DEFAMILIARISASI DALAM PUISI “TRAGEDI WINKA DAN SIHKA” KARYA SUTARDJI CALZOUM BACHRI: KAJIAN MUKAŘOVSKÝ

Santi Hadi Saputri, Asep Nurjamin, Lina Siti Nurwahidah, Raushan Fikran El Averous

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan defamiliarisasi pada puisi "Tragedi Winka & Sihka" karya Sutardji Calzoum Bachri menggunakan perspektif strukturalisme fungsional Jan Mukařovský. Selama ini, apresiasi terhadap puisi tersebut cenderung terbatas pada pemahaman kognitif siswa atau analisis stilistika deskriptif yang bersifat parsial. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan membedah mekanisme defamiliarisasi melalui kelindan dialektis antara deviasi ekstrem dan paralelisme struktural. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis berbasis stilistika teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat defamiliarisasi pada puisi “Tragedi Winka dan Sihka”. Puisi tersebut menerapkan empat tataran penonjolan gaya secara simultan, yakni deviasi grafologis, deotomatisasi sintaksis, deviasi leksikal-morfologis, dan paralelisme fonologis. Deviasi grafologis berupa tipografi zigzag dan fragmentasi morfem berfungsi sebagai strategi defamiliarisasi untuk menciptakan efek keterasingan persepsi dan pelambatan proses membaca. Sementara itu, paralelisme fonologis berupa aliterasi, asonansi, dan repetisi epizeuxis berfungsi untuk menjaga kohesivitas tekstual di tengah kehancuran bentuk yang disengaja. Secara semiotis, kelindan antara deviasi dan paralelisme tersebut berhasil mengonstruksi makna tragedi pernikahan secara ikonik. Pembalikan leksem "kawin" menjadi "winka" dan "kasih" menjadi "sihka" merepresentasikan distorsi nilai harmoni menjadi penderitaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bentuk formal puitis dalam karya ini bukanlah sekadar ornamen, melainkan entitas otonom yang secara aktif memproduksi kedalaman makna estetis. Penelitian ini merekomendasikan peneliti selanjutnya untuk memperluas kajian puitika visual dengan mengombinasikan strukturalisme Jan Mukařovský dan kerangka stilistika kognitif modern. Integrasi tersebut penting untuk menguji hubungan antara manipulasi grafis teks dengan beban pemrosesan kognitif pembaca secara lebih empiris.

Keywords

defamiliarisasi; foregrounding; tragedi winka & sihka; Mukarovsky

Full Text:

PDF

References

Ahmad, S., & Rahman, B. (2024). Foregrounding dalam Kumpulan Puisi pada Laman Basa-Basi oleh Salman Aristo: Analisis Stilistika Atas Diksi. Lestari: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 02(03), 1–9.

Creswell, John W. ; Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.).

Fořt, B. (2022). Literary History Between Russian Formalism and Czech Structuralism. Bohemica Olomucensia, 14(1), 42–51. https://bohemica.actavia.cz/artkey/boh-202201-0003.php

Izmalkova, A., & Rzheshevskaya, A. (2021). Graphological and semantic foregrounding as affecting gaze and speech of impulsive and reflective readers. Journal of Psycholinguistic Research, 1–13.

Kirana, A. D. (2022). Analisis Diksi dan Tipografi pada puisi “ Tragedi Winka dan Sihk a ” Karya Sutardji Calzoum Bachri. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 1(3), 48–52.

Leech, G. N. (1969). A Linguistic Guide to English Poetry. Longman.

Macabenta, D. L. G., Cuda, P. M. J. T., Pahuyo, R. M. G. H., & Syting, C. J. O. (2025). European Journal of Literary Studies FOREGROUNDING IN SPOKEN WORD POETRY : A STYLISTIC ANALYSIS. European Journal of Literary Studies, 6(2), 79–128. https://doi.org/10.46827/ejls.v6i2.665

McConville, A. (2023). Reading Forests, Seeing Trees: Visual Poetry with Neurohumanities. University of Dublin, Trinity College.

Mutia, M. (2024). Analisis Puisi “ Peringatan” Karya Wiji Thukul Melalui Pendekatan Objektif. JoLaLe: Journal of Language and Literature Education, 1(4), 255–263.

Nugraha, S., & Sofian, N. I. (2023). Repetisi dan Paralelisme dalam Puisi “Suatu Senja Tanpa Lampu-Lampu Semanggi (Kita Anak Negeri)” Karya Rieke Diah Pitaloka. Jurnal Bastra, 8(3), 399–408.

Nuzzila, L., Andriyani, A. P., Rohayatullayali, A., Hasani, H., & Akmaluddin, A. (2026). Analisis Puisi Berdasarkan Diksi Penyimpangan Bahasa Gaya Bahasa dan Bunyi. Mulltidisciplinary Research Journal, 2(1), 1–6.

Ogbonna, G. N., Ukamaka, A. G., & Onuegwunwoke, C. A. (2026). Stylistic Foregrounding and Aesthetic Expression in Literature. IRE Journals, 9(11), 4607–4616.

Po, N., & Lo, K. (2024). From Structuralism to Interpretation : Revisiting the Prague School ’ s Theoretical Legacy. Forum for Linguistic Studies, 06(06), 1029–1042.

Ratna, N. K. (2015). Metodologi Penelitian Sastra: Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Pustaka Pelajar.

Saksaky, R. A. (2026). Analisis Stilistika Dalam Puisi Indonesia Modern. Lingua Scientia Journal, 1(3), 76–83.

Stockwell, P. (2020). Cognitive Poetics: An Introduction (2nd Edition). Routledge.

Syamsuriani, S., Khalik, S., Ecca, S., & Agussalim, A. (2020). Kemampuan Menentukan Unsur Instrinsik Puisi Karya Soetardji Calzoum Bachri. Cakrawala Indonesia, 5151(2), 48–51.

Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori Kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.

Widianti, N., Mukhlis, A., Susanto, H., & Rivaldi, A. S. (2020). Kajian Stilistika dalam Puisi “Tragedi Winka & Sihka” Karya Sutardji Calzoum Bachri. Cakrawala Linguista, 3(2), 132–137.

Zannah, P. N. N., Harini, Y. N. A., & Durachman, M. (2026). Resonansi verbal dan visual puisi kontemporer karya Aan Mansyur di Instagram: Kajian stilistika. Diglosia, 9(1), 227–238.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.