KONSTRUKSI POSISI SOSIAL DALAM TUTURAN KOMUNITAS PADA FILM COCOTE TONGGO: KAJIAN TEORI JOHN J. GUMPERZ

Afina Nur Imamah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tuturan komunitas serta menganalisis konstruksi posisi sosial dalam film Cocote Tonggo melalui perspektif sosiolinguistik interaksional John J. Gumperz. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana merepresentasikan dan membentuk hubungan sosial dalam masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan sumber data berupa dialog antar tokoh dalam film yang mencerminkan interaksi komunitas. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi contextualization cues seperti intonasi, pilihan kata, gaya bahasa, dan konteks situasi untuk memahami makna sosial tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan komunitas tidak bersifat netral, melainkan mengandung fungsi sosial seperti kontrol sosial, pembentukan solidaritas, dan penegasan norma. Selain itu, posisi sosial tokoh, baik sebagai pihak berotoritas, pusat informasi, maupun subordinat, dikonstruksi dan dinegosiasikan melalui praktik berbahasa dalam interaksi. Dengan demikian, bahasa berperan penting dalam merefleksikan sekaligus membentuk struktur sosial dalam komunitas. Kata Kunci: tuturan komunitas, posisi sosial, sosiolinguistik interaksional, contextualization cues, film Cocote Tonggo

Keywords

tuturan komunitas, posisi sosial, sosiolinguistik interaksional, contextualization cues, film Cocote Tonggo

Full Text:

PDF

References

Amaliavanti, Z., Suwadi, S., & Rokhmawan, T. (2024). Korelasi antara solidaritas, status sosial, dan formalitas dengan strategi kesantunan berbahasa dalam talkshow Catatan Demokrasi. Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 7(2). https://doi.org/10.33503/alfabeta.v7i2. 140

Cambridge University Press.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Gumperz, J. J. (1982). Discourse strategies.

Hanifah, S. R. N., & Puspita, A. R. (2025). Variasi bahasa tokoh dalam film Komang: Kajian sosiolinguistik. Dialektika: Jurnal Kependidikan, Kebahasaan, dan Kesastraan Indonesia Retrieved

Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge.

Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge.

https://doi.org/10.30595/pshms.v7i.14 56

Husni Laely, N. (2023). Halaman 67-76 Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. In Yanti Kusnawati 67 El-Ibtikar (Vol. 12,

Ibrahim, M. (2024). Bahasa dan kelas sosial: Hubungan antara pilihan kata dan status sosial. Proceedings Series on Health & Medical Sciences, 7.

Mahsun. (2017). Metode penelitian bahasa: Tahapan, strategi, metode, dan tekniknya. Rajawali Pers.

Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., Lazuardi, J., & Komunikasi, P. I. (n.d.). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia (Vol. 1, Number 2). Online. Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya.

Number 1).

Purba, E. (2023). Representasi kebudayaan dalam film Filosofi Kopi melalui pendekatan sosiolinguistik dalam analisis bahasa dan dialog. Edukasi

Sinaga, S. H., et al. (2024). Representasi film Ngeri-Ngeri Sedap: Analisis kesalahan berbahasa. Jurnal Didactique Bahasa Indonesia.

Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Sanata Dharma University Press.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2015). An introduction to sociolinguistics (7th ed.). Wiley Blackwell.

Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2015). An introduction to sociolinguistics (7th ed.). Wiley Blackwell. www.plus62.isha.or.id/index.php/kamp ret

Refbacks

  • There are currently no refbacks.