ANALISIS USAHATANI BUDIDAYA IKAN NILA DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI BIOFLOK (Studi Kasus di Desa Marguluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya)
Abstract
Teknologi bioflok merupakan metode budidaya yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah organik menjadi sumber protein tambahan bagi ikan. Metode ini banyak diterapkan pada budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) sebagai komoditas utama perikanan air tawar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) besarnya biaya produksi usahatani budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok per periode produksi di Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya; (2) besarnya penerimaan dan pendapatan yang diperoleh; serta (3) nilai R/C usahatani tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan analisis data dilakukan melalui analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tetap per satu kali panen (3 bulan) sebesar Rp1.825.333,33 (3,42%) dan biaya variabel Rp51.612.750,00 (96,58%), sehingga total biaya mencapai Rp53.438.083,33. Penerimaan yang diperoleh sebesar Rp67.500.000,00 dari produksi 2.700 kg ikan nila dengan harga Rp25.000/kg, sehingga pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp14.061.916,67. Nilai R/C sebesar 1,26 menunjukkan bahwa setiap Rp1 biaya yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan Rp1,26, sehingga usaha budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok layak untuk diusahakan.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v13i3.23745
Refbacks
- There are currently no refbacks.
___________________________________________________________________________________
Diterbitkan Oleh :
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH
Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274
Telepon: 0265-2754011
Email: agroinfogaluh@gmail.com

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
__________________________________________________________________________________
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: