REPRESENTASI SEKSISME DALAM VIDEO GITA SAVITRI “KITA BUTUH FEMINISME” MELALUI MODEL SARA MILLS

Feni Uji Khasanah, Nur Indah Sholikhati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi seksisme dan posisi perempuan dalam video Youtube “Beropini” dengan judul “Kita Butuh Feminisme Karena Perempuan Masih Jadi Korban Seksisme” yang diunggah oleh channel Youtube Gita Savitri Devi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak-catat, serta menggunakan teknik analisis data dengan model Sara Mills. Model Sara Mills adalah salah satu model analisis wacana kritis yang fokus pada feminisme. Penelitian ini menitikberatkan pada dua konsep utama yaitu posisi subjek-objek dan posisi pembaca. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 40 data temuan yang mempresentasikan berbagai bentuk seksisme yang  dialami perempuan dalam kehidupan sehari-harinya. Contoh bentuk seksisme adalah merendahkan perempuan, pandangan terhadap perempuan, ketidakadilan bagi perempuan, patriarki, dan beban bagi perempuan. Pada posisi subjek-objek, Gita Savitri berperan sebagai subjek pencerita bahwa perempuan sebagai objek dianggap pihak yang dirugikan dari berbagai bentuk seksisme. Sementara itu, posisi pembaca menunjukkan bahwa wacana dalam video ini diarahkan kepada perempuan agar memiliki kesadaran dan kepekaan yang kritis terhadap seksisme. Dengan demikian, video yang diunggah oleh Gita Savitri tidak hanya memberikan pengetahuan terkait seksisme tetapi juga mengajak pemirsa untuk lebih peka terhadap isu-isu seksisme yang kerap terjadi di kehidupan sehari-hari.

Keywords

Feminisme; Representasi; Seksisme; Ketidakadilan; Gender

Full Text:

PDF

References

Azahra, R., Rifai, M., & Arindawati, W. A. (2021). Representasi seksisme dalam serial drama Netflix The Queen’s Gambit dari pandangan Roland Barthes. Jurnal Spektrum Komunikasi, 9(1), 24-44.

Azizah, N. (2021). Aliran Feminis dan Teori Kesetaraan Gender dalam Hukum. In SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies (Vol. 1, Issue 1). http://journal.iain-manado.ac.id/index.php/SPECTRUM

Ellza, Pamungkas, S., & Kamaluddin Mabruri, Z. (2024). Analisis Wacana Kritis Sara Millspada Acara Catatan Najwa dengan Judul Susahnya Jadi Perempuan. Praketa: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Bahasa Indonesia., 02, 205–216.

Farrel Ardan, A., Raya Telang, J., Telang Indah, P., Kamal, K., Bangkalan, K., Timur, J., & Penulis, K. (2024). REPRESENTASI FEMINITAS PEREMPUAN DALAM KONTEN YOUTUBE THE WIZARD LIZ. JMA), 2, 3031–5220. https://doi.org/10.62281

Febriyanti, G. F., & Rahmatunnisa, M. (2022). Ketidakadilan Gender Akibat Stereotip Pada Sistem Patriarki. ResearchGate, June, 1-7.

Fitria, A. (2024). Analisis Pendekatan Feminisme dalam Novel Wonder Women Rush Karya Septiana Nugraheni. PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 5(1), 27–40. https://doi.org/10.56910/pustaka.v5i1.1791

Hafaniyah, N. (2021). Reorentasi Peran Domestik: Melacak Pembagian Peran Dalam Lingkup The Second Power Akibat Teks Otoritatif Bias Gender, Konstruk Budaya Patriarkhi, dan Seksisme. Sakina: Journal of Family Studies, 5(3).

Isamah, N., Candrasari, R., & Iqbal, M. (2024). Ungkapan Seksisme pada Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo. Kande.

Jovani, A. (2025). Resensi Buku Menggugat Patriarki: Refleksi dan Perjuangan Melawan Ketidakadilan Gender. In Suara Feminisme dalam Melawan Ketidakadilan Gender (Vol. 8, Issue 1). https://ejournal.uki.ac.id/index.php/inada/

Juwita, S. R., Anshori, D. S., Damaianti, V. S., & Mulyati, Y. (2024). Representasi Seksisme Korban Kasus Pelecehan Seksual Anak pada Pemberitaan Media Massa Siber di Indonesia. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(1), 80-93.

Khalila Jannatin, G., Mustika Chairil, A., & Febrianita, R. (2024). Representasi Seksisme & Misogini Perempuan dalam Series Gadis Kretek (Studi Analisis Semiotika John Fiske) (Vol. 7, Issue 10). http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id

Khoirunnisa, A. (2024). Dinamika Feminisme dan Perubahan Sosial. Maret, 2(3), 3031–5220. https://doi.org/10.62281

Landicho, M. J., Putri, F., & Cahya, A. (2023). Fenomena Pelecehan Seksual Area Kampus Universitas Jember. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial, 1(4), 194-203.

Lubis, P. B. (2023). Analisis Wacana Kritis Perspektif Sara Mills dalam Media Sosial pada Akun Instagram @lambeturah. Jurnal Eunoia (Jurnal Bahasa Indonesia, 3(1), 55–65. http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/eunoia/

Marahmi, E., Samsiarni, & Gemarni Tatalia. (2025). Ketidakadilan Genderterhadap Tokoh Hanun dalam Novel Dia yang Haram Karya Isrina Sumia.

Nadia, N. N., & Putikadyanto, A. P. (2025). Analisis Wacana Posisi Pembaca Pada Pemberitaan Kekerasan Seksual di Media Daring Tik Tok : Perspektif Sara Mills. 4, 1496–1503. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i4.2446

Nairurrohmah, V., & Khotimah, K. (2024). Representasi Patriarki pada Konten Tiktok Riski Hasibuan Analisis Wacana Kritis Model Sara Mills.

Rani, C., Destiana, N., & Angeliie, D. (2025). KEKERASAN BERBASIS GENDER ONLINE (KBGO) DALAM KONTEKS MISOGINI DAN SEKSISME PADA MEDIA SOSIAL X (TWITTER). Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1, 2025.

Sefthiyan, M. F., Mumtaz, M. A., Asyami, S., & Septiadi, A. (2024). Ketidakadilan Gender Dalam Budaya Patriarki. Regalia: Jurnal Gender Dan Anak, 3.

Sholikhati, N. I., Wijayanti, L. T., & Verrysaputro, E. A. (2022). Bahasa Seksis dan Sikap Seksisme dalam Bahasa Indonesia. Aliterasi (Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan sastra), 2(2), 147-154.

Suhada, D. N. (2021). Feminisme dalam dinamika perjuangan gender di Indonesia. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(1), 15-27.

Sundari, I. A., Iswatiningsih, D., & Pangesti, F. (2025). Representasi Pemberdayaan Perempuan dalam Podcast Narasi “Di Mata Perempuan” pada Channel Youtube Najwa Shihab: Analisis Wacana Kritis Sara Mills. (Vol. 1, Issue 1). https://journal.dutainsancendekia.com/adibasa/34

Susiana, E., ASrimularahma, A., & Irna, F. (2025). Seksisme Bahasa Pada Novel “Perempuan Di Titik Nol” Karya Nawal El-Saadawi Perspektif Gender. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 1122–1136. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.474

Syahrizan, M., & Siregar, A. H. (2024). Budaya patriarki dalam rumah tangga menurut perspektif hukum Islam. Bertuah Jurnal Syariah Dan Ekonomi Islam, 5(1), 118-131.

Umami, S. T., Bahasa, P., Indonesia, S., Bahasa, F., & Seni, D. (n.d.). Resistensi Feminisme Eksistensial Terhadap Konstruksi Gender Dalam Film Ipar Adalah Maut Karya Elizasifa (Kajian Feminisme Eksistensial Simone De Beauvoir).

Wati, D. R. (2022). Media Sosial Youtube Sebagai Penyebar Nilai Kesetaraan Gender. Jurnal Cahaya Mandalika, 3(3). http://ojs.cahayamandalika.com/index.php/JCM

Wicaksono, A., Wati, K. D. I., & Alfiawati, R. (2022). Ketidakadilan Gender terhadap Perempuan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy ASF. In Journal of Feminism and Gender Studies (Issue 2).

Wijaya, M., Zahra, F. A., Amini, S. F., Nabilla, A., & Umniyah, U. Z. (2025). PT. Media Akademik Publisher. JMA), 3(10), 3031–5220. https://doi.org/10.62281

Wiyatno, A., Tasya, S. A., Rahim, A., Anila, S. R., Raden, U., Palembang, F., & Sriwijaya, U. (2024). Pengaruh Pemberian Video Informasi Kesamaan antar Gender Terhadap Seksisme Pada Mahasiswa. In Journal of Psychology Today (Vol. 2, Issue 1). https://digamed.net/index.php/psychologytoday/index

Yanto, M. D., I Ndiki Satu, Innosensia E, & Isra Silaban, D. (2025). Analisis Narasi Digital Tentang Seksisme di Kanal Youtube Puella.Id. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi Dan Informasi, 10(3), 569–582. https://doi.org/10.52423/jikuho.v10i3.1674

Yunarti, Y., Amalia, N., Elvina, N. P., Puspaningrum, S., Masrukah, S., & Julianto, I. R. (2025). Feminisme Sastra: Mengungkap Citra Perempuan dan Ketidakadilan Gender dalam Prosa.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.