CITRA PELAKOR DALAM CERPEN SEBUAH PERTANYAAN UNTUK CINTA KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA (KAJIAN DEKONSTRUKSI)

Hendry Sugara

Abstract

Penelitian ini mengkaji citra pelakor (perebut laki orang) dengan cara menganalisis karya sastra cerpen yang berjudul Sebuah Pertanyaan Untuk Cinta karya Seno Gumira Ajidarma menggunakan kajian dekonstruksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi makna implisit berupa citra pelakor dari cerpen yang berjudul Sebuah Pertanyaan Untuk Cinta karya Seno Gumira Ajidarma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Cerpen dianalisis menggunakan teori dekosntruksi dengan megidentifikasi citra pelakor dalam teks cerpen. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa terdapat enam citra yang dimiliki tokoh pelakor dalam cerpen Sebuah Pertanyaan Untuk Cinta karya Seno Gumira Ajidarma, yaitu maskulinitas, pantang menyerah, komunikatif, ketulusan dan komitmen, percaya diri, serta kebutuhan yang besar akan kasih sayang.

Keywords

Cerpen, Dekonstruksi, Pelakor.

Full Text:

PDF

References

Afidah, A. N., Mulyono, T., & Nirmala, A. A. (2020). Citra Perempuan Jawa dalam Novel Garis Perempuan Karya Sanie B. Kuncoro dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Wahana Pendidikan, 7(2). 151-164. http://dx.doi.org/10.25157/wa.v7i2.3588.

Ajidarma, S.G. (2008). Sebuah Pertanyaan Untuk Cinta.Gramedia Pustaka Utama.

Alwisol. (2014). Psikologi Kepribadian (Edisi Revisi). Malang: UMM Press.

Bogdan, R. & Bikklen, S, (1992), Qualitative Research for Education. Allyn and Bacon.

Brand, R. J., Markey, C. M., Mills, A., & Hodges, S. D. (2007). Sex differences in self-reported infidelity and its correlates. Sex Roles, 57, 101–109. https://doi.org/10.1007/s11199-007-9221-5

Creswell, J. W., (1998), Qualitative Inquiry and Research Design. Sage Publications.

Dariyo, A., dkk. (2007). Psikologi Perkembangan Anak Tiga Tahun Pertama. PT Refika Aditama.

Elanda, Y., & Pitaloka, A. A. (2022). Pelakor Syar’i: Kekerasan Simbolik Terhadap Perempuan dalam Media Sosial. Jurnal Wanita dan Keluarga, 3(1), 37-49. https://doi.org/10.22146/jwk.5204.

Endraswara, S. (2013). Metode Penelitian Sastra. CAPS.

Fajrin, H. R. (2011). Dekonstruksi dalam Novel Laskar Pelangi. Sawerigading, 17(3), 335-336. https://doi.org/10.26499/sawer.v17i3.383

Goleman. (1995). Emotional Intelligence. PT Gramedia Pustaka Utama.

Halberstam, J. (1998). Female Masculinity. Duke University press.

Hawari, D. (2004). Love Affair (Perselingkuhan): Prevensi dan Solusi. Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Kosasih, D. S. (2009). Pengaruh Komunikasi Interpersonal antara Suami Istri terhadap Kecenderungan Berselingkuh Suami. Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Merdeka Malang.

Krishna, A. (2006). Neo Psychic Awarenes. PT Gramedia Pustaka Utama.

Listyarti, R. (2012). Pendidikan Karakter dalam Metode Aktif, Inovatif, dan Kreatif. Erlangga.

Nagurney, A., & Thornton. (2011). What is Infidelity? Perceptions Based on Biological Sex and Personality. Psychology Research and Behavior Management, 4, 51–58. https://doi.org/10.2147/PRBM.S16876

Nugraha, F. I., Saraswati, E., & Widodo, J. (2020). Dekonstruksi Jackques Derrida dalam Novel O Karya Eka Kurniawan. Jurnal Ilmiah FONEMA: Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 27. https://doi.org/10.25139/fn.v3i1.2394

Nurcahyono, W. (2019). Penciptaan Pertunjukan Teater Banowati Sang Pelakor: Sebuah Implementasi Metode Penyutradaraan Augusto Boal. Jurnal Tonil: Kajian Sastra, Teater dan Sinema, 16(1), 35-49. https://doi.org/10.24821/tnl.v16i1.3128.

Rusbult, C. E., & Zembrodt, I. M. (2007). Responses to Dissatisfaction in Romantic Involvements: a Multidimensional Scaling Analysis. Journal of Experimental Social Psychology, 19(3), 274-293. https://doi.org/10.1016/0022-1031(83)90042-2.

Sarup, M. (2011). Panduan Pengantar untuk Memahami Postrukturalisme dan Posmodernisme. Jalasutra.

Sears, D. O., Peplau, L. A., Freedman, J. L. & Taylor, S. E. (2009). Social Psychology (12th ed). New Jersey.

Setyawati, I. (2020). Dekonstruksi Tokoh dalam Novel Setiyana karya Cok Sawitri (Kajian Dekonstruksi Jacques Derrida). Jurnal Bapala, 7(1), 1–12. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/33423.

Shackelford, T. K., & Buss, D. M. (1997). Cues to infidelity. Personality and Social Psychology Bulletin, 23(10), 1034-1045. https://doi.org/10.1177/01461672972310004.

Sturrock, J. (2004). Strukturalisme Post-strukturalisme dari Levi-Strauss sampai Derrida. Jawa Pos Press.

Sugihastuti dan Adib S. (2003). Feminisme dan Sastra: Menguak Citra Perempuan dalam Layar Terkembang. Katarsis.

Tasmara, T. (2002). Membudayakan Etos Kerja Islami. Gema Insani.

Vaughan, P. (2003). The Monogamy Myth: A Personal Handbook for Recovering from Affairs. William Morrow.

Watkins, S. J., & Boon, S. D. (2016). Expectations Regarding Partner Fidelity in Dating Relationships. Journal of Social and Personal Relationships, 33(2), 237–256. https://doi.org/0.1177/0265407515574463.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.