PENGARUH FAKTOR MUSIMAN PADA PEMODELAN DERET WAKTU UNTUK PERAMALAN DEBIT SUNGAI DENGAN METODE SARIMA

Dadang Ruhiat, adang effendi

Sari


Pemodelan dan peramalan deret waktu saat ini berkembang dan banyak digunakan di berbagaibidang termasuk di bidang hidrologi. Salah satu parameter hidrologi yang sangat penting adalahdebit sungai. Besaran dan fluktuasi debit sungai pada periode waktu tertentu sangat dipengauhioleh faktor musiman, yaitu musim hujan dan kemarau. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuipengaruh faktor musiman terhadap kemampuan model dalam menirukan dan meramalkan perilakudari data debit sungai. Pemodelan dilakukan berbasis kepada pendekatan metode statistik BoxJenkins, yaitu Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dengan melibatkan faktormusiman dalam pemodelannya, yang dikenal dengan model Seasonal Autoregressive IntegratedMoving Average (SARIMA). Model yang digunakan untuk peramalan adalah model yang terbaik,yaitu model yang memenuhi syarat signifikansi parameter, white noise dan memiliki nilai MAPE(Mean Absolute Percentage Error)yang terkecil. Perbandingan dilakukan terhadap hasilperamalan model-model terbaik, masing-masing terbaik dari model SARIMA dan model ARIMAnon musiman, sehingga dapat diketahui pengaruh faktor musiman terhadap hasil pemodelan danperamalan. Hasil analisis menunjukan ternyatamodel SARIMA terbaik lebih layak digunakandaripada model Arima non musiman.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bako, H. Y., Matias, Monica. H., (2013).Predictive Modeling of Pelagic Fish Catch in Malaysia Using

Seasonal Arima Models”, Science Group Publishing, 2013:2(3): 136-140 Technology and

Human Development, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia.

Darmawan, G. (2009). Perbandingan Model pada Data Deret Waktu Pemakaian Listrik Jangka Pendek

yang Mengandung Pola Musiman Ganda. Makalah Seminar Nasional Matematika dan

Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Juwono, P.T. (2010). Pengaruh Perbedaan Rerata Data Debit Pada Pemodelan deret Berkala untuk

Peramalan Debit Sungai dengan Metode ARFIMA. Jurnal Pengairan, Vol 1. No.2, 2010.

Fakultas Teknik UNIBRAW

Lukman,M., Susanto,E. (2007). Pemodelan Deret Waktu Menggunakan Teknik Exponential

Smoothing untuk Peramalan Debit Sungai (Studi kasus Sungai Cabenge SWS WalanaeCenranae. Artikel PIT Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia, Fakultas Teknik,

Universitas Diponogoro, Semarang.

Mulyana. (2007). Pemodelan Debit Air Sungai (Studi kasus DAS Cikapundung). Jurusan Statistika,

Universitas Padjadjaran, Bandung.

Ruhiat, D. (2016). Penerapan Model Seasonal Autoregressive Fractionally Integrated Moving Average

(Sarfima) Untuk Peramalan Debit Air Sungai Cimanuk. Tesis Statistika Terapan. Universitas

Padjadjaran.

Sakhabakhsh,L., Yarmohammadi. (2012).An Empirical Study of the Usefulness of SARFIMA in Energi

Science. Internastional Journal of Energy Science, Vol. 2., No.2. 2012, PP 59-63.

Suprayogi,I., Fauzi, Manyuk; Efrizal, Eki. (2015).Pengembangan Model Hidrologi Runtun Waktu untuk

Peramalan Debit Sungai Menggunakan Daubechies Wavelet –Adaptive Neuro Fuzzy

Inference System (Study Kasus Sub DAS Siak Bagian Hulu). Annual Civil Engineering

Seminar 2015, Pekanbaru ISBN :978-979-792-636-6, Fakultas Teknik, Universitas Riau,

Pekanbaru

Wei, W. W.S. (2006).Time Series Analysis, Department of Statistics, Temple University, Philadelphia,

Pennsylvania, USA.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/teorema.v2i2.1075

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Laman Teorema: https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/teorema/index

Terindek: