Genre in Action: Model Edukasi Partisipatif Pendewasaan Usia Perkawinan pada Sekolah Siaga Kependudukan SMP Negeri 27 Banjarmasin

Muhammad Samir Sayyar, Rezvi Amalia Rahmah, Nadya Puteri, Sherly Puspita Sari

Abstract


Pernikahan anak masih menjadi salah satu persoalan kependudukan di Indonesia yang memerlukan penguatan edukasi bagi remaja melalui Program Generasi Berencana (Genre), khususnya materi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) merupakan wadah strategis untuk mengintegrasikan pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah, namun implementasi materi PUP masih memerlukan penguatan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat implementasi materi PUP pada SSK melalui GenRe in Action, yaitu model edukasi partisipatif yang dikembangkan di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Kegiatan dilaksanakan terhadap 122 peserta didik kelas IX menggunakan pendekatan edukasi partisipatif berbasis pembelajaran aktif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, permainan edukatif Benar atau Salah, refleksi, dan Deklarasi Menolak Pernikahan Anak. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan observasi terhadap keterlibatan peserta, proses diskusi, respons selama permainan edukatif, serta refleksi pada akhir kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik, menunjukkan pemahaman yang baik mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan, serta membangun kesadaran dan komitmen dalam upaya pencegahan pernikahan anak. Pengalaman pelaksanaan kegiatan membentuk GenRe in Action sebagai model implementasi Program Genre di Sekolah Siaga Kependudukan yang mengintegrasikan edukasi, diskusi interaktif, permainan edukatif, refleksi, dan penguatan komitmen peserta dalam satu rangkaian pembelajaran yang utuh. Model ini berpotensi direplikasi sebagai alternatif penguatan pendidikan kependudukan dan implementasi Program Genre pada berbagai Sekolah Siaga Kependudukan maupun satuan pendidikan lainnya.

Keywords


Pendewasaan Usia Perkawinan, Program Generasi Berencana, Sekolah Siaga Kependudukan, Pernikahan Anak, GenRe in Action

References


Abdiyah, A., Hartanti, F. I., & Sulistyorini, Y. (2020). Implementation analysis of Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) in East Java 2019. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 9(2), 137–145. https://doi.org/10.20473/jbk.v9i2.2020.137-145

Abdania, H. T., Nurfadilla, Susanti, R., Putra, A. Y., Anggraeni, D. N., Shafa, N. Z., & Adellia, Y. (2025). Membangun generasi berencana melalui Genre Talks berbasis peer educator di Desa Loa Ulung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan, 5(4), 81–94.

A. Fatimah Jamir, Andi Tenri Angka, Ummu Kalsum, Wati, & Sarifah Syahira. (2025). Pencegahan pernikahan dini melalui edukasi dan konseling. Manfaat: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Indonesia, 2(3), 87–90. https://doi.org/10.62951/manfaat.v2i3.460

Alotaibi, M. S. (2024). Game-based learning in early childhood education: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 15, Article 1307881. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1307881

Awwaluddin, A. M., & Sadewo, F. S. (2021). Analisa kebijakan pendidikan kependudukan: Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dalam perspektif teori AGIL Talcott Parsons. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(1), 181–191. https://doi.org/10.31604/jim.v5i1.2021.181-191

Badan Pusat Statistik. (2024). Proporsi perempuan umur 20–24 tahun yang berstatus kawin atau berstatus hidup bersama sebelum umur 18 tahun menurut provinsi (persen), 2021–2024. https://www.bps.go.id

Burhan, R., Suriyanti, M., & Yulyana, N. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja tentang pendewasaan usia perkawinan (PUP) di SMAN 03 Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 12(1), 43–48. https://doi.org/10.37676/jnph.v12i1.6333

Damayanti, E. A., & Wahyudi, K. E. (2023). Efektivitas Program Generasi Berencana dalam pencegahan pernikahan dini di Kabupaten Malang. Journal Publicuho, 6(3), 1024–1041. https://doi.org/10.35817/publicuho.v6i3.230

Dini, A. Y. R., & Nurhelita, V. F. (2020). Hubungan pengetahuan remaja putri tentang pendewasaan usia perkawinan terhadap risiko pernikahan usia dini. Jurnal Kesehatan, 11(1), 50–59. https://doi.org/10.38165/jk.v11i1.197

Fitri, A., Putra, A. N., Mekarisce, A. A., Rahim, B., & Mekeama, L. (2024). Psikoedukasi kesiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/K) di Kota Jambi. Binakes: Jurnal Pengabdian Kesehatan, 5(1), 37–41. https://doi.org/10.35910/binakes.v5i1.838

Indah, S. N., Paramitha, D. I., & Rukmana, G. M. (2024). Edukasi tentang pendewasaan usia perkawinan pada kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja di Kota Bontang. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(3), 395–399. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i3.6142

Kartikasari, Y., & Hidayah, N. (2022). Implementasi Program Siaga Kependudukan pada SMAN 1 Ngaglik Sleman. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 10(2). https://doi.org/10.21831/dimensia.v10i2.47322

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024). Lindungi hak anak, pemerintah perkuat pencegahan dan penanganan perkawinan anak. https://kemenpppa.go.id

Kurniadi, K., Hasbi, M., & Wulandari, A. T. (2023). Pemberdayaan konselor sebaya dalam pencegahan kejadian pernikahan dini dengan program pendewasaan usia perkawinan (PUP). Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), 6(2), 612–623. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i2.8335

Lubis, Z., & Nopriani, Y. (2023). Pemberian video edukasi terhadap pengetahuan tentang pendewasaan usia perkawinan (PUP) pada remaja. Jurnal Kesmas Asclepius, 5(1), 8–17. https://doi.org/10.31539/jka.v5i1.5795

Muhajarah, K., & Fitriani, E. (2022). Edukasi stop pernikahan dini melalui penyuluhan pendewasaan usia perkawinan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(3), 2268–2274. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i3.8432

Nisa, J., Prastiwi, R. S., Andari, I. D., & Fitrianingsih, D. (2022). Peningkatan pengetahuan tentang pendewasaan usia perkawinan melalui pengenalan gerakan Jo Kawin Bocah. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(3), 1850–1859. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i3.7823

Nurnazmi, N., Mardianti, R., Syahruddin, S., & Muhammad, M. (2024). Dialog warga: Pelatihan pendewasaan usia perkawinan (PUP) anak di Kota Bima. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 27–38. https://doi.org/10.53299/bajpm.v4i2.459

Ouaarab-Essadek, H., Fornaguera, M., Navarro, M., Salomón, A., Peremiquel-Trillas, P., & Gómez i Prat, J. (2025). Training to act (Formar para Actuar): Peer-to-peer education to promote health among vulnerable immigrant women in Barcelona (Spain). Journal of Immigrant and Minority Health, 27(5), 778–786. https://doi.org/10.1007/s10903-025-01732-8

Prasetyo, F. D. (2024). Pelaksanaan Program Pendewasaan Usia Perkawinan BKKBN guna mempersiapkan generasi muda untuk pernikahan yang matang. Jurnal Sains Student Research, 2(5), 415–422.

Pratiwi, I. G. D., & Indriyani, R. (2022). Peningkatan kemampuan remaja tentang pendewasaan usia perkawinan (PUP). Jurnal Abmas Negeri (JAGRI), 3(2), 70–74. https://doi.org/10.36590/jagri.v3i2.392

Prince, M. (2004). Does active learning work? A review of the research. Journal of Engineering Education, 93(3), 223–231. https://doi.org/10.1002/j.2168-9830.2004.tb00809.x

Putri, I. M., & Rosida, L. (2023). Upaya pencegahan stunting melalui sosialisasi program pendewasaan usia perkawinan dan anemia remaja. Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 4(1), 80–87. https://doi.org/10.30874/mayadani.v4i1.130

Salsabila, C. F., Andriyanti, A., Febriyana, N., & Djuari, L. (2025). Hubungan pengetahuan tentang pendewasaan usia perkawinan dengan sikap remaja terhadap pernikahan dini di SMAN 1 Kamal. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 9(1), 8–16. https://doi.org/10.36341/jomis.v9i1.5547

Sari, M., Yuwindry, I., & Lathifah, N. (2026). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap pernikahan dini di Pondok Pesantren Kampung Baru. Health Research Journal of Indonesia, 4(3), 116–120.

Selina, A. D., & Mulyono, S. E. (2025). Pemberdayaan masyarakat pada pencegahan pernikahan usia dini melalui program Jo Kawin Bocah di Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(2), 490–509. https://doi.org/10.55606/kreatif.v5i2.6995

Septarina, M., Munajah, M., & Nahdhah, N. (2024). Analisa yuridis tingginya dispensasi perkawinan di Kota Banjarmasin. Al-Adl: Jurnal Hukum, 16(1), 178–194. https://doi.org/10.31602/al-adl.v16i1.12948

Septiani, E., Setyowati, D. L., & Atmaja, H. T. (2022). Pengembangan EduKependudukan digital di Sekolah Siaga Kependudukan untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 8(2), 156–170. https://doi.org/10.22219/jinop.v8i2.22296

Syarda, A., Hasanuddin, & Saifuddin. (2024). Edukasi pendewasaan usia perkawinan dalam mempersiapkan generasi muda untuk pernikahan yang matang. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(3), 593–602. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i3.21824

Ulfah, R. (2021). Implementasi Sekolah Siaga Kependudukan melalui pembelajaran geografi di MAN Insan Cendekia Tanah Laut. Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah), 2(2), 91–100. https://doi.org/10.20527/jgp.v2i2.5013

UNICEF. (2025). Child marriage. https://data.unicef.org/topic/child-protection/child-marriage/

Wardah, F., Hastuti, D., & Krisnatuti, D. (2019). Pengaruh metode sosialisasi orang tua dan kontrol diri terhadap karakter sopan santun remaja. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2). https://doi.org/10.21831/jpk.v9i2.22142

Wijayanti, Z., Kismartini, & Sunu, R. (2022). Kolaborasi dalam sosialisasi Program Generasi Berencana pada pelaksanaan pendewasaan umur pernikahan. Jurnal Litbang Sukowati: Media Penelitian dan Pengembangan, 5(2), 74–86. https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i2.280

Wulandari, H., Nurmiaty, Aisa, S., & Halijah. (2022). Pemberdayaan remaja dan orang tua tentang pendewasaan usia perkawinan dan dampak perkawinan usia dini di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 30–37. https://doi.org/10.36990/jippm.v2i1.493

Zulfiana, E., Qudriani, M., Cikmah, A. M., Arisanti, N. L., Rahmanindar, N., & Hidayah, S. N. (2023). Peningkatan pengetahuan pada remaja tentang program pendewasaan usia perkawinan (PUP) di MAN Kota Tegal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 6(2), 590–594. https://doi.org/10.30591/japhb.v6i2.4732




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ag.v8i2.26036

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________________________________________________

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas Galuh

Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274

Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787

Email: abdimasgaluh@gmail.com

 

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License

____________________________________________________________________________

Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diindeks oleh: