Psikoedukasi Kekerasan dalam Berpacaran bagi Remaja di Panti Asuhan Salib Putih Psychoeducation on Dating Violence for Teenagers at Salib Putih Orphanage

Novalen Christina Vibrasia Sairatu, Kezya Jenifer Aring, Cynoura Marveline Paula Pellokila, Enjang Wahyuningrum

Abstract


Kekerasan dalam berpacaran merupakan masalah serius yang sering terjadi dalam hubungan remaja dan memiliki dampak yang luas, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya pemahaman tentang hubungan sehat sehingga upaya pencegahan menjadi penting, terutama melalui pendekatan edukatif seperti psikoedukasi. Dalam konteks Panti Asuhan Salib Putih, ditemui permasalahan terkait gaya pacaran yang melampaui batas etika, sehingga anak-anak di panti asuhan rentan menjadi korban maupun pelaku kekerasan dalam pacaran. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan psikoedukasi pada 15 November 2024 di Panti Asuhan Salib Putih, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja di Panti tentang kekerasan dalam pacaran. Metode yang digunakan adalah ceramah dan role-play. Partisipan dalam kegiatan ini berjumlah 19 orang remaja yang terdiri atas 9 laki-laki dan 10 perempuan. Pre-test dan post-test digunakan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata naik dari 7,84 pada pre-test menjadi 8,32 pada post-test. Namun, uji statistik paired t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,120 > 0,05, yang menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan partisipan tidak signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu metode ceramah yang kurang efektif, kondisi partisipan yang kelelahan, pelaksanaan psikoedukasi yang hanya berlangsung satu kali dan pre-test dan post-test yang tidak melalui uji validitas. Meskipun secara statistik kegiatan ini tidak signifikan, namun berdasarkan data kualitatif terdapat kebermanfaatan kegiatan psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman partisipan di Panti Asuhan Salib Putih.

Keywords


Psikoedukasi, Kekerasan dalam Pacaran, Remaja

References


Apipin, Mariyati, & Tamrin. (2022). Kekerasan dalam berpacaran dengan kecemasan pada remaja. Jurnal Keperawatan, 14(4), 1137–1144. https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/874

Arisandi, L. F., Aristi, D., Nasir, N. M., & Hanifah, L. (2022). Kekerasan dalam pacaran pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(3), 489-495. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss3.1219

Bachtiar, A. S. Q., & Hartini, N. (2021). Pengaruh self-esteem dan penerimaan kekerasan dalam pacaran terhadap dating violence victimization pada remaja perempuan. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(1), 705-714. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.26853

Fauziah, Aghnis. (2022). Kekerasan dalam pacaran. Artikel DP3K Jatim. https://dp3ak.jatimprov.go.id/berita/link/139

Hurlock. (2003). Psikologi perkembangan. Jakarta: Erlangga

Hutami, G. R., Susilo, A. T., & Suryawati, C. T. (2021). Tingkat kekerasan dalam pacaran ditinjau berdasarkan jenis kelamin. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 5(2), 76-88. https://doi.org/10.20961/jpk.v5i2.54258

Huwae, Arthur. (2021). Pemaafan pada penyintas kekerasan seksual dalam berpacaran ditinjau dari Big-five personality. Jurnal Psikologi, 17(1), 59-69. http://dx.doi.org/10.24014/jp.v14i2.10900

Jas, Jaspar., Achmad, S. S., & Alvi, R. R. (2020). Pengembangan model pembelajaran role playing dalam meningkatkan perilaku belajar mahasiswa mata kuliah Patologi Sosial. Journal of Education and Community Empowerment, 4(2), 148-159. 10.15294/pls.v4i2.43318

Komnas Perempuan. (2024). CATAHU 2023: Peluang penguatan system penyikapan di tengah peningkatan kompleksitas kekerasan terhadap perempuan. https://komnasperempuan.go.id/download-file/1115

Lestari, P. P., Abidin, Z., & Abidin, F. A. (2022). Bentuk kekerasan dalam berpacaran (KDP) dan dampak psikologisnya pada wanita dewasa awal sebagai korban kekerasan. Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak, 6(1), 65-84. https://10.21274/martabat.2022.6.01.65-84

Lubis, I., & Agustini, L. (2018). Efektivitas gratitude training untuk meningkatkan subjective well-being pada remaja di Panti Asuhan. Jurnal Psikogenesis, 6(2), 205-213. https://doi.org/10.24854/jps.v6i2.703

Maria, A., & Sakti, H. (2021). Pengalaman laki-laki yang menjadi korban kekerasan dalam berpacaran (kdp): sebuah interpretative phenomenological analysis. Jurnal EMPATI, 10(4), 240-247. https://dx.doi.org/10.14710/empati.2021.35290

Purwati, P., Japar, M., Asih, S. S., & Rifki, Z. Z. (2022). Implementasi psikoedukasi untuk meningkatkan penanaman sikap peduli sosial pada siswa SMP Islam Sarbini Grabag. JPM: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 825-831. https://doi.org/10.21067/jpm.v7i1.6739

Rajaguguk, S. A., Armin, D. S., & Batubara, A. A. H. (2024). Pengaruh metode ceramah interaktif terhadap kompetensi bahasa inggris siswa sekolah dasar di Asahan. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), 2(9), 1495-1502.

Rini, R. (2022). Bentuk dan dampak kekerasan dalam berpacaran: perspektif perbedaan jenis kelamin. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(2), 84-95. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/1503

Rusyidi, B., & Hidayat, E. N. (2020). Kekerasan dalam berpacaran: Faktor risiko dan pelindung serta implikasinya terhadap upaya pencegahan. Sosio Informa, 6(2), 152-169. 10.33007/inf.v6i2.2208

Safitri, W. A., Sama’i. (2013). Dampak kekerasan dalam berpacaran. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa UNEJ, 1(1), 1-6.

Salsabilla,. Muharram, A. A., Salsabila, B. A., & Jannah, S. R. M. (2023). Layanan psikoedukasi sebagai upaya untuk mencegah toxic relationship pada remaja di MAN 3 sleman. Alturism: The Indonesian Journal of Community Engagement, 2(1), 38-46.

Sanjaya, Wina. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Siregar, N. A., Harahap, N. R., & Harahap, H. S. (2023). Hubungan antara pretest dan posttest dengan hasil belajar siswa kelas VII B di MTS Alwashliyah Pantai Cermin. Edunomika, 7(1), 1-13.

Sulastri, T., Ramadhana, N. L., Gangka, N. A. T., Ramadani, N. F., A. N. H., & Mutmainna, N. (2022). Psikoedukasi toxic relationship: how to get rid of it?. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPBM), 1(8), 807-820. https://dx.doi.org.10.55927.jpbm.v1i8.1684

Susanti, Y., & Asyanti, S. (2022). Psikoedukasi sebagai prevenrensi perilaku seksual pranikah remaja putra yang tinggal di Panti Asuhan. Jurnal Intervensi Psikologi, 14(1), 11-20. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol14.iss1.art2

Surya, M. S. H., Ikhwansyah, M. H., & Armanto, R. G. (2024). Kekerasan fisik dalam kekerasan remaja. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 13(1), 105-116. https://doi.org.10.21831/dimensia.v13il.69110

Tarigan, A. (2016). Penerapan model pembelajaran role playing untuk meningkatkan hasil belajar IPS. Jurnal Primary: Jurnal Guru Pendidikan Dasar, 5, 102–112. https://primary.ejournal.unri.ac.id/index.php/JPFKIP/article/view/3898

Trisnawati., & Fauziya, D. S. (2024). Faktor penyebab kejenuhan belajar siswa SMP kelas VIII pada pembelajaran bahasa indonesia. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(5), 214-226. https://doi.org.10.62383/aliansi.v1i5.407

Yanti, D. M. R., Mahdina., Fadhila, M., Faridah S., Fitriyanuarty, N., & Marlini, A. R. (2022). Psikoedukasi seks: Cegah tindak kekerasan pada anak dan remaja di desa binaan UPTD PPA Provinsi Kalsel. PUSAKO: Jurnal Pengabdian Psikologi, 1(2), 13-19.

Zhaffirah, Y., Dewi, E. M. P., & Nurdin, N. H. (2023). Makna kekerasan dalam pacaran pada pria. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora, 2(4), 548-553. https://dx.doi.org.10.56799/peshum.v2i4.1801




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.16937

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: