ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS SISWA SMP

Rizqa Rahmatiya, Asih Miatun

Sari


Kemampuan Pemecahan Masalah matematis merupakan kemampuan yang penting dimiliki oleh siswa, karena kemapuan pemecahan masalah menjadi dasar bahkan marupakan tujuan umum dalam pembelajaran matematika. Sementara itu Resiliensi matematis dapat menunjang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari resiliensi matematis pada siswa SMP. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas VII-B SMP Negeri 160 Jakarta. Subjek penelitian ini sebanyak 2 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis, kuesioner resiliensi matematis dan pedoman wawancara. Validasi data menggunakan triangulasi waktu. Analisis data menggunakan metode perbandingan tetap (constant comparative method) dengan langkah (1) reduksi data dan kategorisasi; (2) penyajian data; (3) penarikan kesimpulan. Hasil analisis penelitian yaitu siswa yang memiliki resiliensi matematis yang tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik karena mampu mencapai langkah-langkah yang sistematis dan adanya rasa percaya diri dalam memecahkan masalah. Sedangkan Siswa yang memiliki resiliensi sedang masih kurang dalam kemampuan pemecahan masalah matematisnya, karena belum mampu mencapai langkah-lagkah yang sistematis dalam kemampuan pemecahan masalah matematis, kurang teliti dan cendrung menyerah bila dihadapkan soal yang sulit.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akbar, P., Hamid, A., Bernard, M., & Sugandi, A. I. (2017). Analisis kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematik siswa kelas xi sma putra juang dalam materi peluang. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 144–153. https://doi.org/10.31004/cendekia.v2i1.62.

Albay, E. M. (2019). Analyzing the effects of the problem solving approach to the performance and attitude of first year university students. Social Sciences & Humanities Open, 1(1), 100006. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2019.100006

Andriani, D., & Nurjaman, A. (2018). Analisis kemampuan pemahaman konsep materi segitiga dan segiempat pada siswa SMP. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 1(2), 1015-1026. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i3.219-228.

Athiyah, F., Umah, U., & Syafrudin, T. (2020). Pengaruh mathematical resilience terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jurnal Kajian Pendidikan Matematika, 2682(2), 223–234.

Bayat, S., & Tarmizi, R. A. (2010). Assessing cognitive and metacognitive strategies during algebra problem solving among university students. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 8(5), 403–410. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.12.056.

Dilla, S. C., Hidayat, W., & Rohaeti, E. E. (2018). Faktor gender dan resiliensi dalam pencapaian kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMA. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 2(1), 129. https://doi.org/10.31331/medives.v2i1.553.

Eko, B., Riau, S., Junaedi, I., & Artikel, I. (2016). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematik siswa kelas vii berdasarkan gaya belajar pada pembelajaran PBL. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 5(2), 166–177.

Habibatul, I. K., & Azizah, M. (2019). Analisis kemampuan penalaran siswa dalam pemecahan masalah matematika siswa kelas iv. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 2(2), 210-218. https://doi.org/10.23887/ijerr.v2i2.17629.

Hadi, S., & Radiyatul, R. (2014). Metode pemecahan masalah menurut polya untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematis di sekolah menengah pertama. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 53-61. https://doi.org/10.20527/edumat.v2i1.603.

Hafiz, M., Darhim, & Dahlan, J. A. (2017). Comparison of mathematical resilience among students with problem based learning and guided discovery learning model. Journal of Physics: Conference Series. https://doi.org/10.1088/1742-6596/895/1/012098.

Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Sumarmo, U. (2017). Hard skills dan soft skills matematis siswa. Refika Aditama.

Hidayat, W. (2017). Adversity quotient dan penalaran kreatif matematis siswa sma dalam pembelajaran argument driven inquiry pada materi turunan fungsi. KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika. https://doi.org/10.22236/kalamatika.vol2no1.2017pp15-28.

Intaros, P., Inprasitha, M., & Srisawadi, N. (2014). Students’ problem solving strategies in problem solving-mathematics classroom. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 116, 4119-123. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.01.901.

Johnston-wilder, S., & Lee, C. (2010). Developing mathematical resilience. BERA Conference 1st - 4th September 2010, University of Warwick, September.

Kurnia, H. I., Royani, Y., Hendiana, H., & Nurfauziah, P. (2018). Analisis kemampuan komunikasi matematik siswa smp ditinjau dari resiliensi matematik. Jpmi. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i5.p933-940.

Maharani, S., & Bernard, M. (2018). Analisis hubungan resiliensi matematik terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi lingkaran. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(5), 819. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i5.p819-826.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Nurmasari, N. (2014). Analisis berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi peluang ditinjau dari gender siswa kelas xi IPA sma negeri 1 Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Pediatric Physical Therapy. https://doi.org/10.1016/s1013-7025(09)70018-1.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2018, Permendikbud 1 (2018).

Prabawa, E. A. (2017). Analisis kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari gaya kognitif siswa pada model project based learning bernuansa etnomatematika. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 6(1), 120–129.

Puteha, M., & Ibrahim, M. (2010). The usage of self-regulated learning strategies among form four students in the mathematical problem-solving context: A case study. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 8(5), 446-452. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.12.061.

Sari, I. P., Purwasih, R., & Nurjaman, A. (2017). Analisis hambatan belajar mahasiswa pada mata kuliah program linear. JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika). https://doi.org/10.25273/jipm.v6i1.1569.

Sariningsih, R., & Purwasih, R. (2017). Pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self efficacy mahasiswa calon guru. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika). https://doi.org/10.33603/jnpm.v1i1.275.

Siswono, T. Y. E. (2016). Meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pengajuan masalah matematika. Edumath, 1–10.

Zakiah, N. E., Sunaryo, Y., & Amam, A. (2019). Implementasi pendekatan kontekstual pada model pembelajaran berbasis masalah berdasarkan langkah-langkah polya. Teorema: Teori dan Riset Matematika, 4(2), 111–120.

Zanthy, L. S. (2018). Kontribusi resiliensi matematis terhadap kemampuan akademik mahasiswa pada mata kuliah statistika matematika. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v7i1.344.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/teorema.v5i2.3619

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Laman Teorema: https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/teorema/index

Terindek: