PENERAPAN PEMBELAJARAN PEER INSTRUCTION WITH STRUCTURED INQUIRY (PISI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA

Angra Meta Ruswana

Sari


Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta bahwa proses pembelajaran yang dilakukan sampai saat ini adalah pembelajaran konvensional yang membuat siswa menjadi subjek yang kurang aktif sehingga kemampuan pemahaman siswa masih berada pada kategori rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman siswa yang memperoleh pembelajaran Peer Instruction with Structured Inquiry (PISI) dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional serta dikaji pula sikap siswa terhadap pembelajaran PISI. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain kelompok kontrol non ekuivalen. Populasinya siswa kelas VIII pada salah satu SMP di Ciamis dan sampelnya adalah siswa kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen (kelas PISI) dan VIII-C sebagai kelas kontrol (kelas konvensional) yang dipilih dengan cara purposive sampling. Alat uji yang digunakan adalah instrumen tes berupa tes kemampuan pemahaman matematis dan instrumen non tes berupa skala sikap, wawancara dan lembar observasi. Berdasarkan pengolahan data menggunakan uji gain ternormalisasi dan uji statistik berupa uji t’ dan uji Mann-Whitney, diperoleh hasil: 1) Peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh pembelajaran PISI lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional, namun masih berada pada klasifikasi sedang. Berdasarkan indikator pemahaman matematis yang diukur, peningkatan kemampuan pemahaman induktif berada pada klasifikasi sedang. 2) Secara keseluruhan, sikap siswa yang mendapat pembelajaran PISI menunjukkan sikap yang positif.

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Artikel Non-Personal, 31 oktober 2012, Peer Instruction, Wikipedia Bahasa Inggris, http://en.wikipedia.org/wiki/Peer_instruction,[12 januari 2013].

Darhim, (2004). Pengaruh Pembelajaran Matematika Kontekstual terhadap Hasil Belajar dan Sikap Siswa Sekolah Dasar Kelas Awal dalam Matematika. Disertasi pada SPs UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas.

Hamidah. (2011). Pengaruh Model Pembelajaran ARIAS terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Tingkat Kecerdasan Emosional. Tesis pada SPs UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Hendriana, H. (2009). Pembelajaran dengan Pendekatan Metaphorical Thinking untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematik, Komunikasi matematik, dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama. Disertasi pada SPs UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Joyce et al. (2000). Models of Teaching, Sixth Edition. Boston: Allyn and Bacon.

Kesumawati, N. (2011). Peningkatan Kemampuan Pemahaman, Pemecahan Masalah dan Disposisi Matematis Siswa SMP melalui Pendekatsn Matematika Realistik. Disertasi pada SPs UPI. Bandung : Tidak diterbitkan.

Mazur et al. (2002). Peer Instruction : Result from a Range of Classrooms. The Physic Teacher. Volume 40.

National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.

Oktavien, Y. (2012). Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Atas melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw : Studi Eksperimen Di Sma Negeri 1 Rengat. Tesis pada SPs UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Restall et al. (2009). Using Peer Instruction to teach Philosophy, Logic and Critical Thinking. Journal of Computer Assisted Learning. Volume 32. No. 1.

Ruseffendi, E.T. (2005). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Noneksakta Lainnya.. Bandung: Tarsito.

Ruseffendi, E.T. (2006). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Siskandar. (2008). Sikap dan Motivasi Siswa dalam Kaitannya dengan Hasil Belajar Matematika di SD. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Volume 072. Hal 438-451.

Suherman, E, dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. JICA: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sumarmo, U. (2003). Pembelajaran Keterampilan Membaca Matematika Pada Siswa Sekolah Menengah. Makalah National Seminar On Science And Mathematics. FMIPA-UPI in cooperation with JICA. Dirjen Dikti Depdiknas.

Sumarmo, U. (2010). Pendidikan Karakter, Berpikir dan Disposisi Logis, Kritis, dan Kreatif dalam Pembelajaran Matematika. Makalah pada perkuliahan Evaluasi Matematika 2011 SPS UPI: Tidak Diterbitkan.

Syah, M. (2005). Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Tim TIMSS Indonesia. (2011). Survei Internatsional TIMSS. [Online]. Tersedia:http://litbangkemdiknas.net/detail.php?id=214. [2 Oktober 2012]




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/teorema.v1i1.124

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Laman Teorema: https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/teorema/index

Terindek: