CAMPUR KODE PADA KONTEN TIKTOK KREATOR GARUT: MANG EPUL SI TUKANG DAHAR SEBAGAI REPRESENTASI BAHASA ANAK MUDA GARUT

Siti Nur Halimah, Aditya Ansor Alsunah, Lina Siti Nurwahidah, Cecep Dudung Julianto

Sari

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan campur kode dalam konten media sosial yang mencerminkan dinamika bahasa anak muda, khususnya di daerah Garut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dalam konten TikTok Mang Epul Si Tukang Dahar serta menjelaskan bagaimana campur kode tersebut merepresentasikan bahasa anak muda Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dua video vlog yang diunggah pada akun TikTok Mang Epul Si Tukang Dahar. Analisis data dilakukan berdasarkan teori campur kode Muysken yang mengklasifikasikan campur kode ke dalam tiga kategori, yaitu insertion, alternation, dan congruent lexicalization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis campur kode tersebut ditemukan dalam video yang dianalisis, dengan dominasi insertion dan congruent lexicalization melalui perpaduan bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Campur kode dalam konten tersebut berfungsi sebagai sarana pembentukan identitas, keakraban, ekspresi diri, serta komunikasi populer di media sosial. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa oleh Mang Epul merepresentasikan bahasa anak muda Garut yang bersifat kreatif, fleksibel, dan tetap mempertahankan identitas budaya lokal, sehingga berimplikasi pada pemahaman perkembangan bahasa daerah di ranah digital.  

Kata Kunci

Campur kode, TikTok, Sosiolinguistik, Bahasa Sunda, Anak Muda Garut

Referensi

Aisyah, N., Fitri, N., Pamungkas, A. D., & Febrian, S. R. (2025). Analisis Penggunaan Campur Kode Pada Iklan Superindo di Instagram. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(4), 3217-3227.

Alfaini, F. R., & Pribadi, M. (2025). Campur Kode dan Identitas Digital: Praktik Stylization pada Akun TikTok@ andreashabibiofficial. A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 14(2), 691-701.

Arrahmah, T. S. (2023). Analisis Alih Kode Dan Campur Kode Pada Keluarga Campuran Indonesia-Jepang Dalam Video Tiktok (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Asdah, A. N., & Safitri, N. A. S. (2025). Praktik Campur Kode dalam Interaksi Digital Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Media Sosial: Kajian Sosiolinguistik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(2), 906-918.

Fidela, R., Asfar, D. A., & Syahrani, A. (2024). Tuturan Campur Kode Cinta Laura dan Maudy Ayunda dalam Podcast Bicara Cinta: Kajian Sosiolinguistik. IdeBahasa, 6(1), 10-32.

Fitri, F. FENOMENA CAMPUR KODE MASYARAKAT MELAYU KUALA TUNGKAL DI MEDIA SOSIAL: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

Fitria, N., Fadiyah, H. N., Alfiah, R. N., Fadhillah, M. R., & Nafarin, G. J. F. (2025). Fenomena Campur Kode pada Komentar TikTok sebagai Cerminan Identitas Bahasa Generasi Muda. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 436-442.

Kultsum, U., & Afnita, A. (2023). Kajian sosiolinguistik: Analisis campur kode pada akun twitter collegemenfess. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(1), 122-130.

Maharani, S. I. (2023). Alih Kode dan Campur Kode dalam Komunikasi Komunitas Pecinta Film Cinefoxx. Jurnal Etnolingual, 7(1), 67–91

Mukhtasya, F. N. N., Wijayanti, Q. A. N., Ikom, S., & Ikom, M. (2023). ANALISIS REPRESENTASI KOMUNIKASI MASSA PADA MAKNA LIRIK LAGU “BERTAUT” KARYA NADIN AMIZAH TERHADAP REMAJA YANG MENGHARGAI KEBERADAAN IBUNYA. Jurnal Media Akademik (JMA), 1(1).

Muysken, P. (2000). Bilingual Speech: A Typology of Code-Mixing. Cambridge University Press.Nababan, P. W. J. (1986). Sosiolinguistik: sebuah pengantar. Gramedia.

Nababan, P. W. J. (1993). Sosiolinguistik: Suatu pengantar. Gramedia.

Nurlaili, & Hasanah, R. (2022). Bahasa campuran pada konten kreator muda di media Sosial: Analisis representasi identitas. Jurnal Ranah Linguistik, 4(1), 34–45.

Rachman, A., & Pratiwi, N. (2023). Code mixing in Indonesian YouTube content: A reflection of global identity. Journal of Linguistic Studies, 5(1), 21–33

Rahmania, A., Tresnawati, G., Nurlatipah, S., Nurkamila, S., & Lisnawati, I. (2025). PENGARUH CAMPUR KODE DALAM EKSPRESI GENERASI Z PADA KOMUNIKASI SEHARI-SEHARI. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(4), 1238-1249.

Rahmawati, A., & Purwanto, J. (2025). FENOMENA ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTURAN YOUTUBER XAVIERA PUTRI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK DI ERA DIGITAL. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12).

Salsabila, M., Rukiyah, S., & Fitriani, Y. (2022). Penggunaan Campur Kode Pada Kolom Komentar Akun Instagram Deddy Corbuzier. Jurnal Literasi, 6(2), 220.

Siwi, N. M., & Purwanto, J. (2025). Fenomena Campur Kode dalam Interaksi Keluarga UENO Family sebagai Representasi Identitas Budaya Multibahasa dalam Media Digital. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(11).

Ulinnuha, U., Mahpudoh, M., Fauzi, M. T., Julina, J., Rani, S., & Hidayat, S. (2025). Pemertahanan Bahasa Jawa Serang pada Fenomena Campur Kode dalam Akun Instagram Influenser Mang Aplen sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Kabupaten Serang. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 3(1), 370-383.

Yanti, L. (2016). Campur Kode Pada Novel 99 Cahaya Di Langit Eropa Karya Hanum Salsabiela Rais Dan Rangga Almahendra (Kajian Sosiolinguistik). JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(1), 23-27.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.