IMPLEMENTASI DISTRIBUSI PELUANG GUMBEL UNTUK ANALISIS DATA CURAH HUJAN RENCANA

Dadang Ruhiat

Sari


Distribusi peluang kontinu adalah distribusi peluang untuk variabel berskala kontinu, dimana didefinisikan ruang sampel memiliki titik sampel yang tak berhingga banyaknya dan sama banyaknya dengan banyak  titik pada sepotong garis. Data curah hujan merupakan salah satu contoh data peubah acak kontinu. Pada penelitian ini distribusi peluang kontinu digunakan untuk menganalisis data curah hujan rencana berdasarkan data curah hujan wilayah  dari 3 (tiga) stasiun penakar hujan, yaitu stasiun hujan Bayongbong, stasiun hujan Cikajang, dan stasiun hujan Cipasang di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk  yang secara administratif berada diwilayah Kabupaten Garut.  Beberapa jenis metode distribusi peluang kontinu yang digunakan pada penelitian ini adalah distribusi peluang Gumbel, Log Normal 2 parameter dan Log Pearson type III.  Hasil penghitungan ketiga metode tersebut dibandingkan untuk mengetahui  tingkat kecocokan metode dalam menghitung curah hujan rencana berdasarkan kriteria besar nilai simpangan dan nilai mean absolut percentage error (MAPE). Berdasarkan hasil hitung  tersebut  diketahui  bahwa metode Gumbel memiliki nilai simpangan sebesar  42.317 mm dengan nilai MAPE sebesar 23,7 %; metode Log Normal 2 Parameter memiliki nilai simpangan sebesar  79.458 mm dengan nilai MAPE sebesar 28,9 %; dan metode Log Pearson Type III memiliki nilai simpangan sebesar  46.543 mm dengan nilai MAPE sebesar 35,0 %.  Hal tersebut menunjukan  bahwa metode Gumbel yang merupakan metode yang paling cocok untuk menghitung curah hujan rencana karena memiliki nilai simpangan dan nilai  MAPE terkecil atau yang paling mendekati data curah hujan aktual.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bluman, A.G.,2013. Elementary Statistics, A Step by Step Aproach, A Brief Version, Six edition. McGraw Hill

Indarto. 2010. Dasar Teori dan Contoh Aplikasi Model Hidrologi. Penerbit Bumi Aksara. Jember.

Soewarno.1995. Aplikasi Statistik untuk Analisis Data Hidrologi. Jilid I.Bandung. Penerbit NOVA

Sugiyono. (2012). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Penerbit Alfabeta

Walpole, E. R and Myers, H. R., 1989. Probability and Statistics For Engineers and Scientists, Diterjemahkan oleh R.K. Sembiring, 1995. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Astuti, F. U., Andy, H., dan Yohanna, L. H. (2015). Pemilihan Metode Intensitas Hujan Yang Sesuai dengan Stasiun Hujan Pekan Baru. JOM FTEKNIK, 2.

Lestari, U. S. (2016). Kajian Metode Empiris Untuk Menghitung Debit Banjir Sungai Negara Di Ruas Kecamatan Sungai Pandan (Alabio). Jurnal POROS TEKNIK, 8(2), 55-103.

Upomo, T. C., dan Rini, K. (2016). Pemilihan Distribusi Probabilitas Pada Analisa Hujan dengan Metode Goodness Of Fit Test. Jurnal TEKNIK SIPIL & PERENCANAAN, 18(2), 139-148.

Andriani, P. S. (2016). Analisa Distribusi Curah Hujan Di Area Merapi Menggunakan Metode Aritmatika atau Rata-rata Aljabar dan Isohyet. Semarang: Skripsi Universitas Semarang.

Saleh, M. (2011). Prakiraan Curah Hujan Bulanan Kecamatan tempe Kabupaten Wajo Tahun 2011 dan 2012 dengan Model ARIMA. Makasar: Skripsi Universitas Alaudin.

Juleha., Rismalinda, Alfi, R. (2016). Analisa Metode Intensitas Hujan Pada Stasiun Hujan Rokan Iv Koto, Ujung Batu, dan Tandun Mewakili Ketersediaan Air Di Sungai Rokan. Universitas Pasir Pangairan




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/teorema.v7i1.7137

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Laman Teorema: https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/teorema/index

Terindek: