KEMAMPUAN DALAM MENGGUNAKAN BAHASA SUNDA DI SMA NEGERI DAN SMA SWASTA DI BANDUNG RAYA

Melly Surya Utami, Rayi Fitri Nurannisa, Pramayuda Padmanegara, Delan Fiko Rahman, Erlin Rintan, Temmy Widyastuti

Abstract

Sebagai identitas budaya Jawa Barat, bahasa Sunda menghadapi tantangan besar akibat globalisasi, perubahan sosial, dan dominasi bahasa Indonesia. Penelitian ini mencerminkan kemampuan dan penggunaan bahasa Sunda pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lémbang dan SMA Kartika XIX-2 Bandung, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui angket dan wawancara terhadap siswa dan guru bahasa Sunda, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan kesamaan: siswa mengetahui pentingnya bahasa Sunda untuk menumbuhkan budaya, namun lebih memilih bahasa Indonesia untuk berkomunikasi di sekolah. Penggunaan bahasa Sunda biasanya bersifat santai, terdapat kesulitan pada varian formal (langkah-langkah bahasanya). Perbedaannya terletak pada rasa bangganya, lebih besar di SMA Negeri 1 Lémbang. Data kuesioner menunjukkan bahwa bahasa Sunda sering digunakan bersama teman (69-73,3%) dan di rumah (58,6% di Kartika, 55,3% jarang di Lembang), sedangkan bahasa Indonesia dominan dalam konteks formal (misalnya, 79,3-76,7% dan guru, 72,4-70% dalam kegiatan utama). Bahasa Sunda jarang untuk tugas (65,5-63,3%). Terdapat kesenjangan antara kesadaran budaya dengan penggunaan sehari-hari, dipengaruhi oleh lingkungan, kemampuan, dan situasi formal-informal.Solusi yang diusulkan: perilaku bilingual, literasi, dan kerjasama sekolah dan keluarga untuk menjaga bahasa daerah di tengah globalisasi.

Full Text:

PDF

References

Black, J. A., & Champion, D. J. (1976). Methods and issues in social research. John Wiley &

Sons.

Chaer, Abdul. (2004). Sosiolinguistik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Creswell, J. W. & Clark, V. L. P. (2011). Designing and Conducting Mixed Methods Research

(Second Edi). Sage Publication.

Firdaus, Asep and Setiadi, David (2015). Pelestarian Bahasa Daerah (Sunda) Dalam Upaya

Mengokohkan Kebudayaan Nasional. In: Seminar Nasional : Pertemuan Ilmiah Bahasa Sastra Indonesia (PIBSI) XXXVII, 2-3 Oktober 2015, Yogyakarta.

Khotimah, S. (2012). Makalah menulis & pengaruh penggunaan bahasa daerah terhadap

keberadaan bahasa indonesia. University of Muhammadiyah Malang.

Mahmud, Teuku. (2018). Pengaruh Bahasa Daerah Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia

Secara Bersamaan Pada Siswa Di Sekolah SMPN 1 Geulumpang Baro Kabupaten Pidie. Prosriding Semiar Nasional Pendidikan Dasar 2018, 302-314.

Mufidah, A., Puspitasari, N., Khusna, K., & Suroso, I. (2024). Pendampingan Pembelajaran

metode penelitian gabungan (mixed method) di IAIS Lumajang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi, 3(1), 53-69.

Sudijono, Anas (2009) Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yamin Martinis. 2011. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press.

Waruwu, M. (2023). Jurnal Pendidikan Tambusai: Pendekatan Penelitian Pendidikan:

Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3450683&val=13365&title=Pendekatan%20Penelitian%20Pendidikan%20Metode%20Penelitian%20Kualitatif%20Metode%20Penelitian%20Kuantitatif%20dan%20Metode%20Penelitian%20Kombinasi%20Mixed%20Method

Wicaksana, E. (2020). Efektifitas pembelajaran menggunakan moodle terhadap motivasi dan minat bakat Peserta Didik Di Tengah Pandemi Covid-19. EduTeach: Jurnal Edukasi Dan Teknologi Pembelajaran, 1(2), 117-124.

Zenab, A. S., & Anggana, R. D. (2023). Realitas Budaya Berbahasa Masyarakat Sunda:

antara Bahasa Nasional dan Bahasa Daerah. Prosiding ISBI Bandung

Refbacks

  • There are currently no refbacks.