portofolio dan Analisis Investasi, Edisi dua. Jogjakarta: BPFE.

Jogiyanto .2010. Teory portofolio dan Analisis Investasi, Edisi tujuh. Jogjakarta: BPFE

Kasmir. 2002. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. . Edisi ke empat. Raja Grafindo.

Khalwaty Tajul A.S. 2000. Inflasi dan Solusinya 2000 : 257

Mankiw, N, G. 2003. Macro Economic. 4th Edition. Harvard University.

Puspopranoto, S. 2004. Keuangan Perbankan dan Pasar Keuangan. Jakarta : Pustaka LP3ES Indonesia.

Suharsimi Arikunto metode penelitian pendidikan tersedia http://www.infoskripsi. com/Theory/ Metode-Penelitian-Pendidikan.html[31 januari 2013]

Suad Husnan. 2004. Dasar – Dasar teory portofolio dan Analisis sekuritas. Edisi Pertama, Yogyakarta : BPFE Yogyakarta.

Sugiyono variabel penelitian tersedia http://www.samsudinrembank.blogspot.com/ 2010/01/ variabel-penelitian.html [1 februari 2013]

Sugiyono. 2004. Statistika untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Sunariyah. 2004. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Yogyakarta : UPP STIM YKPN.

Tandelilin Eduardus . 2010. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Yoyakarta : BPFE Yogyakarta

Tjiptono Darmadji dan Hendri M Fakhrudin. 2001. Pasar Modal di Indonesia. Penerbit salemba empat Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jwr.v1i1.1167

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Dede Abdul Rozak

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.