EFEKTIVITAS SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU

Teguh Ari Kusuma, Dini Friandini Dewi, Asep Saepul Hidayat

Sari

Kompetensi pedagogik guru adalah salah satu pilar utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas, karena itu permasalahyan rendahnya kompetensi pedagogik sangat signifikan terhadap mutu pembelajaran dan capaian belajar siswa. Melalui pendekatan kualitatif dan desain qualitative reseach yang digunakan, maka penelitian menghasilkan konsepsi bahwa :Peningkatan kompetensi pedagogik dapat dilakukan melalui: (a) pelatihan dan pengembangan berkelanjutan; (b) revitalisasi gugus kendali mutu KKG atau MGMP; (c) pengembangan diri melalui pemanfaatan media teknologi informasi dan komunikasi; (d) memperluas jejaring pengembangan guru dan mengimplementasikan strategi-strategi ini secara terpadu dan berkelanjutan.2.       Beberapa strategi dapat diterapkan dalam supervisi akademik untuk peningkatan kompetensi pedagogik guru, diantaranya : (a) Pendekatan kolaboratif; (b) Fokus pada kekuatan; (c) Spesifik dan terukur; (d) Berbasis data; dan (e) Berkesinambungan. 3.       Efektivitas strategi supervisi akademik, akan berdampak pada peningkatan kompetensi secara langsung : (a) Peningkatan mutu pembelajaran; (b) Optimalisasi hasil belajar peserta didik; (c) Pengembangan profesional berkelanjutan; dan (d)  Identifikasi kebutuhan pelatihan. Model pengembangan strategi supervisi akademik yang komprehensif: (1) Model Klinis (Clinical Supervision Model); (2) Model Kolaboratif (Collaborative Supervision Model); (3) Model Perkembangan (Developmental Supervision Model); dan (4)Model Berbasis Hasil (Outcome-Based Supervision Model).Supervisi akademik bukan sekadar pengawasan, melainkan sebuah proses pembinaan yang terencana dan berkelanjutan untuk membantu guru mengembangkan kompetensi pedagogik guru

Kata Kunci

Supervisi; Supervisi Akademik; Kompetensi Pedagogik; Mutu Pembelajaran

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Arikunto Suharsimi. (2009). Dasar-dasar Supervisi. Jakarta: Rineka Cipta.

CV.Haurautama. Sukabumi. Indonesia.

Djam’an Satori dan A. Komariah, (2009). Metodelogi Penelitian Kualitatif, Bandung. Alfa Beta.

E.Mulyasa, (2008). Menjadi Guru Profesional. (Bandung. Rosdakarya.

Jejen Musfah, (2011) Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatiahan Dan Sumber Belajar, Jakarta; Kencana.

Kusnadi, (2011). Profesi dan Etika Keguruan. Pekanbaru. Yayasan Pusaka Riau.

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya.

Mulyasa. (2002). Kurikulum Berbasis Karakteristik Kompetensi. Bandung: PT. Remaja Rosydakarya.

Soetjipto dan Rafles sagala, (2007). Profesi Keguruan. Jakarta. Rineka Cipta.

Sugiyono. (2019). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Syaiful Sagala. (2009). Kemampuan Professional Guru Dan Tenaga Kependidikan, Bandung: Alfabeta.

Trianto, (2010). Pengantar Penelitian Pendidikan Bagi Pengembangan & Profesi Pendidikan Tenaga Kependidikan. Jakarta: Kencana.

Sumber Jurnal dan Internet :

Erfy Melany Lalupanda,(2019) ‘Implementasi Supervisi Akademik Untuk Meningkatkan Mutu Guru’, Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 7.1 (2019), 62–72.

Kusnita. (2021). Efektivitas Supervisi Akademik Untuk Peningkatan Kompetensi Guru. EDUGAMA: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Volume 9 No 1 Tahun 2023 PP 404-410. https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/edu/article/ view/3144.

Moh Rofiki, ‘(2019). Urgensi Supervisi Akademik Dalam Pengembangan Profesionalisme Guru Di Era Industri 4.0’, Indonesian Journal of Basic Education, 2.3 (2019), 502–14.

Sugiyanti Sugiyanti and Sabar Narimo, (2016).‘Pengelolaan Supervisi Akademik Oleh Kepala Sekolah Di SD Negeri 6 Putatsari Grobogan’, Manajemen Pendidikan, 11.1 (2016), 75–82.

Suhandi Astuti, (2016). ‘Penerapan Supervisi Akademik Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Administrasi Penilaian Di Sd Laboratorium Uksw’, Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6.1 (2016), 117–26.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.