NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL TRADISI NYALIN DI SITUS SAMIDA DESA SIRNAJAYA KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS

Hilmi Maulana Yusuf, Yeni Wijayanti, Egi Nurholis

Sari

Tradisi Nyalin merupakan salah satu warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini oleh masyarakat Desa Sirnajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis yang dilaksanakan setiap hari Senin Kliwon pada bulan Jumadil Akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Nyalin di Situs Samida, Desa Sirnajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan metode kualitatif historis dengan tahapan pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan penulisan/historiografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian mengambarkan proses pelaksanaan tradisi Nyalin terdiri dari tiga tahapan, yaitu: 1) persiapan yang terdiri dari rapat kepanitian, pembersihan lokasi kegiatan, pengumpulan dana kegiatan, dan rapat pemantapan kegiatan; 2) pelaksanaan yang terdiri dari pengambilan air dari Situs Cibarani, pembersihan benda pusaka, mengganti pembungkus benda pusaka dengan kain yang baru, dan doa bersama/tawasulan ; 3) penutupan dengan dilaksanakan makan bersama. Setiap tahapan mengandung nilai-nilai kearifan lokal seperti nilai bahasa, seni, kepercayaan, pengetahuan, sistem sosial, dan teknologi tradisional. Tradisi ini menjadi media transmisi nilai-nilai moral dan spiritual serta memperkuat identitas budaya masyarakat Sunda. Dengan demikian, pelestarian tradisi ini sangat penting untuk menjaga kesinambungan warisan budaya serta sebagai potensi pengembangan pendidikan dan pariwisata berbasis kearifan lokal yang harus tetap dilestarikan dari generasi ke generasi.

Kata Kunci

Nilai Kearifan Lokal, Tradisi, Nyalin

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Aslan. (2017). Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Budaya Pantang Larang Suku Melayu. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 16(1), 11-20.

Budimansyah. (2019). Rekonstruksi Kota Galuh Pakwan (1371-1475 M) dan Kota Pakwan Pajajaran (1482-1521 M). Bandung: Universitas Padjajaran. J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol. 6, No. 2, Juni 2025,

Buhori. (2017). Islam dan Tradisi Lokal di Nusantara. Jurnal Ilmu Syariah, 229-246.

Darmansyah, D. (2023). Kecamatan Rajadesa dalam Angka 2023. Ciamis: CV Rikma Karya.

Dianti, M. (2014). Rekontruksi Tari Kemprongan di Desa Sidarja Kecamatan Ciawi Gebang Kabupaten Kuningan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Ekadjati. (2009). Kebudayaan Sunda: Suatu Pendekatan Sejarah. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.

Febrianti, D. (2014). Kearifan Lokal Kesenian Reyog Dan Upaya Mempertahankannya Di Desa Sumoroto Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta.

Gottschalk, L. (1975). Mengerti Sejarah (Pengantar Metode Sejarah), Terjemahan Nugroho Notosusanto. Jakarta: Universitas Indonesia.

Hilmi, M. Z. (2015). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Perilaku Sosial Anak-Anak Remaja di Desa Sepit Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Journal of Educational Social Studies, 4(1), 1-7.

Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Sekolah. Jurnal Satwika (Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial), 3(2), 155-164.

Kuntowijoyo. (2018). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Oktawidya, M., & Saraswati. (2019). Kajian Peluang Pengembangan Sentra Industri Kecil Menengah Kopi di Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. SPeSIA, 366-373.

Priambadi, K., & Cahyo, A. N. (2018). Tradisi Jamasan di Desa Baosan Kidul Kabupaten Ponorogo . Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas PGRI Madiun, 8(2).

Priyadi, S. (2012). Sejarah Lokal (Konsep, Metode dan Tantangannya). Yogyakarta: Ombak.

Radea, P. (2019). Rajadesa dalam Panggung Sejarah Galuh. Ciamis: Penelusuran Arsip Statis Dinas Perpustakaan & Kearsipan daerah Kabupaten Ciamis.

Ratih, D. (2019). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Misalin Di Situs Bojong Salawe Kecamatan Cimaragas. Istoria, 15(1), 45.

Suryani, Y., & Fahmi, R. F. (2021). Tradisi Misalin, Situs Bojong Salawe Kecamatan Cimaragas. Jurnal Jazirah : Peradaban dan Kebudayaan, 2(1), 65-88.

Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Jurnal Cross-Border, 5(1), 782-791.

Syamsudin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Teeuw. (1984). Sastra & Ilmu Sastra ; Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Ule. (2023). Nyalin Situs Samida Desa Sirnajaya Rajadesa: Mupusti Bukan Migusti. Dipetik Januari 09, 2023, dari https://sergapreborn.id/Nyalin-situs-samida-desa-sirnajaya-rajadesa-mupusti-bukan-migusti/

Wiediharto, V. T. Dkk. (2020). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Suran. Jurnal Diakronika, 20(1), 14-20

Wijayanti, Y., & Kartika, R. (2014). Tradisi Nyangkreb Di Dusun Sukaraja Desa Andapraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis (Suatu Tinjauan Sejarah Kebudayaan Dari Tahun 1972-2007). Artefak, 1-10.

Wiradiredja, Y. (2020). Surupan dalam Tembang Sunda Cianjuran. Bandung.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.