ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PASAR LEUWEUNG DIGITAL (STUDI KASUS DI CABANG DINAS KEHUTANAN WILAYAH VII PROVINSI JAWA BARAT)

Arif Rahman Sidik, Benidzar M. Andrie, Tiktiek Kurniawati

Abstract


Pasar Leuweung Digital yang dikelola oleh Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VII Provinsi Jawa Barat memiliki potensi sebagai sarana pemasaran hasil hutan bukan kayu (HHBK) berbasis digital, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal, baik berupa kekuatan maupun kelemahan dan faktor eksternal, baik berupa peluang maupun ancaman yang memengaruhi pemasaran serta merumuskan alternatif strategi pemasaran yang sesuai bagi pengembangan Pasar Leuweung Digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara informan kunci, kuesioner 15 Ketua Kelompok Tani Hutan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), dan SWOT untuk menghasilkan alternatif strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi Pasar Leuweung Digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal (kekuatan), yang meliputi Platform promosi Instagram dan TikTok, keberadaan Fasilitator landing page e-commerce kehutanan, kolaborasi dengan komunitas dan UMKM, serta penggunaan Platform digital sebagai media promosi produk. Adapun, faktor internal (kelemahan) yang meliputi keterbatasan anggaran promosi, kemampuan sumber daya manusia, konsistensi konten promosi, dan akses internet petani di pelosok daerah. Faktor eksternal (peluang), yang meliputi meningkatnya tren pemasaran digital, dukungan pemerintah terhadap digitalisasi pemasaran, penggunaan media sosial, serta kemudahan promosi digital. Adapun faktor eksternal (ancaman) yang meliputi persaingan dengan produk serupa pada Platform digital, perubahan algoritma media sosial, naik turunnya minat pasar, dan infrastruktur internet yang belum merata, Adapun alternatif strategi yang direkomendasikan adalah Strategi S-T (Strength-Threat) yaitu, yang memanfaatkan kekuatan untuk mengurangi ancaman yang dihadapi.



DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v13i3.25228

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-2754011

Email: agroinfogaluh@gmail.com


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh diindeks oleh: