Edukasi Terapi Komplementer dalam Upaya Menurunkan Faktor Risiko Stroke

Yudi Triguna, Yanti Cahyati, Ida Rosdiana, Ridwan Chandra Permana

Abstract


Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu penyakit yang menjadi pusat perhatian di seluruh dunia. Penyakit Tidak Menular ini terus mengalami peningkatan di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya. Salah satu penyakit yang banyak ditemukan di masyarakat adalah penyakit stroke. Salah satu upaya pencegahan terkait dengan terjadinya peningkatan penderita penyakit tidak menular adalah pengetahuan masyarakat tentang penyakit stroke, penanganan, pencegahan dan terapi mandiri, kemudian dilakukannya skrining kesehatan yang rutin, serta kemampuan masyarakat terutama penderita penyakit stroke dalam melakukan perawatan mandiri. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dan kader kesehatan dalam melakukan upaya pencegahan, penanganan dan terapi mandiri pada penderita penyakit stroke. Metode yang digunakan yaitu dengan cara melakukan edukasi, membuat dan mensosialisasikan aplikasi “Rawat Stroke” sebagai aplikasi yang bisa membantu masyarakat dalam mencegah dan menangani penderita penyakit stroke secara mandiri. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola secara mandiri kasus penyakit Stroke melalui pemanfaatan aplikasi “Rawat Stroke”

Keywords


Aplikasi, Rawat stroke, Stroke

References


Allen, L., Williams, J., Townsend, N., Mikkelsen, B., Roberts, N., Foster, C., & Wickramasinghe, K. (2017). Socioeconomic status and non-communicable disease behavioural risk factors in low-income and lower-middle-income countries: a systematic review. The Lancet Global Health, 5(3), e277-e289.

Balitbangkes. Depkes RI. Operational study an integrated community-based intervention program on common risk factors of major non-communicable diseases in Depok Indonesia. Jakarta: Depkes RI; 2006.

http://www.depkes.go.id/article/view/1637/penyakittidakmenularptmpenyebabkematianterbanyakdiindonesia.html

Low, W. Y., Lee, Y. K., & Samy, A. L. (2015). Non-communicable diseases in the Asia-Pacific region: prevalence, risk factors and community-based prevention. International journal of occupational medicine and environmental health, 1-7.

Muka, T., Imo, D., Jaspers, L., Colpani, V., Chaker, L., van der Lee, S. J., ... & Pazoki, R. (2015). The global impact of non-communicable diseases on healthcare spending and national income: a systematic review. European Journal of Epidemiology, 30(4), 251-277.

Riskesdas, 2018. Labdata.litbang.depkes.go.id/menu-progress-puldata/progress-puldata-rkd-2018

Sommer, I., Griebler, U., Mahlknecht, P., Thaler, K., Bouskill, K., Gartlehner, G., & Mendis, S. (2015). Socioeconomic inequalities in non-communicable diseases and their risk factors: an overview of systematic reviews. BMC public health, 15(1), 914.

Syah B. Non-communicable disease surveillance and prevention in South-East Asia region. Report of an intercountry consultation. New Delhi: WHO-SEARO; 2002.

WHO, 2014. Non communicable diseases. https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.16221

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: