PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BANGUNAN GEDUNG (SIMBG) DALAM PELAYANAN PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG (PBG) KABUPATEN DELI SERDANG

Atikah Suri Hasibuan, R. Sally Marisa Sihombing

Sari


ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung dalam pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung di Kabupaten Deli Serdang. Sistem tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kemudahan akses layanan perizinan bangunan secara daring serta mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pelayanan publik. Implementasi sistem masih menghadapi kendala terkait keterbatasan pemahaman masyarakat dan minimnya sosialisasi dari pemerintah daerah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data berfokus pada tiga elemen keberhasilan implementasi program, yaitu dukungan, kapasitas, dan nilai publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan pemerintah baru terealisasi pada tingkat regulasi nasional melalui peraturan pemerintah, sedangkan regulasi turunan di daerah belum tersedia sehingga koordinasi antarinstansi belum optimal. Kapasitas pelaksanaan masih terbatas pada aspek sarana, prasarana, sumber daya manusia, dan anggaran. Nilai publik belum sepenuhnya tercapai karena pelayanan tidak merata, sosialisasi belum menjangkau seluruh wilayah, dan fasilitas pendukung masih terbatas. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung di Kabupaten Deli Serdang belum optimal sehingga diperlukan peningkatan fasilitas, penguatan sumber daya, serta sosialisasi yang lebih luas untuk mendukung keberhasilan sistem. Kata Kunci : E-Government, Layanan Publik, Perizinan Bangunan, Sistem Informasi. ABSTRACT This study evaluates the implementation of the Building Management Information System in the building permit approval service in Deli Serdang Regency. The system was designed to improve access to online licensing while fostering transparency, accountability, and efficiency in public services. Its implementation, however, still faces challenges, particularly limited public understanding and insufficient public outreach by local government. A descriptive qualitative approach was applied with data collected through interviews, observations, documentation, and literature review. Data analysis focused on three elements of implementation success: support, capacity, and public value. The findings reveal that government support is limited to national regulations, with no implementing regulations at the regional level, resulting in weak interagency coordination. Capacity remains constrained by inadequate facilities, infrastructure, human resources, and budget. Public value has yet to be fully achieved since services are uneven, outreach is limited, and support ing facilities are insufficient. The study concludes that the system’s implementation is not yet optimal, requiring enhanced institutional capacity, better facilities, and wider public outreach to ensure effective outcomes.Keywords : Building Permit, E-Government, Information System, Public Service.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku :

Benington, J. (2009). Public value: Theory and practice. Palgrave Macmillan.

Harvard John F. Kennedy School of Government. (2010). Digital government: Principles and practice. Cambridge, MA: Harvard University.

Indrajit, R. (2012). Implementasi e-government di Indonesia: Perspektif teori dan praktik. Jakarta: Prenadamedia Group.

Indrajit, R. (2017). e-government: Teori dan praktik implementasi pelayanan publik digital. Jakarta: Rajawali Pers.

Mindarti, L. I. (2016). Reformasi pelayanan publik dalam perspektif good governance. Malang: UB Press.

Moore, M. H. (1995). Creating public value: Strategic management in government. Harvard University Press.

Rhodes, R. A. W. (2007). Understanding governance: Policy networks, governance, reflexivity and accountability. Maidenhead: Open University Press.

Sadikin, S. (2011). Manajemen pelayanan publik dan digitalisasi sektor publik. Bandung: Alfabeta.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Jurnal :

Abdul Gani, A., & Hamsu, H. (2023). Evaluasi implementasi e-government dalam pelayanan publik di Kabupaten Gowa. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–58.

Abdul Gani, M., & Hamsu, H. (2023). Implementasi Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) di Kabupaten Gowa. Jurnal Administrasi Publik, 9(2), 112–125.

Dayanti, N., Santoso, R., & Lestari, P. (2022). Digitalisasi layanan perizinan di Kabupaten Tegal: Tantangan dan peluang. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(2), 120–134.

Dayanti, N., Wibowo, A., & Santosa, D. (2022). Penerapan SIMBG dalam pelayanan perizinan di Kabupaten Tegal. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 14(1), 45–58.

Putra, D., & Dewi, S. (2023). Implementasi sistem informasi digital dalam pelayanan publik di Kota Palangkaraya. Jurnal Kebijakan Publik, 8(2), 89–102.

Putra, R. D., & Dewi, A. K. (2023). Evaluasi implementasi SIMBG di Kota Palangkaraya. Jurnal Kebijakan Publik, 5(3), 221–233.

Sakti, A. P., & Putri, N. K. (2007). Sistem informasi manajemen bangunan gedung sebagai instrumen perizinan. Jurnal Teknologi Informasi, 3(2), 77–89.

Sakti, A., & Putri, N. (2007). E-government sebagai strategi transformasi pelayanan publik. Jurnal Administrasi Negara, 5(1), 15–28.

Widanti, A. (2022). Good governance dan pelayanan publik berbasis digital di Indonesia. Jurnal Administrasi Negara, 18(2), 145–160.

Widanti, A. (2022). Good governance dalam pelayanan publik berbasis digital. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 14(1), 55–70.

Rose, J., Persson, J. S., Heeager, L. T., & Irani, Z. (2015). Managing e‐Government: value positions and relationships. Information Systems Journal, 25(5), 531–571. https://doi.org/10.1111/isj.12052

Rose, J., Flak, L. S., & Sæbø, Ø. (2018). Stakeholder theory for the e‐government context: Framing a value-oriented normative core. Government Information Quarterly, 35(3), 362–374. https://doi.org/10.1016/j.giq.2018.06.005

Rose, J., Flak, L. S., & Sæbø, Ø. (2018). Public value and e-government: Towards a framework for analysis. Government Information Quarterly, 35(2), 1–12. https://doi.org/10.1016/j.giq.2018.03.002

Rose, J., et al. (2015). E-government and public value: Measuring success in digital government services. Journal of Public Administration Research and Theory, 25(1), 1–19. https://doi.org/10.1093/jopart/muu041

Benington, J. (2009). Creating the public in order to create public value? International Journal of Public Administration, 32(3–4), 232–249. https://doi.org/10.1080/01900690902749578

Peraturan :

Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 mengenai Bangunan Gedung.

Peraturan Bupati Kabupaten Deli Serdang Nomor 25 Tahun 2022 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

Peraturan Bupati Kabupaten Deli Serdang Nomor 101 Tahun 2020 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/dak.v12i3.21401

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

DINAMIKA

Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Galuh

email: dinamika@unigal.ac.id

ISSN: 2356-2269
eISSN
: 2614-2945

Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara © 2023 by Program Studi Administrasi Publik, FISIP - Universitas Galuh is licensed under CC BY-NC-SA 4.0

Created by Admin