ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA SISWA SDN 1 CIHARALANG: BERDASARKAN KATA MAAF, TOLONG, PERMISI DAN TERIMAKASIH

Sirojul Munir, Herdiana Herdiana, U. Andi Mulyadi, Syahla Atsani K.H

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan ungkapan kesantunan berbahasa “maaf”, “permisi”, “tolong”, dan “terima kasih” pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah 60 siswa sekolah dasar kelas I sampai kelas VI, dengan masing-masing kelas diwakili oleh 10 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur untuk mengetahui kebiasaan penggunaan ungkapan kesantunan dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah. Data dianalisis dengan menghitung frekuensi dan persentase penggunaan masing-masing ungkapan kesantunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan “terima kasih” merupakan ungkapan yang paling sering digunakan siswa dengan persentase 75%, diikuti oleh ungkapan “tolong” sebesar 63%, “maaf” sebesar 53%, dan “permisi” sebesar 35%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan ungkapan kesantunan berbahasa siswa sekolah dasar belum merata, terutama pada ungkapan yang berkaitan dengan permintaan dan penghormatan ruang tutur. Oleh karena itu, diperlukan pembiasaan kesantunan berbahasa yang lebih terstruktur di lingkungan sekolah.

Keywords

kesantunan berbahasa, pragmatik, siswa sekolah dasar.

Full Text:

PDF

References

Andini, H., Mahyuni, M., & Nuriadi, N. (2019). Prinsip kesantunan dalam komunikasi bahasa Sasak antara guru dan pegawai tata usaha (TU) di SMPN 2 Batukliang Utara: Teori kesantunan Geoffrey Leech. BASASTRA: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(3), 271–287. https://doi.org/10.24114/bss.v8i3.15877

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Cambridge: Cambridge University Press.

Chaer, A. (2012). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Leech, G. (1983). Principles of pragmatics. London: Longman.

Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge: Cambridge University Press.

Mahsun. (2017). Metode penelitian bahasa: Tahapan, strategi, metode, dan tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Pranowo. (2012). Berbahasa secara santun. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi guru profesional. Jakarta: Erlangga.

Wijana, I. D. P. (2011). Pragmatik: Teori dan analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yule, G. (1996). Pragmatics. Oxford: Oxford University Press.

Zamzani, Musfiroh, T., Maslakhah, S., Listyorini, A., & Eny, S. (2010). Pengembangan kesantunan berbahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Yogyakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.